“Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus,” (Efesus 4:21) Banyak orang Kristen menyadari pentingnya Alkitab dalam kehidupan mereka. Ini dapat terlihat dari mereka memperlakukan Alkitab sebagaimana mestinya. Mereka membacanya setiap hari dan pada saat ibadah atau persekutuan. Tulisan dalam Alkitab adalah tulisan yang penuh…
Category: Renungan
SRHI 13 MEI 22 – KASIH TIDAK MEMENTINGKAN DIRI SENDIRI (Lukas 7:11-16)
“Dan ketika Tuhan melihat janda itu, tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia berkata kepadanya: “Jangan menangis!” Sambil menghampiri usungan itu Ia menyentuhnya, dan sedang para pengusung berhenti, Ia berkata: “Hai anak muda, Aku berkata kepadamu, bangkitlah!” Maka bangunlah orang itu dan duduk dan mulai berkata-kata, dan Yesus menyerahkannya kepada ibunya.” (Lukas 7:13-15) Dalam Lukas…
SRHI 12 MEI 22 – KASIH DAN PENGAMPUNAN YANG SEMPURNA
“Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.” (Efs. 4:32) Mengasihi atau mengampuni bukan hanya sekedar slogan atau kata-kata indah yang menghiasi kehidupan manusia. Jika kasih dan pengampunan hanya sekedar slogan belaka, apa jadinya kehidupan di dunia ini? Bisa dipastikan pertikaian,…
SRHI 11 MEI 22 – BERTUMBUH DALAM KASIH KARUNIA DAN PENGENALAN PRIBADI YESUS KRISTUS
“Tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, kamu telah mengetahui hal ini sebelumnya. Karena itu waspadalah, supaya kamu jangan terseret ke dalam kesesatan orang-orang yang tak mengenal hukum, dan jangan kehilangan peganganmu yang teguh. Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.” (2 Ptr….
SRHI 10 MEI 22 – TIDAK BISA TIDAK UNTUK MEMASYURKAN NAMA-NYA
“Maka meleklah mata mereka. Dan Yesus pun dengan tegas berpesan kepada mereka, kata-Nya: “Jagalah supaya jangan seorang pun mengetahui hal ini.” Tetapi mereka keluar dan memasyurkan Dia ke seluruh daerah itu.” (Mat. 9: 30-31) Bila seseorang memiliki pengalaman penting yang begitu mengesan dalam hatinya, pastilah orang tersebut tidak akan kuat menyimpan pengalaman itu sendiri. Ia…
SRHI 9 MEI 22 – TUHAN YESUS MAU MENTAHIRKANMU
“Setelah Yesus turun dari bukit, orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia. Maka datanglah seorang yang sakit kusta kepada-Nya, lalu sujud menyembah Dia dan berkata: “Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku.”” (Mat. 8: 1-20) Sebagai kelanjutan dari khotbah minggu kemarin tanggal 8 Mei 2022 dengan judul “Mengasihi seperti Tuhan Yesus mengasihi”, yang mengajarkan kepada kita…
SRHI 7 MEI 22 – DALAM YESUS MAMPU MENGAMPUNI
“Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.” (Kolose 3:13) Mengampuni ada pada setiap hati manusia, baik yang belum mengenal Allah maupun yang sudah mengenal Allah. Manusia yang baik bisa saja mengampuni. Manusia…
SRHI 6 MEI 22 – RELA MENGAMPUNI ADALAH TANDA SEBAGAI ANAK-ANAK ALLAH (Matius 18:21-35)
“Bukankah engkaupun harus mengasihani kawanmu seperti aku telah mengasihani engkau? Maka marahlah tuannya itu dan menyerahkannya kepada algojo-algojo, sampai ia melunaskan seluruh hutangnya. Maka Bapa-Ku yang di sorga akan berbuat demikian juga terhadap kamu, apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaramu dengan segenap hatimu.” (Matius 18:33-35) Saya pernah mendengar dari seorang pengkhotbah tentang Simon Wiesenthal. Wiesenthal…
SRHI 5 MEI 22 – MENGAKUI DOSA ADALAH DASAR MENIKMATI PERSEKUTUAN DALAM KRISTUS
“Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi.” (Ams. 28:23) Setiap orang Kristen sudah tentu dipastikan akan rindu untuk semakin menikmati persekutuan dengan saudara-saudara seiman di dalam Tuhan. Tetapi yang menjadi persoalan dan seringkali menghambat persekutuan di dalam Tuhan dan dengan saudara seiman kita adalah karena adanya pelanggaran dan dosa…
SRHI 4 MEI 22 – HATI ORANG YANG MAU MENGAMPUNI
“Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia.” (Lukas 15:20) Ketika masih kecil tanpa kita sadari bahwa kerapkali kita menyakiti hati orang tua. Kita selalu menuntut orang tua untuk memperlakukan kita seperti orang lain yang serba cukup, enak, dan kelihatan…










