“Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaknya cepat untuk mendengar tetapi lambat untuk berkata-kata dan juga lambat untuk marah.“ (Yak. 1: 19)
Ada sementara orang berpendapat bahwa zaman sekarang ini bergerak ke arah tidak normal. Zaman di mana kebebasan didengang-dengungkan, sementara penguasaan diri dianggap kerugian, kelemahan dan kebodohan. Di dunia sosmed sekarang ini orang begitu bebasnya menyampaikan pendapatnya, isi hatinya, kejengkelannya, kebenciannya dan bahkan menyerang orang tanpa alasan yang jelas.
Di dalam hal tersebut di atas, sebagai anak-anak Tuhan kita merasa begitu pentingnya penguasaan diri. Bagaimana caranya kita dapat menguasai diri dengan baik? Marilah kita perhatikan hal-hal berikut ini:
- Dasar Firman Tuhan yang kuat. Firman Tuhan adalah sumber iman dan sikap serta perilaku orang percaya. “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.” (2 Tim. 3: 16).
- Cepat mendengar dan lambat berkata-kata dan lambat marah. Tidak bisa dipungkiri salah satu penyebab munculnya persoalan dalam hidup ini adalah karena ucapan yang tidak terkendali. Karena itu Yakobus menasehati kita, “Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaknya cepat untuk mendengar tetapi lambat untuk berkata-kata dan juga lambat untuk marah.” (Yak. 1: 19).
- Berusaha hidup suci. Hidup suci merupakan keniscayaan bagi orang percaya, karena Tuhan Yesus yang terus menyertai kita (Mat. 28: 20). Karena itu orang percaya hendaknya menjauhkan diri dari kejahatan dunia. “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.” (Rm. 12:2).
Dengan demikian kita sadari bersama bahwa menjadi pribadi yang dapat mengendalikan diri bukanlah perkara sulit. Dengan kita berusaha hidup suci, kita bertindak berdasarkan firman Tuhan yang kita yakini, dan pasti Tuhan menyertai kita. Tuhan Yesus memberkati kita semua, Amin.
(RI26102021)
Pokok Doa:
- Doakan kinerja aparat kepolisian RI dapat terus ditingkatkan. Kiranya beberapa kasus yang menimpa anggota kepolisian saat ini dapat diatasi dan ditindaklanjuti dengan baik;
- Doakan upaya pengembangan vaksin dalam negeri agar dapat terus berjalan dengan baik dan optimal. Kiranya BPOM dapat memiliki kinerja yang baik;
- Doakan anak-anak jemaat yang bersekolah dan berkuliah, agar tetap bersemangat, diberi hikmat dan kemampuan mengikuti pembelajaran daring maupun tatap muka terbatas secara maksimal. Kiranya segala keperluan biaya pendidikan jemaat dapat tercukupi.
