BERSUKACITA KARENA KEBAIKAN-NYA
(KEL. 18:1-12)
Kita patut bersyukur kepada Tuhan kita Yesus Kristus karena kebaikan-Nya yang tidak pernah berhenti dalam kehidupan kita dan juga atas gereja-Nya ditempat ini, dimana hari ini Minggu 1 September 2019 GBIK telah genap usia ke-56 tahun. Tentu ini bukan usia yang muda lagi untuk GBIK, sehingga apa yang sudah Tuhan limpahkan atas kita harus kita syukuri dengan limpah dengan tetap setia kepada-Nya dan gereja-Nya.
Namun demikian, masih banyak orang bahkan diantara kita yang masih hidup dalam keputusasaan, ketakutan, dan kekuatiran, mungkin itu disebabkan oleh karena apa yang ada pada mereka dan lingkungan mereka yang mempengaruhi hidup mereka tidak ada sukacita. Namun dalam Kitab Keluaran 18:1-12, kita diingatkan untuk tetap bersukacita kepada Tuhan walaupun menjalani hidup yang tidak mudah seperti yang Musa alami bersama umat Israel. Seperti halnya juga dalam surat Paulus yang ditujukan kepada jemaat di Filipi, ia menganjurkan jemaat Filipi untuk tetap bersukacita senanantiasa meskipun dalam situasi dan kondisi yang tidak menyenangkan (Flp. 4:4). Paulus memberikan anjuran ini tentu saja oleh karena ia juga mengalami hidup yang tidak mudah, yaitu ada hinaan, penderitaan, siksaan, cambukan, dan aniaya. Tetapi bersama Silas tetap bersukacita dalam penyembahan kepada Tuhan (Kis. 16:25-26).
Berikut ini beberapa alasan yang mengajar dan mengingatkan kita semua mengapa kita tetap harus bersukacita di dalam Tuhan meskipun menjalani kehidupan yang tidak mudah, antara lain:
- 1. Kita bersukacita akan Pribadi Allah
Tuhan kita adalah Allah yang berakhlak, tulus, benar, dan tidak mengecewakan. Ia suci dan penuh kasih dan tidak pernah salah. Biarlah kita bersukacita dalam Dia. Bersukacita karena Pribadi-Nya yang begitu agung, sempurna, dan dapat dipercaya serta penolong dalam kesesakan sangat terbukti (Kel. 18:4) - 2. Kita bersukacita dalam rencana
Segala rencana Allah bagi kita dasarnya adalah kasih. Ia berurusan dengan kita melalui hikmat-Nya yang dalam. Ia memahami hari kemarin, hari ini, dan hari esuk kita. Rencana-Nya begitu hebat bagi kita dan tidak pernah gagal (Yer. 29:11, Kel. 18:1, 4, 9-11) - 3. Kita bersukacita dalam janji-janji, kuasa dan pernyertaan-Nya
Alkitab penuh janji-Nya kepada umat yang setia kepada-Nya. Janji-Nya akan dinyatakan melalui kuasa-Nya yang hebat. Dengan kuasa-Nya, Ia dapat mencukupi kita, dengan kuasa-Nya kita dapat menolak yang jahat. Dengan kuasa-Nya, kita dapat menjadi seperti yang Ia kehendaki dan melakukan apa yang menjadi rencana-Nya, yaitu keselamatan bagi umat yang dikasihi-Nya.
Jadi, mari kita semua dalam rangka HUT GBIK yang ke-56 ini, dan sampai selama-lamanya kita tetap bersukacita di dalam Tuhan karena kebaikan-Nya yang tak terbatas. Selamat beribadah, Tuhan Yesus memberkati.
