“Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.”
(Yohanes 8:31-32)
Seseorang pernah berkata: “jika Anda mencari kebenaran, Anda mungkin menemukan kenyamanan pada akhirnya; jika Anda mencari kenyamanan, Anda tidak akan mendapatkan kenyamanan atau kebenaran – hanya angan-angan semu untuk memulai dan, pada akhirnya, keputus-asaan”.
Dalam kitab Injil Yohanes pasal 8 ini Tuhan Yesus berbicara banyak tentang kebenaran dan kemerdekaan. Mari perhatikan ucapan Tuhan Yesus yang terdapat dalam ayat 31 dan 32 (lihat teks di atas), Tuhan Yesus berbicara kepada banyak orang dan banyak orang Yahudi percaya kepada-Nya.
Tuhan Yesus tidak pernah mengutamakan jumlah / angka. Yang Yesus utamakan ialah bahwa orang-orang yang percaya kepada-Nya sungguh-sungguh memercayai-Nya. Karena itu dalam ayat ini Tuhan Yesus menekankan siapa yang sungguh-sungguh telah percaya kepada-Nya, mereka harus tetap dalam firman-Nya. Kata Tuhan Yesus kepada mereka: “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku” . Tuhan Yesus menghendaki bahwa orang yang percaya kepada-Nya sungguh-sungguh menjadi murid-murid-Nya. Sebagai murid Yesus, mereka harus tetap di dalam firman-Nya.
Dalam Alkitab Bahasa Inggris versi King James dikatakan: “If ye continue in my word”. Frase continue – berarti tetap di dalam (Yunani — μένω — men’-o Kata kerja utama; untuk tinggal (di tempat, negara bagian, hubungan atau harapan tertentu : berdiam, bertahan, hadir, tetap, berdiri). Jadi, tidak mungkin seseorang yang benar-benar percaya, tidak taat kepada firman Tuhan. Orang yang benar-benar percaya akan bertahan di dalam firman Tuhan.Taat melakukan apa yang difirankan oleh Tuhan.
Sebagai contoh, Iblis percaya kepada Allah, dia tahu siapa Yesus itu. Dalam Surat Yakobus tertulis: “Engkau percaya, bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik! Tetapi setan-setanpun juga percaya akan hal itu dan mereka gemetar. (Yakobus 2:`19). Iblis tidak melakukan apa yang diperintahkan Tuhan, Iblis tidak bertahan di dalam firman Tuhan, justru Iblis memutar-balikkan firman Tuhan.
Kemudian Tuhan Yesus melanjutkan: “ dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” Dengan kata lain,kalau Anda tinggal di dalam firman, maka Anda akan berpengalaman dalam kebenaran. Mungkin Anda akan bertanya: “Apa itu kebenaran?”. Ini pertanyaan yang sangat penting, karena jawaban tentang kebenaran akan mempengaruhi kehidupan Anda. Akan berdampak pada masa depan Anda.
Apa itu kebenaran? Kebenaran adalah factual; kebenaran harus sesuai dengan kenyataan; kebenaran tidak ditentukan dengan keputusan mayoritas ; kebenaran itu abadi; universal ; kebenaran bisa menyakitkan. Kita bisa melihat semua itu dalam hal-hal yang dialami oleh Tuhan Yesus. Tuhan Yesus bersabda: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yohanes 14:6). Hanya di dalam dan melalui Tuhan Yesus-lah kita bisa sampai kepada Bapa karena di dalam Yesus kita menemukan segala kebenaran. Tuhan Yesus melalui kematian-Nya di atas kayu salib telah mengampuni segala dosa kita dan oleh Tuhan Yesus kita dibenarkan oleh Allah. Rasul P{aulus menulis: ”Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.(2Korintus 5:21)
Dalam Yohanes pasal 8 ini Tuhan Yesus menegur orang-orang Yahudi yang tidak percaya kepada-Nya dengan mengatakan kepada mereka bahwa mereka adalah anak-anak Iblis : “Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta. (Yohanes 8:44).
Jadi kita menemukan dua hal yang sangat berbeda. Di dalam Yesus kita menemukan kebenaran dan kebenaran itu membebaskan / memerdekakan kita dari segala kesalahan. Sebaliknya di dalam Iblis yang adalah bapa segala dosa tidak ada kebenaran. Iblis akan membawa kita ke dalam kebinasaan. Jadi mari tetap setia dan beriman kepada Tuhan Yesus. Tuhan Yesus adalah satu-satunya kebenaran.
(JET28072023)
Pokok Doa GBIK:
- Berdoa untuk para Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri supaya tetap menjaga nasionalisme mereka terhadap Indonesia sehingga membawa nama yang harum bagi bangsa Indonesia di mata internasional;
- Berdoa untuk panitia publikasi dan dokumentasi supaya dapat melakukan tugas pelayanannya dengan baik dan bekerjasama dengan panitia lain sehingga jalannya ibadah gereja dapat berjalan dengan baik dan lancar;
- Berdoa bagi jemaat ibu-ibu yang sedang mengandung supaya diberikan kesehatan dan dapat menjaga kandungannya dengan baik dengan asupan gizi yang cukup dan menjaga keadaan psikologinya dengan stabil supaya siap sedia dalam menghadapi persalinannya nanti.
Pokok Doa Cabang MARGA MULYA, Monterado, Kalimantan Barat
Berdoa untuk jemaat lebih rajin dalam ibadah di gereja dan dalam pelayanan;
