Efesus 4:3
“Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera.”
Hidup bersama orang lain, terutama di tengah perbedaan, bukanlah hal yang mudah. Kita hidup dalam masyarakat dan gereja yang terdiri dari berbagai latar belakang, pemikiran, dan karakter. Namun, Rasul Paulus menasihati kita untuk berusaha memelihara kesatuan dalam Roh melalui ikatan damai sejahtera. Kata “berusahalah” menunjukkan bahwa kesatuan tidak terjadi secara otomatis, tetapi memerlukan komitmen dan upaya yang terus-menerus dari setiap orang percaya.
Perbedaan bukanlah ancaman, melainkan peluang untuk saling melengkapi. Seperti tubuh yang memiliki banyak anggota dengan fungsi berbeda, demikian juga kita dalam tubuh Kristus. Mata tidak bisa memandang rendah tangan, dan telinga tidak bisa merasa lebih penting dari kaki. Damai sejahtera menjadi perekat yang menjaga agar perbedaan itu tidak berubah menjadi perpecahan, melainkan kekuatan yang indah dalam kesatuan. Sering kali yang merusak kesatuan bukanlah perbedaan pendapat, tetapi sikap hati yang sombong dan tidak mau mengalah. Ketika kasih Kristus memerintah dalam hati, kita belajar untuk menghargai pandangan orang lain dan mengutamakan kebaikan bersama daripada kepentingan pribadi. Di sinilah damai sejati berperan: bukan menghapus perbedaan, tetapi menuntun kita untuk hidup harmonis di dalamnya.
Dalam dunia yang penuh konflik dan kepentingan pribadi, anak-anak Tuhan dipanggil menjadi pembawa damai. Artinya, kita bukan hanya menikmati ketenangan pribadi, tetapi juga aktif menciptakan kesatuan dan keharmonisan di mana pun kita berada. Damai sejahtera menjadi kesaksian yang kuat tentang kehadiran Kristus di tengah dunia yang gelisah. Ketika kita hidup dalam damai, kita sedang menyatakan karakter Allah yang penuh kasih dan kesabaran. Damai sejahtera tidak akan tumbuh tanpa kerendahan hati. Kita perlu berani mengalah, belajar mendengar, dan menahan diri agar kasih dapat memerintah. Hidup dalam damai bukan tanda kelemahan, tetapi bukti kedewasaan rohani. Semakin kita bertumbuh di dalam Kristus, semakin mudah bagi kita untuk memaafkan dan menjaga kesatuan tubuh Kristus.
Bapak/Ibu yang terkasih dalam Yesus Kristus, marilah kita menjadikan damai sejahtera sebagai gaya hidup, bukan sekadar harapan. Biarlah setiap perkataan kita membawa kesejukan, setiap tindakan kita menabur kasih, dan setiap langkah kita memancarkan terang Kristus. Dengan demikian, hidup kita bukan hanya diberkati, tetapi juga menjadi saluran berkat dan kedamaian bagi dunia di sekitar kita.
Amin, Tuhan Yesus Memberkati
(RKM14112025)
Pokok Doa SRHI GBIK
Jumat, 14 November 2025
- Berdoa agar setiap keluarga Jemaat GBIK menjadikan Yesus Kristus sebagai pusat iman dan penyerahan sehingga hidup dalam ketaatan. Antar anggota keluarga dapat saling menghargai, mengasihi dan penuh pengampunan sehingga keluarga Jemaat GBIK selalu dalam keadaan harmonis dan penuh sukacita.
- Berdoa untuk persiapan acara Natal dan Tahun Baru supaya Panitia dapat mempersiapkan diri dengan baik dan bekerjasama dengan kepanitiaan serta organisasi gereja lainnya sehingga dapat berjalan dengan baik dan lancar.
- Berdoa untuk umat Kristen di seluruh negara yang mengalami penderitaan, bahkan ada yang mengalami pembunuhan (di Nigeria, Korut, dll). Doakan supaya Tuhan Yesus menolong dan memberikan kekuatan iman.
Pokok Doa untuk Cabang Sebetung, Kalimantan Barat
- Berdoa untuk setiap pergumulan jemaat Cabang Sebetung supaya Tuhan memberikan jalan keluar atas permasalahan yang ada sehingga Jemaat dapat menikmati kelegaan dan penyertaan Tuhan.
- Mengucap syukur atas kegiatan Gereja yang sudah berjalan dengan baik. Doakan supaya Tuhan menambahkan jiwa-jiwa baru yang diselamatkan.
- Berdoa untuk Gembala Sidang (Pdm. Darto Eran) supaya Tuhan memberikan hikmat, kesehatan dan berkat yang cukup dalam melayani Tuhan dan Jemaat.

Amen!