“Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.”
(2 Petrus 3:9)
Orang tua yang berada, umumnya membekali anak sekolah di luar negeri. Anak kita dibekali dengan ilmu pengetahuan dan tentu dibekali juga kerohanian. Bila dia tidak ada masalah maka anak jarang berkomunikasi dengan orang tua. Tidak demikian dengan orang tua, tetap mengawasi serta menjaga komunikasi dengan anak. Terkadang dengan kesibukan anak merasakan jauh dari orang tua. Demikian kita hidup di dunia terkadang merasa jauh dari Bapa kita, tetapi tidak ada yang dapat mengubah hubungan kita dengan-Nya.
Suatu peristiwa berat yang bisa menghancurkan akal budi sehingga dapat mengganggu cara pandang kita melihat hubungan kita dengan Tuhan. Kesibukan dan kejadian sehari-hari yang fokus hal-hal duniawi dapat mengalihkan perhatian kita. Namun kita perlu berjuang untuk tetap sadar kembali merasakan hubungan kita dengan Tuhan. Dengan kita tidak perlu merasakan malu tentang apa yang sudah diperbuat dan tetap berjuang untuk tetap sadar Tuhan hadir bersama kita. Dalam kehidupan kita sehari hari yang paling baik adalah terus belajar bagaimana mempertahankan hubungan dengan Tuhan. Kita mempunyai Tuhan yang kaya akan kasih. Ketika kita tidak ada lagi yang membantu, kita memiliki Allah melalui kasih Karunia Nya untuk memimpin hati kita pulang. Musuh kita bukan darah dan daging tetapi roh akan tertawa bila kita jatuh. Walaupun kita jauh atau duduk dalam gelap, kita akan bangun dan Tuhan akan menjadi Terangku.
Ingatlah bahwa tidak ada salahnya berjuang untuk tetap fokus—kita semua melewati hari hari, atau musim di mana hubungan terasa sedikit lebih sulit. Alihkan konsentrasi pada frustrasi dan kegagalan kita, dengan memilih untuk memupuk rasa syukur di hati kita kepada Tuhan. Terhubung dengan Firman Tuhan setiap hari membuat kita untuk dekat dan mendengar dari-Nya. Kitab Suci mengatakan ; Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat. (2 Petrus 3:9)
Kesempatan yang disediakan Bapa yang mengasihi kita, untuk berlatih lebih mengenal Dia lebih baik, Tuhan tidak lalai, Dia sabar dan menepati janji Nya terhadap kita.
Tuhan Yesus Memberkati Amin
(MS1802223)
Pokok Doa:
- Mari Berdoa bagi Gereja kita dalam mengabarkan Injil melalui cabang-cabang, BPW/TPW yang ada di seluruh Indonesia;
- Doakan Panitia Pekabaran Injil diberi kemampuan dan Kesehatan ketika mereka melayani jemaat di tempat yang jauh maupun yang dekat;
- Mohon doakan Pemerintah Republik Indonesia, agar dapat menyediakan lapangan pekerjaan yang atau mengadakan pelatihan yang dapat memajukan perekonomian masyarakat.
Pokok Doa Cabang GERBANG MUTIARA, Landak, Kalimantan Barat
- Doakan Jemaat yang saat ini sedang sakit
• ibu Gajo Usia kurang lebih 50 th sakit asma,
• Ibu Usman usia kurang lebih 60 thn sakit Diabetes,
• Bp Sutang usia kurang lebih 60 thn sakit Darah Tinggi; - Doakan Jemaat yang akan melahirkan Ibu Pian (anak ke-2).
