Versi Word dapat diunduh di : Doa Puasa 21 Hari 2018 – Hari Ke 10
Hari Ke 10 (Mazmur 100)
Siapa pun yang mengenal saya dengan baik tahu bahwa saya selalu bersemangat untuk menyanyi , traveling dan memasak. Sangat mudah untuk berbicara tentang hal-hal yang Anda sukai, bukan? Saya suka berbicara dengan orang-orang yang ahli di bidang musik ataupun kuliner. Tuhan menciptakan kita untuk menjadi bersemangat tentang hal-hal yang kita cintai dalam hidup; Oleh karena itu, kita pun harus selalu bersemangat untuk Dia!
Saat masih muda, ketika saya pergi ke konser musick penyanyi terkenal yang disukai banyak orang, tidak ada yang mengajari saya untuk bertepuk tangan dan bersorak ketika penyanyi tersebut melantunkan lagu-lagu favorite orang banyak. Tanpa diminta, kita akan dengan spontan ikut menyanyi dan berdansa bersama-sama.
Ada satu kebenaran yang tak terbantahkan tentang para penggemar sejati (fans): mereka bersemangat.! Lihat saja, misalnya, pertandingan sepak bola Piala Dunia. Saat kamera menyoroti kerumunan orang banyak, Anda akan melihat semangat besar para penggemar bola. Mereka memiliki para penari pompom atau cheers –leaders. Mereka memakai warna khusus team kesayangan. Mereka menjerit. Mereka bahkan juga menyanyikan lagu mars team. Mereka melakukan segala bentuk ungkapan semangat tersebut dengan spontan. Anda tahu bagaimana rasanya di stadion – gegap gempita! Tempat itu penuh dengan gairah, karena penggemar sejati sangat menyukai team kesayangan mereka.
Di dalam bacaan hari ini di dalam kitab Mazmur 100, suatu bentuk korban syukur bagi Allah, kita belajar bahwa kita – dan seluruh ummat – perlu datang ke hadirat Allah dengan : (1) sorak sorai dan ungkapan sukacita dan seruan hormat, yaitu seperti orang banyak yang menyambut kedatangan Raja di tengah-tengah mereka; (2) pujian sukacita bagi Tuhan. Bahkan orang-orang yang melayani Tuhan juga harus melakukannya dengan penuh ucapan syukur dan sukacita (ayat 4).
Mengapa melakukan semua ini? Di dalam ayat 3, kita mengetahui alasannya: karena Tuhanlah Allah; Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita, umat-Nya.
Anda akan menunjukkan emosi sukacita tentang hal-hal yang Anda cintai. Kebangunan rohani adalah tentang memicu hasrat yang lebih dalam bagi Tuhan di dalam hati Anda. Nyanyikanlah lagu penyembahan! Angkat dan bukalah tangan dan mulut Anda, gerakkan kaki Anda. Mintalah Tuhan untuk membangkitkan semangat di dalam diri Anda, agar Anda dapat merasakan Dia dan agar Anda dapat mengungkapkan perasaan kasih dan hormat kepadaNya.
(Disarikan dengan tambahan studi Alkitab dari versi asli “Awakening : A New Approach to Faith, Fasting, and Spiritual Freedom by Stovall Weems” (pp. 15 – 19)
Lagu Pujian :
NP 14 Puji Tuhan, Isi Surga!
(Praise the Lord! Ye Heavens, Adore Him)
(Pencipta : tak dikenal, antara 1801,Lyrics : Rowland H. Pritchard, 1855)
1=F 3/4
1
Puji Tuhan, isi surga! Puji Allah Tuhanmu!
Bulan, bintang, dan surya, Nyatakan pujaanmu!
Puji Tuhan yang bersabda: Bumi turut p’rintahNya,
HukumNya di alam raya Yang berlaku s’lamanya.
2
Puji Tuhan yang setiawan Pada tiap janjiNya;
Umat-Nya t’lah dimenangkan Dari maut serta dosa.
Puji Tuhan. Pohon s’lamat, Dan masyhurkan kuasaNya!
Langit, bumi, s’luruh jagat, Muliakanlah namaNya! Amin.
Share
Nyanyian Pujian (c) Lembaga Literatur Baptis 2018
