“Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!” (Mazmur 42:5) Bila kita membaca Alkitab kitab Mazmur pasal 9 ayat 1-21, dengan judul, Allah Pelindung Orang Orang Saleh. Daud bersyukur kepada Tuhan dengan segenap hatinya, dan mau menceritakan segala perbuatan Nya yang…
Category: Renungan
SRHI 11 FEB 22 – NYANYIAN YANG MEMULIAKAN TUHAN (Efesus 5:15-21)
“Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh, dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati.” (Efesus 5:18-19) Efesus 5:15-21 adalah sebagian dari nasihat Rasul Paulus kepada gereja di Efesus pada waktu itu,…
SRHI 10 FEB 22 – SYUKURI SESUATU YANG MEMBUAT HIDUP KITA BERARTI
“Sebab Engkaulah yang memberkati orang benar, ya TUHAN; Engkau memagari dia dengan anugerah-Mu seperti perisai.” (Mzm. 5:13) Tidak ada manusia yang bisa hidup seorang diri. Adam ketika hidup seorang diri, Tuhan berikan penolong baginya. Maka setiap kita tanpa kecuali harus tahu berterimakasih kepada orang tua, guru, pimpinan, orang yang dituakan, dan kepada Allah yang menjadikan…
SRHI 9 FEB 22 – DAPATKAH BERSYUKUR DALAM SEGALA HAL?
“Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.” (1 Tes. 5:18) Banyak permintaan yang kita ajukan kepada Tuhan dalam setiap doa kita untuk satu tujuan yaitu bahagia. Namun seringkali umat Tuhan salah cara dalam mewujudkannya. Bagaimana maksudnya? Mungkin ketika dalam pergumulan kita tidak lagi kuatir dan sudah…
SRHI 8 FEB 22 – MEMBERITAKAN-NYA ADALAH PUJIAN KEPADA-NYA
“Yesus berpesan kepada orang-orang yang ada di situ supaya jangan menceritakannya kepada siapapun juga. Tetapi makin dilarang-Nya mereka, makin luas mereka memberitakannya.” (Mrk. 7:36) Menyampaikan sesuatu kepada orang lain tentang segala sesuatu yang dialaminya, atau yang dilihatnya merupakan naluri seorang manusia. Dikatakan demikian karena memang pada hakekatnya manusia adalah makhluk sosial yang tidak dapat lepas…
SRHI 7 FEB 22 – MENYANYI BAGI TUHAN
“TUHAN itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku. Ia Allahku, kupuji Dia, Ia Allah bapaku, kuluhurkan Dia.” (Kel. 15: 2) Bagi orang Kristen, menyanyi adalah sesuatu yang tidak asing lagi, apalagi menyanyi lagu-lagu rohani, apakah yang bersifat klasik/himne artinya lagu yang sudah ada ratusan tahun yang lalu, atau lagu rohani masa kini yang dicipta…
SRHI 5 FEB 22 – BERJALAN DEMI NAMA TUHAN
“Biarpun segala bangsa berjalan masing-masing demi nama allahnya, tetapi kita akan berjalan demi nama TUHAN Allah kita untuk selamanya dan seterusnya.” (Mikha 4:5) Perjalanan hidup manusia di dunia yang sementara ini, masing masing orang mempunyai pengharapan. Kehidupan dunia orang fasik, yang dikuasai Iblis, dengan pencobaan dan penderitaan tidak dapat dihindarkan. Untuk mencapai kedamaian mereka masing…
SRHI 4 FEB 22 – TUHAN MEMBUAT PERJALANANMU BERHASIL (Kejadian 24:1-9)
“TUHAN, Allah yang empunya langit, yang telah memanggil aku dari rumah ayahku serta dari negeri sanak saudaraku, dan yang telah berfirman kepadaku, serta yang bersumpah kepadaku, demikian: kepada keturunanmulah akan Kuberikan negeri ini — Dialah juga akan mengutus malaikat-Nya berjalan di depanmu, sehingga engkau dapat mengambil seorang isteri dari sana untuk anakku. Tetapi jika perempuan…
SRHI 3 FEB 22 – KEJARLAH IMPIANMU DENGAN KEKUATAN TUHAN!
“Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi TUHANlah yang menentukan arah langkahnya.” (Ams. 16:9) Siapa yang tidak mau hidupnya mengalami kemajuan dan keberhasilan? Kalau tidak mau, mengapa setiap awal tahun membuat resolusi bahkan segala rencana dan daya kita lakukan untuk mencapai keberhasilan. Namun hanya Tuhan sajalah yang memberi kita kekuatan untuk mencapai hal itu, diantaranya adalah: Roh…
SRHI 2 FEB 22 – BERDIAM DIRI JUGA SALAH SATU RAHASIA SUKSES
“Juga orang bodoh akan disangka bijak kalau ia berdiam diri dan disangka berpengertian kalau ia mengatupkan bibirnya.” (Ams. 17:28) Ayat firman Tuhan di atas menyatakan pada kita bahwa kata-kata kita menyatakan siapa kita. Orang bodoh pun disangka bijak kalau dia berdiam diri. Sebaliknya seseorang yang dengan sembrono mengeluarkan kata-kata, ia dianggap bodoh dan bebal (Ams….










