“Segala jalan TUHAN adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan peringatan-peringatan-Nya.”
(Mzm. 25: 10)
Pertama kita harus mengerti apa itu Jalan Tuhan? Berdasarkan Kamus Alkitab yang dimaksud Jalan Tuhan adalah kehendak Tuhan yang harus dijalankan, diikuti, dipatuhi umat-Nya; ajaran dan cara hidup orang yang percaya Kristus; sebutan untuk jemaat yang percaya Yesus. Dari pemahaman tersebut kita dapat katakan bahwa Jalan Tuhan itu bisa berupa kehendak Tuhan, ajaran dan cara hidup maupun sebutan untuk komunitas orang yang hidupnya meyakini bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juru Selamatnya secara pribadi.
Karena tidak mampu menyelami Jalan Tuhan, sering manusia “memaksa Tuhan” untuk mengikuti kemauan, kehendak dan rencananya, sehingga mengabaikan Jalan Tuhan itu. Hal itu dapat terjadi karena manusia tidak dapat memahami Jalan Tuhan. “Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikian firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu, dan rancanagan-Ku dari rancanganmu.” (Yes. 55: 8-9).
Ingatlah bagaimana bangsa Israel yang terus bersungut-sungut di saat sedang dalam perjalanan meninggalkan Mesir menuju Tanah Perjanjian. Semula mereka berontak minta dibebaskan dari perbudakan di Mesir, setelah Tuhan bertindak melepaskannya mereka tidak tahan mengikuti Jalan Tuhan. Belum lama eforia mereka bebas bisa keluar dari Mesir, mereka sudah bersungut-sunggut menghadapi laut Teberau sementara di belakangnya tentara Mesir mengejarnya (Kel. 14: 9-12). Baru tiga hari mereka meninggalkan laut Teberau, mereka kembali bersungut-sungut karena tidak mendapatkan air. Kalau ada air, airnya itu pahit dan tidak dapat diminum (Kel. 15: 22-24). Hal ini menunjukkan mereka tidak memahami Jalan Tuhan.
Jika kita tidak memahami Jalan Tuhan, kita tidak akan memiliki pengalaman iman berjalan bersama Tuhan. Dengan memahami Jalan Tuhan kita akan semakin mengenal pribadi-Nya. Ingatlah apa yang difirmankan-Nya, “Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya. Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun, dan sungai-sungai di padang belantara.” (Yes. 43: 19). Jangan keraskan hatimu, pahami Jalan Tuhan, maka engkau akan melihat cahaya terang benderang di depan sana. Tuhan Yesus memberkati, Amin.
(RI27062022)
Pokok Doa:
- Mari kita doakan jemaat yang baru terinfeksi Covid;
- Berdoa bagi Panitia Tolong Menolong agar dapat membantu dan menganani kasus covid yang merebak kembali agar tetap jemaat tertangani dengan baik;
- Berdoa bagi Pemerintah kita agar segera bertindak dalam hal ini Dinas Kesehatan siap tanggap dalam pelayanan kesehatan.
Pokok Doa TPW PENGHARAPAN, Birinoa, Halmahera Utara
- Pelayanan dan kesehatan Gembala Sidang: Pdm. Defretes Patty serta keluarga;
- Proses pembangunan Gedung ibadah dan semua yang diperlukan;
- Kesehatan dan kesetiaan jemaat dalam berbakti dan melayani;
- Kerinduan ada Gembala Sidang.
