”Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya.”
(2 Korintus 8:9)
SRHI kita hari ini terambil dari 2 Korintus 8:1-9 dengan judul “Tuhan Mengharapkan Kemurahan Hati Umat-Nya”.
Rasul Paulus menulis suratnya yang kedua ini kepada orang Kristen di Korintus dan Akaya. Dia menulis surat ini dari Makedonia sekitar tahun 56 Masehi. Tujuan Paulus menulis surat ini adalah untuk memberikan penjelasan tentang kerasulannya. Selain hal itu, Paulus menulis surat ini juga untuk mendorong orang Kristen di Korintus untuk mengumpulkan persembahan guna menolong orang-orang kudus dan orang-orang miskin. Hal itu telah disampaikan oleh Paulus dalam suratnya yang pertama ( 1 Korintus 16:1-4).
Setelah 7 pasal rasul Paulus menuturkan penderitaannya dan bukti kerasulannya, maka mulai pasal 8 dan pasal 9 pada surat 2 Korintus ini Rasul Paulus menulis tentang pengumpulan persembahan untuk orang-orang kudus dan orang-orang miskin. Rasul Paulus sangat giat mengkampanyekan hal itu karena rupanya itulah salah satu panggilannya dalam melayani Tuhan. Dia nenulis dalam Galatia 2:10 sebagai berikut : “Hanya kami harus tetap mengingat orang-orang miskin dan memang itulah yang sungguh-sungguh kuusahakan melakukannya”.
Dalam sejarah peradaban umat manusia, sifat kemurahann hati adalah hal yang sangat penting. Kalau firman Tuhan menyatakan bahwa “Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka”. (Kejadian 1:27), maka salah satu gambar Allah dalam hidup manusia adalah Kemurahan hati atau belas kasihan. Kita dapat melihat hal itu ketika Allah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal yaitu Tuhan Yesus, untuk menyelamatkan kita melalui pengorbanan-Nya di atas kayu salib, Tuhan Yesus menyerahkan nyawa-nya sendiri. Kita telah menyaksikan hal itu bahwa Yesus, yang oleh karena kita menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kita menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya.
Berbicara tentang uang dan persembahan di gereja adalah topik yang sangat sensitip. Tetapi Rasul Paulus menyampaikannya dalam ajaran-ajarannya karena hal itu adalah merupakan kasih karunia Allah. Perhatikan apa yang dikatakannya dalam 2 Korintus 8:1-2: “Saudara-saudara, kami hendak memberitahukan kepada kamu tentang kasih karunia yang dianugerahkan kepada jemaat-jemaat di Makedonia. Selagi dicobai dengan berat dalam pelbagai penderitaan, sukacita mereka meluap dan meskipun mereka sangat miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan.” Jemaat-jemaat di Makedonia pada saat itu ada dalam kesukaran tetapi mereka mendesak Paulus untuk rela menerima persembahan yang telah mereka kumpulkan untuk membantu orang miskin dan orang-orang kudus.
Saudara yang dikasihi Tuhan, firman Tuhan mengajarkan kita untuk menolong orang lain. “Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus” (Galatia 6:2). Penulis baru saja membaca Kitab Ulangan pasal 15, dan dalam pasal itu Allah berbicara kepada umat Israel melalui Musa, agar mereka menghapus segala utang-piutang saudara-saudaranya setiap ahir tahun ketujuh atau tahun Yobel : “Pada akhir tujuh tahun engkau harus mengadakan penghapusan hutang. Inilah cara penghapusan itu: setiap orang yang berpiutang harus menghapuskan apa yang dipinjamkannya kepada sesamanya; janganlah ia menagih dari sesamanya atau saudaranya, karena telah dimaklumkan penghapusan hutang demi TUHAN. Dari seorang asing boleh kautagih, tetapi piutangmu kepada saudaramu haruslah kauhapuskan. Maka tidak akan ada orang miskin di antaramu, sebab sungguh TUHAN akan memberkati engkau di negeri yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk menjadi milik pusaka, asal saja engkau mendengarkan baik-baik suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segenap perintah yang kusampaikan kepadamu pada hari ini” (Ulangan 15:1-4). Luar biasa. Tujuan dari perintah Tuhan ini adalah untuk menolong orang-orang miskin, sehingga tidak akan ada orang miskin di Israel.
Saudara pembaca SRHI yang dikasihi Tuhan. Apakah Anda memiliki karunia Allah berupa kemurahan hati seperti orang-orang Kristen di Makedonia? Itulah yang diharapkan oleh Allah dari Anda sebagai umat-Nya.
(JET30092022)
Pokok Doa:
- Panitia Mimbar dalam melakukan tugas pelayanan mereka selalu dalam pimpinan hikmat Tuhan Yesus;
- Masyarakat Indonesia di berikan anugerah keselamatan dari Kristus
- Keselamatan anak- anak di seluruh dunia dan mereka dapat mendengar Injil Kristus.
Pokok Doa TPW GERBANG INDAH, Loleba, Halmahera Timur
- Pelayanan dan kesehatan Gembala Sidang: Pdm. Defretes Patty;
- Rencana pembangunan Gereja tahun 2023;
- Kesehatian pengurus dalam Pelayanan;
- Kesehatan jemaat serta keaktifan mereka dalam beribadah.
