“Kami minta kepadamu, saudara-saudara, supaya kamu menghormati mereka yang bekerja keras di antara kamu, yang memimpin kamu dalam Tuhan dan yang menegor kamu; dan supaya kamu sungguh-sungguh menjunjung mereka dalam kasih karena pekerjaan mereka. Hiduplah selalu dalam damai seorang dengan yang lain. Kami juga menasihati kamu, saudara-saudara, tegorlah mereka yang hidup dengan tidak tertib, hiburlah mereka yang tawar hati, belalah mereka yang lemah, sabarlah terhadap semua orang”
(1 Tesalonika 5:12-14)
Sabar atau kesabaran sangat penting dalam hidup kita. Sikap sabar sangat besar pengaruh dan dampaknya dalam setiap tindakan kita. Apabila kita tidak sabar hal itu akan mendatangkan kerugian dan penyesalan, sebaliknya jika kita sabar hal itu akan menghasilkan kebaikan bahkan keuntungan bagi kita. Ada beberapa contoh dalam Alkitab yang dapat kita pelajari. Dalam 1 Samuel 13 kita membaca bahwa ketika Saul berperang melawan orang Filistin di Gilgal, karena dia tidak sabar menunggu kedatang Nabi Samuel, maka Saul memimpin upacara persembahan korban bakaran yang seharusnya dilakukan oleh Nabi Samuel. Akibatnya Tuhan marah dan Samuel berkepada Saul: “Perbuatanmu itu bodoh. Engkau tidak mengikuti perintah TUHAN, Allahmu, yang diperintahkan-Nya kepadamu; sebab sedianya TUHAN mengokohkan kerajaanmu atas orang Israel untuk selama-lamanya. Tetapi sekarang kerajaanmu tidak akan tetap. TUHAN telah memilih seorang yang berkenan di hati-Nya dan TUHAN telah menunjuk dia menjadi raja atas umat-Nya, karena engkau tidak mengikuti apa yang diperintahkan TUHAN kepadamu.” (1 Samuel 13:13-14)
Sebaliknya kita melihat Ayub sebagai seorang yang sangat sabar di hadapan Allah. Di tengah-tengah segala penderitaan dan pencobaan yang dialaminya, ia menghadapi semua itu dengan sabar. Hasil atas kesabarannya ialah, “TUHAN memberkati Ayub dalam hidupnya yang selanjutnya lebih dari pada dalam hidupnya yang dahulu; ia mendapat empat belas ribu ekor kambing domba, dan enam ribu unta, seribu pasang lembu, dan seribu ekor keledai betina. Ia juga mendapat tujuh orang anak laki-laki dan tiga orang anak perempuan; (Ayub 42:12-13). Itulah hasil atas sikap sabar Ayub.
Dalam suratnya kepada orang Kristen di Tesalonika, Rasul Paulus berbicara kepada mereka sebagai saudara dalam Kristus. Gereja bukanlah satu tempat atau sebuah gedung. Gereja adalah satu komunitas yang terdiri dari orang-orang yang sudah menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat mereka. Mereka tidak lagi hidup di dalam kegelapan, melainkan mereka semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Karena itu Rasul Paulus menasihati mereka, jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar dan selalu siap siaga menantikan kedatangan Tuhan Yesus kembali.
Rasul Paulus meminta orang Kristen di Tesalonika untuk menghormati mereka yang bekerja keras memimpin dan menasihati mereka. Rasul Paulus mendorong mereka untuk selalu bersungguh-sungguh mengasihi dan selalu hidup dalam damai seorang akan yang lain. Selanjutnya Rasul Paulus menasihati mereka juga untuk menegur mereka yang hidup dengan tidak tertib, menghibur mereka yang tawar hati, membela mereka yang lemah dan sabar terhadap semua orang. Katanya, jangan ada orang yang membalas jahat dengan jahat, tetapi senantiasa mengusahakan yang baik terhadap sesama anggota gereja dan terhadap semua orang, juga agar mereka senantiasa bersukacita.
Kalau kita memperhatikan semua nasihat Rasul Paulus di atas, maka cara yang dapat menolong kita mewujudkannya dalam kehidupan kita pribadi dan komunitas bergereja, kita harus memiliki kasih yang penuh dengan kesabaran. Sambil menantikan kedatangan Tuhan Yesus, marilah kita meminta kepada Tuhan untuk memenuhi Anda dan saya dengan kasih yang panjang sabar.
(JET24022023)
Pokok Doa:
- Mari berdoa untuk semua Gereja-gereja di Indonesia agar tetap menjalankan tugasnya sebagai tempat yang dapat mengajar dan membina Iman jemaat masing-masing dengan mengajarkan bahwa Tuhan Yesus sebagai Juruselamat;
- Mari berdoa bagi para Pendeta dan penginjil di seluruh Indonesia agar dicukupkan dan tetap hidup kudus;
- Mari berdoa bagi Negara kita supaya bisa melindungi dan menjaga kerukunan antar umat beragama di Indonesia.
Pokok Doa Cabang ALFA OMEGA, Gamhoku, Tobelo, Halmahera Utara

- Mengucap syukur untuk serah terima pelayanan baik di TPW Gerbang Indah Loleba dari Pdm Defretes kepada Bpk Kharis dan TPW Pengharapan Birinoa dari Nona Janet kepada Pdm Defretes sudah selesai;
- Mengucap syukur ada 3 KPW sudah berjalan selama Januari 2023 ini, dan ada kerinduan supaya ada 1 KPW yang dapat bertumbuh menjadi TPW baru;
- Mengucap syukur sudah dimulai diadakan pelatihan musik dan multimedia yang diikuti oleh remaja dan pemuda pemudi;
- Mendoakan Pelatihan dan Persiapan mengajar bagi semua guru Sekolah Minggu setiap 2 minggu 1 kali, dengan bahan ajar dari LLB.
