Versi Word dapat diunduh di : Doa Puasa 21 Hari 2018 – Hari Ke 9
Hari Ke 9 (Efesus 5 : 18)
Ketika kita mengalami kebosanan dan situasi yang tidak menarik , dalam hubungan kita dengan Tuhan untuk alasan apapun, membaharui penyerahan diri kita kembali adalah langkah pertama untuk menghidupkan kembali api di dalam roh kita! Kita perlu memulai setiap hari dengan penyerahan sepenuhnya. Sikap penyerahan diri lebih merupakan proses yang berkelanjutan dan bukan hanya keputusan satu kali saja dalam hidup. Penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan berarti bahwa tidak akan ada praktik hidup yang ‘kembali lagi ‘dengan satu kaki di dunia dan kaki lainnya ingin berada di dalam kerajaan Allah. MengikutYesus adalah sebuah penyerahan diri secara total atau sebaliknya, tidak ada penyerahan diri sama sekali.
Kehidupan yang diserahkan bagi Tuhan adalah kehidupan yang terbaik. Ini benar-benar satu-satunya cara untuk menjalani kehidupan iman bagi orang yang telah mengambil keputusan untuk percaya kepada Tuhan Yesus. Namun demikian untuk sampai ke sana, Anda harus membuang seluruh hal yang tidak berkenan bagi Tuhan. Ini berarti penyerahan total. Tidak ada lagi hidup penyerahan yang ‘setengah jalan’; Anda tidak bisa lagi menjadi orang Kristen ‘part-time’. Allah menghendaki agar Anda menjadi Yesus sepenuh waktu.
Bila Anda sepenuhnya berserah kepada Tuhan, Anda dipenuhi dengan Roh-Nya dan roh Anda akan dihidupkan untuk dapat merasakan kehadiran-Nya dalam hidup Anda. T uhan akan memberi energy baru bagi roh Anda, dan memberi Anda rasa haus dan lapar akan Firman-Nya.
Ketika Rasul Paulus memberikan nasihat kepada jemaat di Efesus di dalam surat Efesus 5 : 18 yang berbunyi: “Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh”; di sini kosa kata yang digunakan oleh Rasul Paulus adalah “hendaklah kamu secara konstan (terus menerus) dipenuhi oleh Roh (Allah)”. Dan sebenarnya kita pun telah mengetahui bahwa penyebab terjadinya segala kelemahan, kekalahan dan kelesuan rohani adalah karena kita tidak selalu dipenuhi oleh Roh. Kosa kata Yunani untuk ‘dipenuhi’adalah kata yang bersifat pasif, artinya bukan merupakan hasil usaha kita sendiri, dan arti yang lain dari kata tersebut berarti juga sebuah ‘suruhan’ untuk dijalankan / dipatuhi, dan bukannya untuk pengalaman rohani yang bersifat ‘coba-coba’.
Saat ini mungkin Anda mengalami sedikit kelelahan.dalam menjalankan puasa. Biarkan diri Anda beristirahat sejenak, jika Anda membutuhkannya. Anda juga mungkin mengalami rasa sakit, mudah tersinggung atau marah, ataupun mungkin penglihatan Anda menjadi seperti berkunang-kunang. Semua gejala ini normal dan akan berlalu. Pastikan asupan air bagi tubuh Anda telah tercukupi saat Anda berbuka puasa. Menjaga asupan air yang masuk ke dalam tubuh, akan membantu membuang racun yang keluar dari dalam tubuh , dan membantu meringankan lebih cepat gejala –gejala negative akibat berpuasa. Akhirnya, terlebih penting dari segalanya, inilah saat bagi Anda untuk berjaga-jaga secara rohani terhadap fokus spiritual Anda. Hari-hari indah penuh berkat sedang menanti di hadapan Anda, dan Anda akan berbahagia karena telah melewati saat berjaga-jaga secara rohani ini dan tidak menyerah!
(Disarikan dengan tambahan studi Alkitab dari versi asli “Awakening : A New Approach to Faith, Fasting, and Spiritual Freedom by Stovall Weems” (pp. 12 & 165) )
Lagu Pujian :
NP 268 Ada T’rang Sekarang Padaku
(Sunshine in My Soul)
(Eliza E. Hewitt, 1887; John R. Sweney, 1887)
1=G 4/4
1
Ada t’rang sekarang padaku,
Keindahan tak terp’ri,
Melebihi sinar dunia;
Ya, Yesus yang memb’ri.
T’rang sekarang, Pujilah Tuhan!
Ada t’rang sekarang padaku;
Karna wajah Yesus s’lalu berseri,
Ada t’rangNya padaku.
2
Ada kidung kini padaku,
Lagu puji bagiNya;
Yesus, Tuhanku yang mahatahu,
Menangkap isinya.
3
Ada kidung kini padaku,
Karna Tuhanku dekat;
Rasa damai tinggal dalamku,
Penuh dengan berkat.
4
Ada sukacita padaku,
Ada kasih dan puja;
Tersedia kurnia bagiku
Di surga yang baka.
Share
Nyanyian Pujian (c) Lembaga Literatur Baptis
