“Sebab itu marilah kita mengejar apa yang mendatangkan damai sejahtera dan yang berguna untuk saling membangun.” (Roma 14:19) Ketika mudik di kampung halaman, banyak tamu yang saling berkunjung dari rumah satu ke rumah lainnya. Sudah dipastikan setiap ada tamu, tuan dan nyonya rumah menyiapkan suguhan ala kampung misalnya menyiapkan minuman kopi, teh, atau air putih…
SRHI 17 MEI 22 – DAMAI SEJAHTERA YANG SEJATI (Bagian 2)
“Damai sejahtera kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.” (Yoh. 14: 27) Ayat nats hari ini terdapat dalam perikop Yoh. 14: 17-31 di bawah judul yang diberikan oleh Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) “Yesus Menjanjikan Penghibur.” Pengajaran ini diucapkan Tuhan Yesus…
SRHI 16 MEI 22 – DAMAI SEJAHTERA YANG SEJATI
“Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yag tidak pernah berhenti.” (Yes. 48: 18) Dalam khotbah Gereja Baptis Indoneia Kebayoran hari Minggu tanggal 15 Mei 2022 kemarin, firman Tuhan menyatakan bahwa damai sejahtera itu tidak dapat disembunyikan. Artinya seseorang yang…
SRHI 14 MEI 22 – YESUS YANG MENUNTUN ORANG PERCAYA
“Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus,” (Efesus 4:21) Banyak orang Kristen menyadari pentingnya Alkitab dalam kehidupan mereka. Ini dapat terlihat dari mereka memperlakukan Alkitab sebagaimana mestinya. Mereka membacanya setiap hari dan pada saat ibadah atau persekutuan. Tulisan dalam Alkitab adalah tulisan yang penuh…
SRHI 13 MEI 22 – KASIH TIDAK MEMENTINGKAN DIRI SENDIRI (Lukas 7:11-16)
“Dan ketika Tuhan melihat janda itu, tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia berkata kepadanya: “Jangan menangis!” Sambil menghampiri usungan itu Ia menyentuhnya, dan sedang para pengusung berhenti, Ia berkata: “Hai anak muda, Aku berkata kepadamu, bangkitlah!” Maka bangunlah orang itu dan duduk dan mulai berkata-kata, dan Yesus menyerahkannya kepada ibunya.” (Lukas 7:13-15) Dalam Lukas…
SRHI 12 MEI 22 – KASIH DAN PENGAMPUNAN YANG SEMPURNA
“Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.” (Efs. 4:32) Mengasihi atau mengampuni bukan hanya sekedar slogan atau kata-kata indah yang menghiasi kehidupan manusia. Jika kasih dan pengampunan hanya sekedar slogan belaka, apa jadinya kehidupan di dunia ini? Bisa dipastikan pertikaian,…
SRHI 11 MEI 22 – BERTUMBUH DALAM KASIH KARUNIA DAN PENGENALAN PRIBADI YESUS KRISTUS
“Tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, kamu telah mengetahui hal ini sebelumnya. Karena itu waspadalah, supaya kamu jangan terseret ke dalam kesesatan orang-orang yang tak mengenal hukum, dan jangan kehilangan peganganmu yang teguh. Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.” (2 Ptr….
SRHI 10 MEI 22 – TIDAK BISA TIDAK UNTUK MEMASYURKAN NAMA-NYA
“Maka meleklah mata mereka. Dan Yesus pun dengan tegas berpesan kepada mereka, kata-Nya: “Jagalah supaya jangan seorang pun mengetahui hal ini.” Tetapi mereka keluar dan memasyurkan Dia ke seluruh daerah itu.” (Mat. 9: 30-31) Bila seseorang memiliki pengalaman penting yang begitu mengesan dalam hatinya, pastilah orang tersebut tidak akan kuat menyimpan pengalaman itu sendiri. Ia…
SRHI 9 MEI 22 – TUHAN YESUS MAU MENTAHIRKANMU
“Setelah Yesus turun dari bukit, orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia. Maka datanglah seorang yang sakit kusta kepada-Nya, lalu sujud menyembah Dia dan berkata: “Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku.”” (Mat. 8: 1-20) Sebagai kelanjutan dari khotbah minggu kemarin tanggal 8 Mei 2022 dengan judul “Mengasihi seperti Tuhan Yesus mengasihi”, yang mengajarkan kepada kita…
SRHI 7 MEI 22 – DALAM YESUS MAMPU MENGAMPUNI
“Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.” (Kolose 3:13) Mengampuni ada pada setiap hati manusia, baik yang belum mengenal Allah maupun yang sudah mengenal Allah. Manusia yang baik bisa saja mengampuni. Manusia…










