“Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu? Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu”
(1 Korintus 3:16-17)
Pada kebaktian pagi hari Minggu yang lalu kita telah mendengar firman Tuhan yang menyatakan apa yang dilakukan Roh Kudus dari luar hati kita. Dia bicara di depan kita /di samping kita. Roh Kudus bersaksi kepada kita tentang siapakah Yesus Kristus, apa yang dikerjakan oleh Tuhan Yesus untuk menyelamatkan kita. Roh Kudus memberitahu kita bahwa jika kita tidak menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat kita, kita akan binasa. Sekarang mari perhatikan apa yang dikerjakan Roh Kudus ketika Dia diam di dalam kita yaitu setelah kita bertobat dan menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat kita.
Hari Minggu lalu, pada kebaktian malam penulis memberikan satu ilustrasi tentang bagaimana Roh Kudus masuk ke dalam hidup kita. Untuk itu penulis menaruh gelas kosong di atas mimbar dan di sampingnya ada sebuah botol yang berisi air. Apa hubungan gelas kosong dan air yang ada dalam botol? Air itu ada di luar/ di luar gelas kosong. Tetapi kalau Saudara menuangkan air dari teko itu ke dalam gelas tersebut, apa hubungan air dengan gelas? Air itu ada di dalam gelas. Seperti itulah gambaran yang disampaikan oleh Tuhan Yesus dalam ayat ini. Kita yang telah percaya kepada Tuhan Yesus, mengenal Roh Kudus yang tadinya berjalan mendampingi kita, sekarang (sesudah kita percaya) Roh Kudus tidak lagi di luar tetapi ada di dalam kita. Roh Kudus ada di dalam hidup kita 24 jam sehari, tujuh hari seminggu dan sepanjang hidup kita. Dia menguduskan Saudara, Dia mendewasakan Saudara. Dia memberi penghiburan ketika Saudara sedih, Dia memberi Saudara hikmat dan kuasa, dan banyak hal yang lain lagi.(Catatan: Ingatlah bahwa Rohkudus itu satu oknum pribadi Ilahi bukan benda atau zat. Jadi ketika kita mengundang Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, maka Roh Kudus seutuhnya mendiami hidup kita, tidak sedikit demi sedikit. Tetapi sepenuhnya Dia ada dalam hidup kita. Biarkanlah Roh Kudus menguasai / mengontrol seluruh segi kehidupan Saudara)
Dalam 1 Korintus 3:16-17 firman Tuhan berkata: ”Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu? Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu.”
Itulah yang terjadi pada hari Pentakosta, ketika Allah mencurahkan Roh Kudus kepada orang-orang percaya. Roh Kudus itu ada dan tinggal di dalam orang-orang yang percaya. Itu juga yang terjadi sekarang. Kepada setiap orang yang percaya kepada Tuhan Yesus, yang mengasihi Tuhan Yesus dan menaati perintah-perintah-Nya, maka Roh Kudus diam di dalam hidup mereka. (Yohanes 14:15)
Itulah yang kita kenal sebagai Baptisan Roh Kudus. Baptisan Roh Kudus ialah ketika kita sungguh-sungguh bertobat, kita mengakui dan menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat kita, maka kita diselamatkan, kita diampuni, kita disucikan, kita dibenarkan, kita menjadi anak-anak Allah. Roh Kudus diam di dalam kita, Dia tinggal dan bersama dengan kita untuk selama-lamanya,
Ada kata penting disini yaitu “baptisan Roh Kudus” απτίζω — baptizō à artinya dibenamkan. Hampir semua pembaca SRHI ini sudah dibaptis. Ketika Saudara dibaptis, Saudara dibenamkan ke dalam air sehingga seluruh tubuh Saudara ada di dalam air. Saudara dibungkus oleh air. Itu lambang yang tepat yang dipakai di sini. Hidup Saudara sekarang seluruhnya telah dikuasai oleh Roh Kudus.
Itulah yang dinubuatkan oleh Yohanes Pembatis ketika dia berkhotbah : “Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api. (Matius 3:11). Itu juga yang disampaikan oleh Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya sebelum Dia naik ke Surga, “Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus.” (Kisah Para Rasul 1:5).
Ini penting sekali dimengerti Saudara-saudara, bahwa ketika Saudara sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan Yesus, Saudara sudah selamat. Roh Kudus ada dalam hidup Saudara dan Saudara sudah menjadi bagian dari Tubuh Kristus yaitu umat Allah / gereja universal. Rasul Paulus menulis dalam 1Korintus 12:12-13: “Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus. Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh”.
Itulah sebabnya salah satu syarat untuk menjadi anggota di gereja kita ialah orang yang mengakui dan menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya dan dibaptiskan. Mari melihat satu ayat lain: Efesus 4:3-6: “Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera: satu tubuh, dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu, satu Tuhan, satu iman, satu baptisan, satu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua”. Itulah caranya kita memelihara kesatuan dalam gereja Tuhan.
(JET02062023)
Pokok Doa:
- Berdoa untuk Pendeta, Diakon dan Pelayan GBIK agar diberikan kesehatan dan hikmat dalam melayani jemaat, serta keluarganya dijaga oleh Tuhan supaya selalu dalam keadaan yang baik dan penuh sukacita;
- Berdoa untuk jemaat yang mengalami keterbatasan fisik baik karena sakit, usia, maupun sebab lainnya supaya Tuhan berikan kekuatan dan sukacita selalu untuk menjalani kehidupan sehari-hari;
- Meminta Tuhan untuk mengaruniakan perkenanNya dan kehormatan kepada semua orang yang melayani di acara SIL (Mazmur 84:11).
Pokok Doa GBIK Cabang EKLESIA, Pelita, Halmahera
- Doakan pembuatan teras depan gereja yang membutuhkan semen dan material lainnya;
- Doakan jemaat tetap semangat dan bersatu dalam semua kegiatan usaha dana dan kegiatan lain di gereja;
- Doakan Kesehatan Jemaat : Ibu Marta Tamasegho, Ibu Gembala Sidang.
