Keadilan di Tengah Patriarki
Bacaan 17 Februari 2026
Bilangan 26-30
Menurut KBBI Patriarki adalah sistem sosial yang menempatkan laki-laki sebagai pemegang kekuasaan utama, mendominasi dalam peran kepemimpinan, otoritas moral, hak sosial, dan penguasaan properti. Patriarki dalam Alkitab tercatat dengan jelas dalam kehidupan bangsa Israel. Bagaimanakah melihat sistem patriarki yang ada di bangsa Israel? Bagaimana Tuhan memberikan keadilan kepada perempuan dalam sistem sosial patriarki yang dipegang oleh bangsa Israel?
Ternyata dalam Alkitab ada satu kejadian yang mengisahkan tentang adanya keadilan di tengah Patriarki yang menjadi sistem sosial bangsa Israel. Anak-anak perempuan Zelafed (keturunan Manasye) datang kepada Musa dan Eliezer untuk menuntut tanah yang menjadi bagian ayah mereka (Bilangan 27). Ayah mereka sendiri terkena hukuman karena melawan Tuhan di padang gurun. Di dalam bagian Alkitab sendiri disebutkan yang mendapat bagian tanah yang dijanjikan Tuhan dan biasanya laki-laki yang tercatat dalam Alkitab.
Ini sebuah hal yang menarik dan menentang tradisi yang ada pada saat itu. Bangsa Israel sebagai penganut sistem sosial patriarki tidak terbiasa dalam hal ini, tetapi jawaban Tuhan sangatlah menarik: ”Perkataan anak-anak perempuan Zelafehad itu benar; memang engkau harus memberikan tanah milik pusaka kepadanya di tengah-tengah saudara-saudara ayahnya; engkau harus memindahkan kepadanya hak atas milik pusaka ayahnya. Dan kepada orang Israel engkau harus berkata: Apabila seseorang mati dengan tidak mempunyai anak laki-laki, maka haruslah kamu memindahkan hak atas milik pusakanya kepada anaknya yang perempuan. (Bilangan 27:7-8). Tuhan memberikan keadilan bagi anak-anak perempuan Zelafed dengan tetap memberikan tanah milik pusaka mereka.
Orang percaya harus sadar bahwa sistem sosial adalah sebuah tradisi yang ada. Tuhan tetap menyatakan keadilan dalam hidup setiap manusia. Di Indonesia sendiri masih banyak sistem sosial dalam masyarakat seperti Patriarki ini, tetapi ingatlah bahwa Tuhan memberikan FirmanNya secara adil. Bisa saja dalam adanya perbedaan dalam gender, tetapi dalam hal kebenaran haruslah ada keadilan. Hidupilah keadilan itu dengan memberikan hak tanpa pandang gender dan menganggapp setara setiap gender yang ada.
Pembaca SRHI, siapakah dari saudara yang masih menganut sistem sosial Patriarki dalam lingkungan masyarakatnya? Atau adakah yang menganut Maskulinis/Feminis? Mari untuk tetap adil dalam hidup, jangan jadikan paham yang saudara anut menjadikan saudara tidak adil. Pertimbangkanlah yang baik, Tuhan itu adil maka berpikirlah dengan cara Tuhan dalam menentukan sebuah keputusan. Mari, belajar menjadi adil seperti yang Tuhan lakukan kepada anak-anak perempuan Zelafed. God bless
(FRD170226)
Pokok Doa SRHI GBIK
Selasa, 17 Februari 2026
1. Berdoa untuk Jemaat GBIK supaya dalam lingkungan tempat tinggal, pekerjaan, pendidikan, dan di setiap keadaan dapat memberikan kesaksian yang baik sebagai murid Kristus.
2. Berdoa untuk regenerasi pelayan di GBIK supaya Tuhan membentuk generasi penerus yang setia, rendah hati, dan memiliki hati yang terbeban untuk melayani.
3. Doakan media digital di Indonesia agar dipenuhi dengan informasi yang benar, mendidik, serta terhindar dari hoaks dan ujaran kebencian yang memecah persatuan.
Pokok Doa untuk Cabang Sekadau, Kalimantan Barat
1. Berdoa untuk mata pencaharian jemaat supaya Tuhan memberkati baik pekerjaan maupun usaha yang dilakukan oleh jemaat di Cabang Sekadau. Doakan juga bagi Jemaat yang belum mendapatkan pekerjaan supaya Tuhan bukakan jalan berkat.
2. Berdoa untuk Jemaat supaya dapat memberikan dorongan kepada anak-anaknya untuk mengikuti kegiatan Sekolah Minggu.
3. Berdoa untuk Gembala Sidang (Pdt. Sebunbia) beserta keluarga supaya diberikan kesehatan dan kemampuan dalam melayani jemaat serta terus setia dalam mengunjungi jemaat yang sudah lama tidak ke gereja.
