“Sesudah ia dibaptis bersama-sama dengan seisi rumahnya, “
(Kis. 16:15a)
Patriarki adalah sebuah sistem dalam masyarakat yang menganggap posisi laki-laki lebih dominan dalam kehidupan. Laki-laki menjadi pemeran penting dalam semua lini kehidupan baik keluarga maupun masyarakat. Kisah dalam Alkitab banyak bersinggungan dengan sistem patriarki ini, bukan hanya di dalam kebudayaan Yahudi, begitu juga dengan Yunani. Tidak begitu banyak kisah-kisah wanita yang diceritakan sebagai tokoh penting dalam masyarakat.
Hal yang berbeda dituliskan oleh dokter Lukas dalam Kisah Para Rasul yang menceritakan seorang wanita yang luar biasa dipakai Tuhan untuk menjadi berkat yaitu Lidia. Dalam Kis. 16:13-15 diceritakan kisah singkatnya. Lidia adalah penjual kain ungu dari kota Tiatira yang beribadah kepada Allah. Setelah mendengar perkataan Paulus ia pun menjadi percaya dan dibaptiskan. Bukan hanya sampai disana Lidia berhasil membawa keluarganya untuk percaya.
Dikisahkan bahwa ia dibaptis bersama-sama seisi rumahnya (Kis. 16:15a). Walaupun tidak diceritakan tentang bagaimana dia bisa membawa keluarganya percaya, tetapi ketika sudah percaya ia sedikit memaksa Paulus untuk menumpang dirumahnya. Pemaksaan ini menunjukkan adanya kepercayaan penuh dari hati Lidia kepada Tuhan karena dalam ayat 15 dikatakan: Jika kamu berpendapat, bahwa aku sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan, marilah menumpang di rumahku. Dia ingin menunjukkan imannya yang sungguh-sungguh percaya dan seisi rumahnya bisa melihat hal tersebut dan semakin teguh dalam iman mereka.
Pembaca SRHI, wanita bisa memberikan efek secara luar biasa bila sudah sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan. Memiliki para wanita yang sungguh percaya kepada Tuhan akan membawa keluarga semakin memiliki iman yang teguh didalam Tuhan. Kepada para wanita marilah menjaga iman percayamu dan sungguh-sungguhlah membuktikannya kepada orang-orang sekitarmu. Kepada para pria marilah saudara belajar dari para wanita (ibu, istri atau wanita-wanita lain) yang sungguh-sungguh memiliki iman didalam Tuhan. Mari menjadi wanita-wanita beriman secara luar biasa didalam Tuhan.
(FRD25042023)
Pokok Doa:
- Mendoakan untuk saudara-saudara kita dan keluarganya yang bepergian dalam rangka liburan dan merayakan Idul Fitri agar dapat kembali ke rumah dengan selamat dan tidak kurang suatu apapun;
- Berdoa untuk Panitia Mimbar agar diberikan hikmat dalam mempersiapkan Gembala Sidang untuk GBIK yang saat ini posisinya sedang kosong;
- Berdoa untuk kesiapan para aparat yang berjaga dalam rangka arus balik dari para pemudik yang akan kembali ke ibukota, agar diberikan kesehatan dan kekuatan untuk menyelesaikan tugasnya.
Pokok Doa TPW Birinoa, Halmahera Utara, Maluku Utara
- Doakan Pelayanan Pdm. Defretes Patty dan keluarga;
- Doakan pelaksanaan Membangun atap yang sedang bejalan;
- Doakan Jemaat dalam mengumpulkan dana untuk penyelesaian gedung gereja, dengan membuat nasi ketan bambu.

Shalom Brethren,
As I open KJV to see that Act 16:15a its written : and when She and her household were Baptized, …
Why in SRHI its written a “He” as a personel pronoun. Actually its should be a “She”
As a common mistake or the error only comes out of my phonecell ??
Really …??
Shalom Kak Christine, Yes it is actually refer to Lydia (She). We write SRHI in bahasa Indonesia & may have been some errors in the translation, which might have caused a misunderstanding while reading