MENGERJAKAN DOA
Dan aku berdoa, agar persekutuanmu di dalam iman turut mengerjakan pengetahuan akan yang baik di antara kita untuk Kristus.(Filemon 1:6)
Tuhan senantiasa ingin dan menghendaki, bisa hadir dan dirasakan oleh kita sebagai umat percaya kepada Nya. Dalam berdoa, kita harus dengan tekun tak henti hentinya, artinya ada upaya kita yang bersemangat karena Tuhan yang Maha Kasih mau mendengarkan melalui doa doa kita. Bila dalam berdoa kita harus dengan tekun, serius dan sungguh sungguh penuh dengan ucapan syukur. Dalam ketekunan, kita melewati masa kejenuhan, di mana kita tidak ingin segera mengucapkan kata amin. Di situ baru kita menemukan roh doa yang benar, baru kita sampai di wilayah doa yang benar, dan merasakan suasana yang tidak ingin segera menyelesaikan dengan kata amin. Yang artinya kita rindu berbicara dengan Tuhan dan bila tidak berdoa ada sesuatu yang hilang. Seperti kitab Mazmur berkata, “Seperti rusa merindukan sungai yang berair, demikian jiwaku merindukan Engkau, ya Allah.”
Kita tidak kurang pekerjaan dan tidak kurang pengetahuan baik sekuler maupun rohani, kita punya banyak pekerjaan dan tugas. Dan sebagian kita sudah melewati tahun-tahun panjang baik belajar di sekolah tinggi umum maupun di Sekolah Tinggi Teologi. Tetapi itu tidak membuat kita menyentuh hadirat Allah dan berbelas kasihan kepada orang dengan belas kasihan Tuhan. Pengetahuan atau teologi tidak bisa menarik hadirat Allah di dalam hidup kita. Sehingga kita gagal untuk bisa menikmati hadirat Tuhan dan bersekutu dengan Dia. Bahkan kita bisa terhilang di situ. Dan sekarang, mari kita kembali kepada Tuhan; menemukan tempat kita di hadapan Tuhan, supaya kalau kita pulang ke rumah Bapa kita sudah punya tempat di hadirat-Nya.
Mari kita untuk selalu berdoa dan berpuasa. Tidak pernah ada kata ‘kebanyakan’ untuk berdoa. Kita melihat hidup ini sudah banyak orang yang lari dari Tuhan. Dunia ini sedang terhilang, banyak orang menuju kegelapan abadi. Kita merasakan tidak bisa berbuat apa apa untuk ini. Mari kita mencari Tuhan dengan sungguh-sungguh, menemukan Tuhan; yang untuk itu kita rajin berdoa.
Ketika kita berdoa kadang mengantuk, ingat ucapan Tuhan Yesus tatkala berada di Taman Getsemani: “Tidak tahankah kamu berdoa dan berjaga jaga?” Bertahanlah seakan-akan kita sedang menemani Tuhan Yesus berdoa di Getsemani. Pada waktu kita tidak ingin berdoa, justru kita harus lawan. Jadi, mari kita cari Tuhan dengan sungguh-sungguh. Jangan kita serupa dengan dunia, bisa bicara dengan teman berjam jam tetapi untuk berdoa kepada Tuhan tidak bisa. Orang yang hidupnya tidak mengandalkan Tuhan, tidak mungkin betah berdoa.
Bertemu Tuhan itu luar biasa! Orang bisa duduk, mendengarkan khotbah, bisa belajar Alkitab berjam-jam. Bila orang sudah menemukan perjumpaan dengan Allah, sudah merasakan kasih dengan Tuhan. Beberapa menit kita berdoa itu singkat sekali. Karena kita tidak atau kurang menghormati Tuhan. Tidak mungkin orang yang tiap hari berdoa, tidak ada sesuatu yang ia peroleh dari Tuhan. Pasti ada sesuatu yang ia peroleh dari Tuhan. Maka, ubahlah rutinitas kita, jangan bergaul dengan orang yang tidak takut Tuhan. Jangan lakukan sesuatu yang tidak bermanfaat untuk pendewasaan, sia-sia. Kita periksa hidup kita apakah selalu bersyukur melalui doa kepada Tuhan yang sudah mengasihi kita dengan kegembiraan yang besar. Kita akan menuai apa yang kita tabur. Tuhan Yesus memberkati, Amin.
(msn29032025)
Pokok Doa SRHI GBIK
Sabtu, 29 Maret 2025
- Doakan guru-guru Sekolah Minggu dalam mempersiapkan materi yang akan disampaikan pada besok hari Minggu.
- Mendoakan untuk jemaat GBIK terus setia hadir di kelas-kelas Sekolah Minggu.
- Doakan kepolisian dalam mengatur lalulintas dan menjaga keamanan selama musim liburan.
Pokok Doa untuk Cabang Sebetung, Kalimantan Barat
- Berdoa untuk Gembala Sidang (Pdm. Darto Eran) supaya Tuhan memberikan hikmat, kesehatan dan berkat yang cukup dalam melayani Tuhan dan Jemaat.
- Berdoa untuk kesetiaan jemaat dalam mengikuti ibadah dan kegiatan gereja.
- Berdoa supaya Tuhan menambahkan jiwa-jiwa baru yang diselamatkan dan beribadah di Cabang Sebetung.

Amenn!!