Versi word dapat diunduh di : Doa Puasa 21 Hari 2018 – Hari 2
Hari 2 (Matius 6: 16)
Inilah saatnya untuk mendapatkan pandangan baru tentang puasa. Bila dipraktikkan dengan cara yang benar, puasa adalah sesuatu yang harus dinikmati setiap orang. Itu benar … nikmatilah! Berpuasa perlu dilakukan oleh setiap pengikut Yesus. Terlalu banyak orang berpuasa dengan pola pikir yang ketat yang berfokus pada berpantang makan dan minum. Puasa yang hendak dimaksudkan disini berbeda. Tentu saja puasa yang kita lakukan saat ini juga melibatkan sikap berpantang atas makanan, tetapi pola pikirnya sama sekali berbeda. Puasa yang kita lakukan saat ini memungkinkan untuk memiliki kekosongan fisik minimal dengan kepenuhan spiritual maksimal.
Puasa adalah salah satu senjata spiritual yang paling kuat yang dapat digunakan orang percaya. Mungkin Anda belum pernah melakukannya sebelumnya. Ada kesalahpahaman serius bahwa puasa adalah untuk orang Kristen yang serius dan super atau hanya untuk masa krisis. Beberapa bahkan berpikir puasa hanya merupakan hal yang dilakukan di dalam Perjanjian Lama saja. Pandangan tersebut sungguh jauh dari kebenaran.
Yesus berkata dalam Matius 6:16, “Apabila kamu berpuasa.” Dia tidak mengatakan apakah kamu berpuasa!. Dan puasa juga merupakan praktik kehidupan rohani yang diajarkan Yesus di dalam Matius 6, setelah Ia berbicara tentang hal memberi dan berdoa. Di ayat selanjutnya (:18), Yesus mengingatkan agar dalam menjalankan puasa, tidak bersikap munafik seperti orang Farisi yang menjalankan ibadah puasanya agar kesalehan mereka dapat terlihat orang lain , ataupun berpuasa yang berpusat kepada diri sendiri ( orang Farisi diwajibkan berpuasa dua kali seminggu (Lukas 18 : 12) yaitu hari Kamis dan Senin – mengikuti saat Musa naik dan turun dari Gunung Sinai (Bruce) ).
Ada kedekatan dengan Tuhan yang tidak akan Anda alami hanya dari doa atau pun penyembahan pribadi saja. Anda harus berpuasa juga. Anda akan mendapatkan inspirasi Firman Tuhan saat Anda berpuasa, yang tidak akan Anda dapatkan melalui cara lain. Melepaskan diri dari gangguan dunia melalui puasa, dan menghubungkan diri ke dalam kuasa dan kehadiran Tuhan melalui doa, akan membawa kesegaran dan pembaharuan supernatural bagi jiwa kita.
Puasa terhadap hal apakah yang akan Anda lakukan selama 20 hari ke depan? Puasa Anda tidak harus berpantang atas makanan. Anda dapat juga berpuasa dari media sosial atau atas hal apapun yang selama ini membuat Anda terikat dan menjauh dari fokus hidup utama yang seharusnya dilakukan, yaitu makin berdekat kepada Tuhan dan mematuhi Firman-Nya.
(Disarikan dengan tambahan studi Alkitab dari versi asli “Awakening : A New Approach to Faith, Fasting, and Spiritual Freedom by Stovall Weems (pp. 63-64) )
Lagu Pujian :
NP 247 Percaya, Patuh
(When We Walk with the Lord)
(John H. Sammis, 1887, Daniel B. Towner, 1887)
(1=F ¾)
Versi 1
1
Ku beserta Tuhan dalam perjalanan,
Sinar sabdaNya jadi suluh;
Tuhanku di samping; Ku tetap dibimbing,
Serta umat percaya, patuh.
Percayalah, Patuh pada Allah;
Agar hidup bahagia, Percaya, patuhlah
2
Hilang awan gelap dan bayangan lenyap;
Dalam kasihNya ku berteduh;
Hilang bimbang ragu, Hilang tangis sendu,
Bila hidup percaya, patuh.
3
Takkan kupahami kasihNya yang murni
Sebelum kuserahkan penuh
Hidup, harta s’kalian atas mezbah Tuhan,
Dengan hati percaya, patuh.
4
Ku beserta Tuhan dalam perjalanan,
Persekutuan indah teguh;
JalanNya kuikut, P’rintahNya kuturut,
Selamanya percaya, patuh.
Share
Nyanyian Pujian (c) Lembaga Literatur Baptis
