“Maksudku ialah: “hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.”
(Galatia 5:16)
Saudara saudara yang dikasihi Tuhan Yesus, Galatia 5:16-26 ini telah beberapa kali kita baca atau dengar dikotbahkan ketika berbicara tentang Rohkudus. Sebelum kita merenungkan ayat-ayat yang sangat penting ini, ada baiknya kita memerhatikan sedikit latar belakang ayat ayat ini.
Galatia pasal 5 ini menyatakan tentang kekecewaan Rasul Paulus terhadap orang Kristen di Galatia /Gereja Galatia. Mereka tidak teguh lagi dalam iman mereka kepada Tuhan Yesus. Mereka telah kembali kepada ajaran dan peraturan-peraturan Hukum Taurat dan bukan kepada Kristus. Rasul Paulus bertanya kepada mereka: “Apakah kamu sebodoh itu? Kamu telah mulai dengan Roh, maukah kamu sekarang mengakhirinya di dalam daging?” (3:3). “Dahulu kamu berlomba dengan baik. Siapakah yang menghalang-halangi kamu sehingga kamu tidak menuruti kebenaran lagi?” (5: 7). Sebelumnya mereka bertekun dalam iman kepada Tuhan Yesus. Tetapi tidak lama kemudian, mereka telah kembali kepada ajaran dan peraturan Hukum Taurat.
Saudara saudara yang dikasihi Tuhan Yesus, rupanya di gereja di Galatia ada orang yang mengajarkan bahwa mereka harus menjalankan upacara yang ada dalam hukum Taurat. Mereka mengajarkan bahwa beriman kepada Tuhan Yesus tidak cukup, mereka harus disunat. Karena itu Rasul Paulus melalui suratnya ini, berusaha untuk menyadarkan dan membawa mereka kembali untuk percaya kepada Tuhan Yesus secara total, 100%. Untuk itu Paulus menuliskan suatu keharusan: “hiduplah oleh Roh” (5: 16).
Apa artinya “Hidup Oleh Roh”? Ayat ini menyatakan bahwa sebagai orang Kristen, kita harus secara total berada dalam penguasaan Roh Kudus. Roh Kudus adalah Roh Kristus yang ada dan tinggal hidup bersama kita ketika kita bertobat dan percaya kepada Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat kita. Kalau kita melakukan hal itu, maka sifat-sifat ke-Kristen-an akan terwujud dalam hidup kita.
Hidup oleh Roh artinya kita hidup menurut pimpinan Rohulkudus dan tidak lagi hidup nenurut keinginan diri sendiri yang cenderung hanya memuaskan keinginan daging saja.
Kita sering membagi manusia dalam beberapa kelompok atau golongan. Kita membagi manusia secara gender, pria- wanita. Kita mengelompokkan orang menurut suku, bangsa, agama, politik, dan ada banyak lagi. Dalam Galatia pasal 5 ini, Rasul Paulus mengelompokkan manusia hanya dalam dua kelompok: Orang yang hidup menurut Roh dan orang yang hidup menurut daging. Rasul Paulus menuliskan sifat-sifat atau karakter dari masing-masing kelompok.
Orang yang hidup dalam daging menurut Rasul Paulus adalah orang yang hidupnya dikuasai oleh keinginan daging. Perbuatan daging itu nyata, tidak samar-samar, tidak abu-abu, tetapi nyata yaitu: “percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu – seperti yang telah kubuat dahulu – bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah” (Gal. 5:19-21). Rasul Paulus juga memperingatkan kita agar: janganlah kita gila hormat, janganlah kita saling menantang dan saling mendengki” (5:26).
Selanjutnya Rasul Paulus juga menyebutkan tanda-tanda orang yang hidup menurut Roh. Rohkudus menyatakan keber-ada-nya dalam hidup kita dan memberi hasil atau buah yaitu: “kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri” (5: 22- 23).
Marilah kita memakai beberapa menit ini untuk memeriksa atau mengevaluasi diri kita, apakah kita telah hidup menurut Roh atau masih hidup dalam daging. Tuhan menginginkan kita hidup menurut Roh. Biarkanlah Roh Kudus memimpin hidup kita melakukan kehendak-Nya, yaitu kehendak Tuhan bagi kita masing-masing demi kemuliaan-Nya!!
(JET28052021)
Pokok Doa:
- Doakan Pemerintah Indonesia dapat memperkuat benteng perlindungan usaha mikro, kecil, menengah(UMKM) sehingga dapat menciptakan perdagangan yg bermartabat, adil dan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia;
- Doakan GBIK yang berencana akan membuka persekutuan secara langsung/offline Ibadah Doa, PBI, WBI, KMBI yang dimulai tanggal 1 Juli 2021 sesuai dengan keputusan Gereja dapat berjalan lancar, tepat guna memelihara iman jemaat dan tetap menerapkan Protokol Kesehatan;
- Doakan Jemaat GBIK yang sedang sakit baik yang dirawat di rumah maupun di Rumah Sakit, Tuhan menjamah memberi kesembuhan, kekuatan dan pengharapan kuasa Tuhan Yesus terjadi di setiap kondisi kesehatatan jemaat saat ini.
