“Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.” (Yohanes 15:13) Manusia adalah makhluk sosial. Dalam sosiologi, mahkluk sosial adalah sebuah konsep ideologis dimana masyarakat atau struktur sosial dipandang sebagai sebuah “organisme hidup”. Dengan kata lain, manusia tergantung satu sama lainnya untuk menjaga keutuhan masyarakat. Sebagai manusia, kita…
Category: SRHI (Santapan Rohani Hari Ini)
SRHI 26 Jun 20 – YESUS PEMBAWA DAMAI
“Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu “jauh”, sudah menjadi “dekat” oleh darah Kristus. Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan, sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia…
SRHI 25 Jun 20 – YESUS KRISTUS ADALAH YANG TERBAIK
“Tetapi sekarang Ia telah mendapat suatu pelayanan yang jauh lebih agung, karena Ia menjadi Pengantara dari perjanjian yang lebih mulia, yang didasarkan atas janji yang lebih tinggi.” (Ibrani 8:6) Salah satu dari kata-kata yang begitu penting untuk kita cermati dalam surat Ibrani adalah kata “agung”. Penulis Ibrani ini membandingkan sifat dan karakter Tuhan Yesus…
SRHI 24 Jun 20 – TUHAN YESUS SEBAGAI IMAM (Ibr. 7:26-27)
“Sebab Imam Besar yang demikianlah yang kita perlukan: yaitu yang saleh, tanpa salah, tanpa noda, yang terpisah dari orang-orang berdosa dan lebih tinggi dari pada tingkat-tingkat sorga, yang tidak seperti imam-imam besar lain, yang setiap hari harus mempersembahkan korban untuk dosanya sendiri dan sesudah itu barulah untuk dosa umatnya, sebab hal itu telah dilakukan-Nya satu…
SRHI 23 Jun 20 – APA KATA ALLAH DALAM ALKITAB TENTANG YESUS KRISTUS?
“Maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantara Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta.” (Ibrani 1:2) Berkali-kali dan dalam berbagai cara, Allah mengungkapkan siapakah Yesus Kristus itu. Saat Yesus dibaptis di sungai Yordan dan keluar dari air,…
SRHI 22 Jun 20 – YESUS KRISTUS SEBAGAI NABI
“Lalu berkatalah TUHAN kepadaku: Apa yang dikatakan mereka itu baik; seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya.” (Ul. 18:17-18) Dalam naskah Perjanjian Lama kita bisa melihat di sana disebutkan banyak nabi, misalnya Musa,…
SRHI 20 Jun 20 – ORANG KRISTEN DIPANGGIL
“Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.” (Galatia 5:13) Reformasi secara luar biasa mengubah begitu banyak hal di Indonesia mengenai kemerdekaan atau kebebasan. Sekarang kita jauh lebih bebas untuk mengekspresikan diri, mengeluarkan unek-unek dan…
SRHI 19 Jun 20 – LIHATLAH TUHAN YESUS MENGGENAPI KITAB SUCI. YESAYA 42
“Supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya: “Lihatlah, itu Hamba-Ku yang Kupilih, yang Kukasihi, yang kepada-Nya jiwa-Ku berkenan; Aku akan menaruh roh-Ku ke atas-Nya, dan Ia akan memaklumkan hukum kepada bangsa-bangsa. Ia tidak akan berbantah dan tidak akan berteriak dan orang tidak akan mendengar suara-Nya di jalan-jalan. Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya,…
SRHI 18 Jun 20 – MISI KRISTUS BAGI KITA: MENJADI SULUH YANG UTUH
“Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi” (Matius 5:14) Kalau kita memperhatikan orang-orang yang hebat dan sukses, mereka adalah orang-orang yang memiliki ciri hidup yang positif dan menarik. Dimana menariknya? Mereka tidak mempersoalkan masalah secara berkepanjangan, tetapi mencari jalan untuk mengatasi masalah yang ada. Orang yang hebat dan…
SRHI 17 Jun 20 – PERCAYA SEKALIPUN TIDAK MELIHAT-NYA
“Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihi-Nya. Kamu percaya kepada Dia, sekalipun kamu sekarang tidak melihat-Nya. Kamu bergembira karena sukacita yang mulia dan yang tidak terkatakan, karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu keselamatan jiwamu.” (1 Ptr. 1:8-9) Pada masa sekarang ini dunia menghendaki segala sesuatu dapat dimengerti dengan logis, segala sesuatu…










