“TUHAN itu pengasih dan penyayang, panjang sabar dan besar kasih setia-Nya.”
(Mzm. 145: 8)
Memiliki satu keluarga yang saling mengasihi adalah idaman setiap orang. Karena itulah pada umumnya seluruh anggota keluarga berusaha untuk mewujudkannya dengan berbagai macam cara. Apapun caranya keluarga idaman akan terwujud jika benih-benih kasih tumbuh dan berkembang di tengah keluarga tersebut. Ketika ada salah satu anggota keluarga yang salah dan jatuh dalam dosa, anggota keluarga yang lain tetap merangkul dan mendorong untuk berbalik ke jalan yang benar.
Ayat nats hari ini merupakan sifat Allah yang dinyatakan oleh Daud sang penulis Mazmur ini. Daud menyatakan kebaikan-kebaikan Allah dalam keseluruhan Mazmur 145 ini yang diyakini berdasarkan pengalaman hidupnya selama ini. Begitu besarnya kasih Allah kepada umat manusia, sampai-sampai baru saja manusia melakukan dosa di Taman Getsemani, Allah sudah berencana untuk menyelamatkan manusia dengan firman-Nya, “Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau (Iblis) dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.” (Kej. 3: 15).
Karena kasih sayang-Nya begitu besar kepada umat manusia, maka Allah melengkapi dengan panjang sabar. Artinya sekalipun manusia berkali-kali berdosa terhadap Allah, berkali-kali memberontak dan meninggalkan Allah, Ia tetap memiliki kesabaran yang luar biasa (panjang sabar). Masih saja umat manusia diberinya kesempatan untuk berbalik dari jalannya yang jahat, dan siap menerimanya. Kesabarannya ditunjukkan melalui pengampunan yang diberikan. “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.” (1 Yoh. 1: 9).
Dia adalah Allah yang menjadi teladan kita dalam kesabaran mengasihi umat manusia. Keteladanan ini layak menjadi perhatian kita dan layak pula kita mengikuti teladan tersebut. Siapa lagi yang kita teladani kalau bukan Tuhan Yesus yang menjadi Tuhan dan Juruselamat kita. Orang lain atau pribadi lain akan mengecewakan kita, tetapi Dia tidak akan mengecewakan kita. Tuhan Yesus memberkati, Amin.
(RI21022023)
Pokok Doa:
- Mari Dukung dalam doa gereja dalam menentukan program-program menjelang Jumat Agung dan Paskah;
- Mari berdoa bagi Jemaat yang saat ini merindukan hadir kebaktian, jam doa dan kegiatan digereja tetapi terkendala kendaraan atau jarak yang jauh;
- Mari kita berdoa bagi pemerintahan agar dapat mengayomi masyarakat Indonesia dengan kesejahteraan dan keamanan disegala lapisan masyarakat.
Pokok Doa Cabang MARGA MULYA, Bengkayang, Kalimantan Barat

- Berdoa untuk pemuda/pemudi yang Kuliah: Estia Priska Eta (STBI), Apriliana & Dendi (UKI), Febrianus (UNTAN) Tuhan Yesus melancarkan perkuliahan, diberikan kesehatan, dicukupkan segala biaya perkuliahan;
- Berdoa untuk Jemaat yang bekerja di luar kota dan luar negri Pak Hamidi, Ria, Daniel, Kristian, Wiwik, Anto, Januarius, Pak Suprianto, Pak Hariadi, Tuhan Yesus melindungi saat jauh dari keluarga dan membuat pekerjaan mereka lancar;
- Berdoa untuk pertumbuhan balita di Marga Mulia Wila, Dila, Joy, Levin, Dava, Gael, Arka, Grace, Jesi, Gabriella, Andra, Nando, Virly dan orangtuanya supaya mampu mendidik menjadi anak yang takut akan Tuhan;
- Berdoa untuk pemulihan sdri. Magdalena pasca operasi, Ibu Stiven pasca keguguran, Bp Anto saraf kejepit;
