“Berbahagialah orang-orang yang memegang peringatan-peringatan-Nya, yang mencari Dia dengan segenap hati, yang tidak suka melakukan kejahatan, tetapi yang hidup menurut jalan-jalan yang ditunjukkan-Nya”
(Mzm. 119: 2-3)
Tidak seorang pun yang tidak mau hidup berbahagia, artinya jika ada pilihan tidak bahagia atau bahagia dalam hidup, maka semua orang pasti memilih berbahagia. Untuk mencapai kebahagiaan tersebut orang satu dengan yang lain berbeda jalan yang ditempuhnya. Ada orang yang berusaha mencapai kebahagiaan dengan kerja keras untuk mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya, ada pula yang mencari popularitas tinggi, atau menduduki jabatan tertentu dalam pemerintahan maupun masyarakat.
Mazmur 119:2-3 menyatakan, kita bisa menemukan kebahagiaan dengan hidup menurut firman Tuhan dengan melakukan empat hal yaitu :
- Memegang peringatan-peringatan-Nya. Pemazmur jeli menemukan jalan menuju kebahagiaannya, karena ia menyadari dalam peringatan-peringatan Tuhan ada panduan hidup yang istimewa. Dalam peringatan Tuhan ada petunjuk bagaimana menjalin dan membangun komunikasi secara vertical (dengan Tuhan) dan komunikasi horizontal (dengan sesama). “Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti.” 48:18)
- Mencari Dia dengan segenap hati. Dalam kegentaran manusia memerlukan tokoh atau figur yang dapat menenangkannya dan memberi kelegaan, dan figur yang paling tepat dan benar adalah Allah sendiri. “Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui.” (Yer. 33:3)
- Tidak suka melakukan kejahatan. Kejahatan bukan saja merupakan tindakan yang melanggar ajaran Tuhan, tetapi juga pasti melanggar aturan masyarakat dan Negara. Orang yang melakukan kejahatan seberapa pun kelasnya, pasti hati kecilnya merasa tidak nyaman, diliputi rasa takut karena telah merugikan orang lain. “Siapa berpegang kepada kebenaran yang sejati, menuju hidup, tetapi siapa mengejar kejahatan menuju kematian.” (Ams. 11:19)
- Hidup menurut jalan-jalan yang ditunjukkan-Nya. Langkah yang tepat jika seseorang mau hidup menurut jalan Tuhan, karena jalan itu adalah jalan menuju kepada kebahagiaan sejati. “Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak; Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang.” (Mzm. 37:5-6)
Apakah kita sudah menemukan kebahagiaan sejati? Tidak ada cara lain yang lebih tepat untuk mencapainya, kecuali kita hidup menurut firman-Nya. Tuhan Yesus memberkati, Amin.
(RI10062020)
Pokok Doa:
- Doakan untuk Bangsa Dan Negara dalam hal ini Mentri Tenaga Kerja sehingga dapat segera memikirkan Pekerja yg nasibnya tak menentu dengan ada korban PHK;
- Doakan GBIK dalam persiapan untuk penyesuaian tata Ibadah waktu dan sarana dalam rangka menyambut Nev Normal ibadah di dalam Gedung Gereja;
- Doakan Anggota Gereja dalam hal ini yang belum punya tempat tinggal yang tetap atau masih kontrak Tuhan memberkati mereka dapat membeli Rumah.
