Bacaan Alkitab : Bilangan 8 : 5 – 9 : 14
(Kurun waktu : diperkirakan 1.446 – 1.444 S.M.)
“Persiapan Untuk Perjalanan Spiritual”
download versi word file : Renungan Harian – Tgl 1 Maret
Persiapan akhir apakah yang akan kita lakukan sebelum melakukan perjalanan? Kita akan mengemas koper, mempersiapkan anak-anak kita (jika kita memiliki anak), dan membawa peta, uang untuk melakukan perjalanan, passport, dan tentu saja, sebuah kamera. Lalu apa bedanya dengan persiapan yang harus dilakukan untuk melakukan perjalanan spiritual? Bagaimana jika, misalnya, Allah menghendaki kita untuk menjadi missionaris ke Afrika; persiapan-persiapan seperti apakah yang harus dilakukan? Mungkin kita akan berpikir tentang adanya utusan/perwakilan (untuk meningkatkan dukungan), immunisasi, visa, mengikuti sekolah bahasa. Bagaimana dengan persiapan rohani? Bukankah segala persiapan rohani merupakan hal terpenting yang harus dilakukan jika kita akan melakukan perjalanan spiritual untuk menjalankan tugas-tugas dari TUHAN? Orang Israel melakukan persiapan-persiapan rohani sebelum mereka melakukan perjalanan menuju Tanah Perjanjian.
Di bawah petunjuk Allah, ummat Israel mendirikan Tabernakel di padang gurun, mentahbiskan para imam dan mulai memberikan persembahan korban bagi Allah. Kemudian mereka melakukan sensus atas suku Lewi dan memberi tugas kepada orang Lewi untuk merawat Tabernakel tersebut dan mengangkut setiap perhiasan dan perabot yang ada di dalam Kemah Suci tersebut, kapan pun dan kemanapun Allah menghendaki mereka untuk berangkat. Namun sebelum mereka memulai perjalanan tersebut, orang Lewi pun didedikasikan bagi TUHAN untuk dapat membantu para imam.
Sebelum upacara pentahbisan dimulai, orang Lewi dicukur kepala nya dan dibasuh dengan air untuk menjadikan mereka suci secara seremonial. Kemudian mereka membawa korban bakaran, korban sajian, serta korban penghapus dosa di hadapan jemaat Israel, dan kemudian mempersembahkan korban. Lalu Harun menghunjukkan orang-orang Lewi sebagai persembahan unjukan , untuk memisahkan dan mengkhususkan mereka bagi pelayanan TUHAN atas nama jemaat Israel. Orang-orang Lewi menjadi wakil atas dedikasi orang Israel bagi TUHAN (Bilangan 8 : 15-20), Sebagai prinsip yang dapat kita pelajari atas dedikasi kaum Lewi tersebut : gereja-gereja TUHAN perlu melantik dan mendedikasikan para pekerjanya bagi TUHAN, sebagai persiapan pelayanan mereka bagi gereja, pekerjaan penginjilan maupun pelayanan missionaris.
Hanya laki-laki berumur 25 sampai 50 tahunlah yang dapat melakukan pekerjaan pelayanan di Kemah Pertemuan (di Tabernakel), tetapi ketika mereka memasuki usia pensiun, mereka masih tetap dapat membantu melayani. Mungkin Anda telah memperhatikan bahwa perintah TUHAN tersebut tampaknya berbeda dengan yang telah diberikan di dalam kitab Bilangan 4 : 47. Seperti yang telah dijelaskan di dalam bacaan Renungan Harian tanggal 27 Februari yang lalu, perbedaan rentang usia tersebut berkenaan dengan tugas kaum Lewi tersebut untuk mengangkat dan memindahkan peralatan dan perabot Kemah Suci. Bagi orang Lewi yang melakukan tugas keimamannya pada usia 25 tahun, diwajibkan untuk merawat segenap peralatan Tabernakel selama lima tahun, sebelum kemudian mereka bertanggung-jawab juga untuk mengangkat dan memindahkan peralatan Kemah Suci tersebut. Mungkin saja ketentuan tersebut diberlakukan, agar mereka memiliki rasa hormat kepada Allah. Gereja-gereja TUHAN masa kini tidak memiliki peralatan-peralatan Tabernakel untuk dirawat, tetapi untuk mempersiapkan peribadatan dan penyembahan di gereja, mereka perlu belajar mengenai cara merawat setiap perabot gereja, instrument music, sound system, dan peralatan lainnya yang digunakan di dalam pelayanan mereka, entah apakah mereka pun juga harus memindahkan peralatan-peralatan peribadatan tersebut, sama seperti yang dilakukan orang Israel.
Pada bulan yang pertama dalam tahun yang ke dua setelah masa pembebasan mereka dari perbudakan di Mesir, ummat Israel kembali merayakan Hari Paskah. Hari Raya Paskah tersebut merupakan peringatan akan saat di mana TUHAN telah membebaskan mereka dari belenggu perbudakan di Mesir (Kel. 12 ; 1-27). Maka Hari Raya Paskah tersebut merupakan persiapan bagi perjalanan spiritual ummat Israel menuju Tanah Perjanjian di Kanaan. Perjalanan tersebut tidak dapat disamakan seperti sebuah piknik Sekolah Minggu, karena perjalanan tersebut ternyata cukup berat. Ummat Israel akan menghadapi berbagai musuh. Mereka perlu diingatkan bahwa Allah yang telah bertindak dengan perkasa untuk membebaskan ummat Israel dari tanah Mesir, akan menyertai mereka di dalam perjalanan mereka dan membawa mereka sampai di Tanah Perjanjian di Kanaan. Maka merekapun merayakan peristiwa tersebut! Kekuatan rohani seperti apakah yang menyertai perjalanan spiritual kita dalam mencapai tugas-tugas illahi dari TUHAN? Ummat Kristiani, mari mengingat Allah yang dengan sedemikian perkasanya telah menyelamatkan kita, juga akan selalu menyertai kita saat hidup kita mengalami berbagai ujian dan kesukaran. Rayakanlah saat pembebasan hidup kita dari belenggu perbudakan dosa! Rayakanlah kekuatan Allah yang Maha Dahsyat yang telah melindungi dan memelihara hidup Anda. Rayakanlah dan lakukanlah dengan penuh keyakinan iman.
Untuk Direnungkan dan Dilakukan :
- Sebagai suatu prinsip yang dapat kita pelajari mengenai pendedikasian suku Lewi, gereja-gereja Tuhan perlu melantik dan mendedikasikan para pekerja mereka bagi TUHAN, sebagai persiapan pelayanan mereka di gereja, ataupun pelayanan-pelayanan missi dan penginjilan ;
- Gereja-gereja Kristus masa kini tidak memiliki peralatan seperti di Kemah Suci untuk dirawat, tetapi untuk menyiapkan peribadatan mereka, mereka harus belajar merawat segala jenis perabot untuk peribadatan, peralatan music, sound system, serta segala jenis peralatan lainnya yang digunakan dalam pelayanan, entah apakah mereka pun harus mengangkut dan memindahkan peralatan-peralatan tersebut, seperti yang dilakukan ummat Israel ;
- Kaum Kristiani, ingatlah selalu bahwa Allah, yang telah dengan penuh perkasanya menyelamatkan hidup Anda, akan selalu menyertai Anda saat Anda menghadapi setiap bentuk persoalan ataupun kesulitan hidup. Rayakanlah kuasaNya yang Maha Perkasa, perlindungan dan pemeliharaanNya di dalam hidup Anda. Rayakanlah dengan sepenuh keyakinan iman!
Pertanyaan Untuk Diskusi :
- Belajar dari perintah Allah bagi ummat Israel di dalam kitab Bilangan 9 berkenaan dengan ketetapan-ketetapan untuk selalu mengingat saat pembebasan ummat Israel dari belenggu dosa, dan merayakan Paskah bagi TUHAN; bagikanlah tentang perjalanan spiritual Anda bersama TUHAN, khususnya saat-saat di mana Anda sungguh-sungguh merasakan pertolongan dan penyertaan TUHAN yang menyelamatkan hidup Anda, ingatlah dan bersyukurlah selalu atas kasih setia dan pemeliharaanNya di dalam hidup Anda. Dan bila saat ini Anda sedang menanti-nantikan pertolongan Allah secara khusus dalam hidup, dengan mengingat ingat pertolongan dan penyertaan TUHAN dalam hidup Anda di masa lampau, bagaimanakah hal tersebut membantu Anda untuk menghadapi situasi ketidak-pastian ataupun mungkin juga persoalan dalam hidup Anda tersebut?
Ayat Hafalan Hari Ini :
- Imamat 20 : 7 “Maka kamu harus menguduskan dirimu, dan kuduslah kamu, sebab Akulah TUHAN, Allahmu.”
- 3 : 12a “Lalu firman-Nya: “Bukankah Aku akan menyertai engkau?…”

Shalom,sy tempatkn diri sbg pemerhati,kaum lewi+prosedur yg ketat,batas usia,karkter,dsb oleh Harun kaum lewi dipersembhkn sbg pesmbhn unjukkn yg tertulis3X ayat 11,15,21 dlm KJV itu special offering,tujuan pendamaian utk org Israel tertuls3X ayat12,19,21 agr ta kena tulh bg kaum lewi sbg pentahiran diri mrk.kita tau mrk bisa mati ditempt jika buat pelanggaran. Namun d Kitab Prjanjian Baru,dlm kisah samaria yg baik hati,kaum lewi bkn contoh yg patut di tiru, kish samaria yg baik hati,ada ayat yg tertulis Tuhan lbh berkenan kpd kaum Yehuda, kt kenal The Lion of Judah,dimana silsilah Yesus berasal,jika mrk berpandu kpd Kitab PL, kemungkinan kaum Lewi mepermasalhkn kaum yg berhak atw tdk dlm pesan2 yg langsung dinyatakn dari Bapa Surgawi yg mengtus Yesus, krn Yesus dari kaum Yehuda.bagmn dg kita?sbg pemerhati dari segala kisah tokoh Kitab, yg nyata sbg perjalanan Iman bangsa pilihan Tuhan yaitu Bangsa Israel.sejk dunia ini trcipta,s.d dunia+langit musnah dlm murka yg manyala! Tuhan janji langit+bumi baru dimana ada kebenaran yg ta di ingkari!adakh bumi langit yg ini benci kebenaranMu?dimana kt tempatkn diri, sumbangsih kt sbg kristen sejati?Mari Evalauasi, adkh kita Nikodemus?kt sprt Kain Habel? Sprt korah? sprt Bileam? adkh kt ikut keinginan dunia yg mkn lenyap?dimana kt dimata Tuhan? Tanpa Roh Kudus? Sbrapa saleh kt hrs hdp, jika bumi klangit lenyap dg cara sddemikuan? 2 pet 3:14 Mari Evaluasi, agar kt bs terluput tuk saksikn bumilangit yg baru.Jerusalem baru. Amin