“Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.”
(Mat. 5: 7)
Kemurahan hati adalah suatu sikap hati seseorang yang rela untuk melakukan sesuatu bagi orang lain dengan memberikan sesuatu yang dimilikinya kepada orang lain tersebut. Pemberian itu bisa dalam bentuk harta, waktu, tenaga, perhatian dan sebagainya. Kemurahan hati ini merupakan sikap yang menyenangkan hati Tuhan Yesus, karena Tuhan Yesus sendiri adalah pribadi yang bermurah hati.
Ayat nats hari ini merupakan salah satu bagian dari ucapan bahagia yang diajarkan Tuhan Yesus di bukit, yang sering kita kenal dengan khotbah di bukit. Dengan jelas orang yang murah hati itu disebutkan sebagai orang yang berbahagia. Ini adalah pengajaran yang istimewa. Mengapa dikatakan demikian? Karena dengan jelas pula Tuhan Yesus mengatakan bahwa mereka akan beroleh kemurahan. Pengajaran yang berbeda dengan pengajaran pada umumnya, Dia ajarkan dengan semangat yang luar biasa.
Kemurahan hati akan berdampak positif pada kebahagiaan, karena ada sukacita tersendiri yang tak terkatakan di saat kita melakukan tindakan murah hati. Dan sukacita itu menimbulkan hati yang berbahagia. Sebagai dampak dari kebahagiaan itu maka hormon-horman baik yang ada dalam tubuh kita akan berfungsi dengan baik. Dengan berfingsinya hormon-horon baik tersebut menyebabkan orang tersebut sehat dan penuh semangat.
Orang yang bermurah hati juga akan menerima kembali sesuatu, bisa dalam bentuk sama dengan apa yang diberikan, tetapi bisa juga dalam bentuk lain dari Tuhan maupun orang yang diberi atau orang lain yang sama sekali tidak diperkirakannya. Dari Tuhan, Ia akan bersukacita dan memberkati orang tersebut. Dari orang yang diberi kemurahan, sebagai balas budi dari kebaikan tersebut. Dari orang lain, bisa jadi karena Tuhan sendiri yang menggerakkan hati orang lain tersebut untuk bermurah hati kepada orang yang murah hati.
Pembaca SRHI yang bermurah hati, jika ada orang yang hidupnya hanya ada me, myself dan I yang hanya memikirkan diri sendiri dalam segala hal, Tuhan Yesus hari ini mengajar kita supaya kita menjadi orang yang murah hati. Percayalah saat kita melakukan tindakan murah hati, hidup kita dipenuhi dengan rasa syukur yang berdampak kepada kebahagiaan dan sukacita yang tak terkatakan. Tuhan Yesus memberkati, Amin.
(RI27022023)
Pokok Doa:
- Berdoa untuk persatuan wilayah NKRI supaya pihak-pihak yang ingin melepaskan diri dari NKRI tidak melakukan tindakan yang mengganggu keamanan;
- Berdoa bagi TNI yang menjaga wilayah perbatasan negara (dari Aceh s/d. Papua) supaya mereka dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan selalu dilindungi oleh Tuhan;
- Berdoa bagi pemerintah untuk lebih memperhatikan anggota TNI, terutama di wilayah konflik supaya mereka tetap setia dengan tugas negara demi keutuhan NKRI.
Pokok Doa Cabang ALFA OMEGA, Gamhoku, Tobelo, Halmahera Utara
- Mendoakan Jemaat yang sakit:
– Ibu Dian (Pembengkakan kelenjar getah bening)
– Opa Andaris (gangguan di ginjal dan luka di kaki)
– Sdri. Meril (pasca kecelakaan motor)
– Yang lansia : Oma Kou, Oma Efi, Opa Wangka, Oma Mer, Opa Alex, Opa Mahengkeng, Oma Maryam, Oma Abo; - Mendoakan jemaat yang merindukan pekerjaan, jemaat yang akan ujian, dan wisuda, juga melanjutkan Pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi;
- Rencana pengurusan asset-aset gereja (terutama tanah) baik cabang, maupun TPW-TPW yang ada;
- Rencana program dan anggaran selama tahun 2023 yang sudah ada, semoga Tuhan Yesus berkati dan cukupkan;
- Kerinduan Cabang Alfa Omega untuk dapat menjalin Kerjasama yang baik dengan TPW Gerbang Indah, TPW Pengharapan dan TPW Filadelfia dalam hal pelayanan dan yang lainnya.
