”Dan Yesus berkata juga kepada orang yang mengundang Dia: Apabila engkau mengadakan perjamuan siang dan malam, jenganlah engkau mengundang sahabat-sahabatmu atau saudara-saudaramu atau kaum keluargamu atau tetangga-tetanggamu yang kaya, karena mereka akan membalasnya dengan mengundang engkau pula dan dengan demikian engkau mendapat balasnya. Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah yang orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh dan orang-orang buta.”
(Luk. 14:12-13)
Kitab Rut 2:5-17 diceritakan bahwa Boas adalah tipe orang kaya yang murah hati. Ketika ia mendengar dari bujangnya (pembantunya) perihal tentang Rut, ia tidak saja menghormati apa yang telah dilakukan oleh Rut, tetapi juga memperlakukan Rut dengan baik. Bukti bahwa Boas adalah orang yang murah hati, yaitu: Pertama, ia mengijinkan Rut memungut berkas-berkas jelai di ladangnya; Kedua, ia mengajak Rut makan siang bersama; Ketiga, ia memerintahkan kepada pengerja-pengerjanya agar dengan sengaja menarik dan meninggalkan berkas-berkas jelai agar dapat dipungut oleh Rut.
Apa yang dilakukan oleh Boas adalah sesuatu yang mungkin langka untuk ditemukan sekarang ini. Seorang yang kaya raya tetapi murah hati! Kebanyakan orang kaya hanya memikirkan kepentingannya diri sendiri, keluarganya, dan usahanya. Mereka cenderung tidak memikirkan orang lain. Kalaupun mereka melakukan sesuatu seperti halnya membantu fakir miskin, anak yatim piatu, korban bencana alam dll, itupun ditujukan dalam hal promosi usaha mereka atau agar mereka dinilai peduli kepada lingkungan (misalnya: diliput oleh media massa dan siarkan secara luas), dan lebih parahnya lagi, mereka kelihatannya menolong orang lain hanya untuk menutupi keburukan dan kelicikan hati mereka.
Yesus berkali-kali mengajarkan kepada kita agar setiap pengikut-Nya dapat berlaku murah hati kepada orang-orang yang memerlukan pertolongan kita. Di dalam Lukas 14:12-13 dapat kita baca, “Dan Yesus berkata juga kepada orang yang mengundang Dia: Apabila engkau mengadakan perjamuan siang dan malam, jenganlah engkau mengundang sahabat-sahabatmu atau saudara-saudaramu atau kaum keluargamu atau tetangga-tetanggamu yang kaya, karena mereka akan membalasnya dengan mengundang engkau pula dan dengan demikian engkau mendapat balasnya. Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah yang orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh dan orang-orang buta.” Yakobus juga mengingatkan kita untuk memperhatikan mereka yang tidak berdaya yang berada dalam kesusahan. “Ibadah yang murni dan yang tidak bercacat di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemarkan oleh dunia” (Yak. 1:27).
Sudahkah kita belajar dari Boas, yaitu bersikap murah hati kepada orang-orang yang memerlukan uluran tangan kita? Sudahkah kita membagikan berkat-berkat yang telah Tuhan berikan kepada kita untuk mereka yang membutuhkannya? Terlebih bagi yang kaya raya seperti Boas, membagikan sebagian kecil berkat kepada mereka yang kekurangan? Lakukanlah sebab itu baik dan menyenangkan Tuhan! Tuhan Yesus memberkati.
(AP29092022)
Pokok Doa:
- Bersyukur hari kehadiran tertinggi SM telah berjalan dengan baik;
- Semua anggota SM dan guru-guru SM diberi hati yang haus dan lapar akan Firman Tuhan;
- Program pendidikan Sekolah di negara kita terus mencerdaskan kehidupan bangsa dan membentuk karakter Pancasila.
Pokok Doa TPW EKLESIA, Pelita, Halmahera Utara
- Rencana kunjungan Pan. PI di bulan Desember untuk beberapa kegiatan agar dapat terlaksana dengan baik, diberikan kesehatan dan kelancaran;
- Kesehatan jemaat;
- Para donatur pelayanan pembangunan Gedung gereja diberkati usahanya dan diberikan kesehatan.
