Versi Word dapat diunduh di : Doa Puasa 21 Hari 2018 – Hari Ke 5
Hari Ke 5 (Efesus 2 : 10)
Salah satu alasan mengapa doa dan puasa sangat kuat saat digabungkan , adalah bahwa ketika keduanya digabungkan, doa dan puasa tersebut akan mengaktifkan reaksi berantai, di mana kita melihat kerajaan Allah nyata di bumi. Lalu kita dapat menyebutkan urutan ini y aitu : kesepakatan … keselarasan … tugas. Ketika kita sepakat dengan Tuhan, kita selaras dengan kehendak Allah yang sempurna di bumi seperti yang sudah ada di surga. Bila kita selaras dengan surga, kita menemukan bahwa Tuhan dapat menggunakan kita dengan cara yang tidak pernah kita duga; maka kita mulai menjalankan tugas kita – tujuan yang Tuhan ciptakan untuk kita penuhi.
Tuhan telah memberi Anda tugas yang spesifik dan unik. Anda adalah mahakarya yang dirancang oleh Tuhan untuk membuat perbedaan di dunia ini. Kata asli di dalam Efesus 2 : 9 yang diterjemahkan ke dalam kalimat “buatan Allah”, berasal dari kata dalam bahasa Yunani “poiema”, suatu karya seni puisi dari Allah, kita adalah maha karya Allah! Ada tujuan yang sangat spesifik bagi Anda saat diciptakan. Tuhanlah Satu-Satunya yang benar-benar dapat memberi tahu Anda tentang tujuan itu, dan untuk memenuhinya, Anda membutuhkan kekuatan-Nya.
Inilah masalahnya: ketika harus menjalankan tugas yang diberikan Tuhan, namun jika Anda dan saya tidak selaras dengan suara Tuhan, kita hanya akan mendengar suara orang banyak dan terbebani oleh tekanan kehidupan. Seperti sebuah saluran radio yang tidak bisa kita dengar dengan jelas, semua suara akan menjadi statis dan menyulitkan kita untuk mendengarkan Suara yang perlu kita dengar.
Selagi Anda berpuasa, biarkan rasa lapar Anda membantu Anda untuk memusatkan perhatian pada Tuhan. Setiap kali Anda mengalami rasa lapar, mintalah Tuhan untuk meningkatkan rasa lapar Anda akan Dia dengan cara yang sama seperti saat Anda lapar dan tergantung kepada makanan.
(Disarikan dengan tambahan studi Alkitab dari versi asli “Awakening : A New Approach to Faith, Fasting, and Spiritual Freedom by Stovall Weems” (pp. 73 & 83) )
Lagu Pujian :
NP 257 Raja Kekal, Pimpinlah
(Lead On, O King Eternal)
(Ernest W. Shurtleff, 1887; Henry Smart, 1835)
1=C 4/4
1
Raja kekal, pimpinlah t’rus maju ke depan!
Di medan laga kacau Tuhan perlindungan.
Selama persiapan anug’rahMu nyata,
Dan s’karang kami puji namaMu yang mulia.
2
Raja kekal, pimpinlah hingga dosa lenyap;
Kesucian membawa perdamaian tetap.
Bukan dengan senjata, paksaan, atau p’rang,
Melainkan dengan kasih k’rajaanMu menang.
3
Raja kekal, pimpinlah! Kami takkan gentar;
Sepanjang perjalanan sinarMu memancar.
SalibMu jadi suluh, terang kehidupan;
Menuju surga baka, pimpinlah O Tuhan!
Share
Nyanyian Pujian (c) Lembaga Literatur Baptis
