“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.”
(Yoh. 5: 24)
Salah satu ketakutan orang banyak pada umumnya adalah takut dihukum. Mengapa orang takut dihukum? Oleh karena orang telah berbuat salah atau dosa yang pasti akan mendapat hukuman. Bersyukur kalau seseorang masih merasa takut dihukum, artinya ia menyadari bahwa dirinya telah berbuat salah atau dosa. Betapa malangnya orang jika berbuat salah atau dosa tetapi tidak merasa bersalah atau berdosa.
Karena orang tidak dapat melakukan apa yang diajarkan Tuhan, atau tidak mampu melakukan ajaran tersebut, maka siapapun harus menerima akibatnya, yaitu hukuman dari Allah. Manusia berusaha untuk membebaskan diri dari akibat hukuman itu dengan berbagai cara, misalnya: banyak berbuat baik, banyak-banyak bersedekah, bertapa untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, dan lain-lainnya. Semuanya itu tidak mampu membebaskan manusia dari akibat dosa yang dilakukannya. Ayat nats hari ini mengungkapkan rahasia bebas dari dosa dan akibat dosa itu, yakni mendengar firman-Nya dan percaya kepada-Nya. Dengan melakukan hal tersebut manusia tidak dihukum dan memiliki hidup yang kekal.
Hidup kekal berarti hidupnya memperoleh keselamatan yang abadi, dan tidak akan dihukum. Bersyukurlah karena Dia, setiap orang yang percaya dibebaskan dari kuasa dosa. Jika keselamatan itu bersifat abadi, lalu bagaimana orang yang meninggalkan kepercayaannya dan kembali kepada keyakinan lamanya? Apakah orang tersebut tetap selamat atau kehilangan keselamatannya? Orang yang sungguh-sungguh percaya sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup, jadi hidup kekal tidak akan terlepas, keselamatan tetap ada padanya. Orang yang katanya pernah percaya Tuhan Yesus lalu meninggalkan-Nya, berarti orang tersebut belum sungguh-sungguh percaya. Karena itu dia belum pernah memperoleh keselamatan. Orang tersebut tidak kehilangan keselamatannya, karena memang belum pernah mendapatkannya..
Bersyukurlah kita yang sudah sungguh-sungguh percaya, berarti sudah memperoleh keselamatan, yang sifatnya kekal, abadi, tidak akan dapat lepas atau hilang. Sebagai tanda orang yang sungguh-sungguh percaya adalah orang tersebut sampai akhir hidupnya tidak akan berubah hati dan pikirannya berpaling kepada yang lain, sekalipun diberi hadiah besar jikalau mau berubah keyakinannya. Jalan Tuhan telah mengokohkan keyakinan kita dan terus memroses kita menikmati keselamatan kekal dari-Nya. Tuhan Yesus memberkati, Amin.
(RI28062022)
Pokok Doa:
- Berdoa bagi Gereja yang akan siap melaksanakan SIL mulai hari Rabu – Sabtu;
- Berdoa bagi petugas SIL agar diberi kemampuan, kekuatan dan kesehatan dalam mengajar;
- Berdoa bagi orang-orang yang saat ini masih membutuhkan pekerjaan agar dapat meningkatkan perekonomian mereka dengan baik.
Pokok Doa TPW FILADELFIA, Todokuiha, Halmahera Utara
- Pelayanan dan kesehatan Gembala Sidang: Pdm. Daniel Assa dan keluarga;
- Kesetiaan jemaat dalam berbakti dan melayani;
- Kesehatan jemaat.
