“Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan Tuhan di negeri orang-orang yang hidup!”
Mazmur 27:13
Kehidupan manusia sangatlah beragam, terkadang dikelilingi orang baik dan terkadang tidak. Terkadang mendapatkan sesuatu yang baik atau malah sebaliknya. Oleh karena kehidupan yang penuh misteri ini maka manusia perlu berhati-hati dalam menjalaninya agar dapat memberi reaksi baik terhadap apa yang diterimanya; terkhusus ketika mendapatkan sesuatu yang baik.
Karena terkadang manusia tidak dapat memberi reaksi baik karena telah tertutup kebencian, amarah, ketidaksukaan maupun hal negatif lain yang akhir mempengaruhi cara pandangnya dalam melihat hal baik tersebut. Hal ini tergambar jelas pada masa pelayanan Tuhan Yesus Kristus dimana sering kali Ahli Taurat dan Orang Farisi tidak dapat melihat dari kaca mata positif tentang hal baik yang telah Tuhan Yesus lakukan. Bahkan acap kali keduanya berusaha mempermasalahkan perbuatan baik yang dilakukan oleh Tuhan (Mrk.3:1-2). Sehingga dengan reaksi negatif tersebut akhirnya keduanya tidak mendapatkan hal baik yang seharusnya mereka juga dapatkan.
Apakah kita juga berlaku sama seperti keduanya? Apakah kita cenderung bereaksi negatif terhadap kebaikan sesama dengan sikap mempertanyakan maupun menuduh tindakan baik yang dilakukan oleh seseorang? Apakah kita masih suka menjustifikasi kebaikan seseorang dengan kecurigaan? Atau malah kita tidak dapat melihat kebaikan orang lain karena menganggap “orang lain memang wajib berbuat baik kepada kita” sehingga menganggap hal tersebut bukanlah hal yang patut disyukuri?
Oleh sebab itu benar kata Firman Tuhan bahwa kasih merupakan dasar untuk menjalani kehidupan, terutama dalam hal ini untuk dapat memberi reaksi pada kebaikan orang lain. “Karena untuk bereaksi baik, membutuhkan hati yang baik”.
Bersyukurlah atas orang-orang baik disekitar kita, bersyukur karena ada orang yang supportif, bersyukur karena ada orang yang peduli, bersyukur karena ada orang yang berdoa bagi kita, bersyukur karena ada orang yang menolong ekonomi kita dan lain sebagainya.
“Kecurigaan terhadap kebaikan hanya akan menimbulkan syak dalam hati, sehingga seharusnya orang percaya dapat memilih untuk bereaksi positif terhadap kebaikan-kebaikan yang diterimanya sehingga dapat memunculkan cinta kasih persaudaraan dan relasi ilahi yang tertuang dalam laku kehidupan”
Tuhan Yesus memberkati
YG290925
Pokok Doa SRHI GBIK
Senin, 29 September 2025
1. Mengucap syukur atas Ibadah Minggu Pagi 1, 2 dan Sore telah berlangsung dengan baik, serta kelas-kelas Sekolah Minggu, Ibadah Anak serta Persekutuan Harmoni juga bisa terlaksana dengan baik. Bersyukur juga untuk Hari Kehadiran Tertinggi Sekolah Minggu hari ini.
2. Berdoa untuk pelayanan Panitia PI di wilayah Jawa Tengah, baik di Purwonegoro maupun di Muntilan supaya Tuhan memberkati dengan jiwa-jiwa baru yang diselamatkan.
3. Berdoa untuk Presiden, Wakil Presiden serta para Menteri dalam menjalankan pemerintahan supaya memiliki hati yang takut akan Tuhan.
Pokok Doa untuk Cabang Marga Mulya, Monterado – Kalimantan Barat
1. Berdoa untuk Jemaat yang merindukan buah hati supaya Tuhan memberkati dengan keturunan sesuai waktu dan kehendak Tuhan.
2. Doakan anak-anak yang sudah lama tidak datang ke Sekolah Minggu supaya Tuhan menggerakkan hati mereka supaya mau datang kembali.
3. Berdoa untuk Gembala Sidang (Pdm. Natanael) supaya Tuhan memberkati dengan kesehatan, hikmat dan kemampuan untuk dapat terus melayani dengan penuh sukacita bersama jemaat di Cabang Marga Mulya.
