PENUNTUN UNTUK MEMILIKI IMAN YANG TEGUH
“Kemudian murid-murid Yesus datang dan ketika mereka sendirian dengan Dia, bertanyalah mereka: “Mengapa kami tidak dapat mengusir setan itu?” Ia berkata kepada mereka: “Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, — maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu. (Matius 17:19-20)
Salah satu buku kecil yang selalu menyertai setiap barang yang baru kita beli adalah buku manual atau buku petunjuk/penuntun penggunaan barang yang baru kita beli tersebut. Dalam buku itu dicantumkan langkah demi langkah atau tahap demi tahap hal-hal yang harus kita lakukan untuk dapat menggunakan barang tersebut dengan benar.
Sebagai pengikut Kristus kita sangat memerlukan penuntun untuk dapat memilki iman yang teguh. Rasul Yakobus menantang kita untuk memahami hubungan antara iman dan ketaatan. Rasul Yakobus menulis: “Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati. (Yakobus 2:17). Dengan kata lain, kita tidak dapat memiliki keyakinan yang teguh tanpa ketaatan.
Membangun kepercayaan yang teguh membutuhkan waktu. Kita dilahirkan secara rohani melalui iman yang sederhana dan seperti anak kecil yang menerima Yesus sebagai Juruselamat. Keyakinan dipupuk oleh pengetahuan yang bertumbuh tentang Allah dan keyakinan yang semakin mendalam kepada-Nya. Mengalami perlindungan, pemeliharaan, dan kuasa-Nya di saat-saat pencobaan itu memperkuat keyakinan kita. Daniel adalah contoh yang baik dalam hal ini. Setiap kali kesetiaannya diuji, ia memilih untuk bergantung kepada Allah. Terkadang keadaan memaksanya—misalnya: apakah ia harus makan makanan raja yang dipersembahkan kepada berhala. “Daniel sungguh-sungguh berniat untuk tidak mencemarkan dirinya dengan santapan raja dan dengan anggur minuman raja. Sebab itu, ia meminta kepada pemimpin pegawai istana supaya ia tidak mencemarkan dirinya. (Daniel 1:8). Demikian pula di lain waktu, ketika orang-orang bijak tidak ada yang dapat menafsirkan mimpi raja sehingga raja akan membinasakan semua orang bijak, Daniel datang kepada pesuruh raja meminta ijin untuk dapat menghadap raja. Secara sukarela ia memulai mengurai situasi yang sulit itu untuk membantu: Kitab aniel mencatat: Kemudian, pergilah Daniel kepada Ariokh yang telah ditugaskan raja untuk melenyapkan semua orang bijaksana di Babel. Ia pergi dan berkata kepadanya, “Orang-orang bijaksana di Babel itu janganlah kaulenyapkan! Bawalah aku menghadap raja dan akan kuberitahukan makna itu kepada raja!” (Daniel 2:24). Dalam setiap kasus, Daniel selalu mengikuti pimpinan Allah.
Dalam seluruh Surat Ibrani 11 dicantumkan contoh-contoh ketaatan lainnya yang krusial dari orang orang yang beriman teguh. Sebagai contoh: Nuh, ketika diperingatkan tentang hal-hal yang tak terlihat, Nuh menaati Allah dan membangun bahtera. Demikian pula atas arahan Tuhan, Abraham meninggalkan rumahnya untuk pergi ke suatu tempat yang belum dikenalnya. Kemudian dalam Perjanjian Baru, Paulus berencana untuk menangkap orang-orang Kristen ketika ia bertemu dengan Juruselamat. Ia berubah total: Meskipun diancam, dipukuli, dan mengalami karam kapal, ia menaati Allah dan terus memberitakan Injil.
Pembaca SRHI yang dikasihi Tuhan, Mengenal dan memercayai Allah melalui Kristus Yesus, mengalami kehadiran-Nya dan hidup dengan taat adalah unsur-unsur yang dibutuhkan untuk mengembangkan iman yang tak tergoyahkan. Yesus sendiri berkata bahwa tugas kita adalah percaya kepada-Nya. “Lalu kata mereka kepada-Nya: “Apakah yang harus kami perbuat, supaya kami mengerjakan pekerjaan yang dikehendaki Allah?”
Jawab Yesus kepada mereka: “Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah.” (Yohanes 6:28-29). Saudaraku, dengan pertolongan Roh Kudus, kita masing-masing dapat memiliki iman yang tak tergoyahkan.
(JET05092025)
Pokok Doa SRHI GBIK
Jumat, 5 September 2025
- Doakan supaya Tuhan memberkati dan menolong Jemaat GBIK yang saat ini sedang dalam pergumulan dan perjuangan untuk meningkatkan perekonomian keluarga supaya semua kebutuhan hidup sehari-hari dapat tercukupi.
- Doakan GBIK dalam rangka menyiapkan Ketua Oganisasi dan Ketua Kepanitiaan serta Anggotanya untuk tahun pelayanan 2026, Tuhan memilih Pelayan-Nya yg setia dan berkomitmen akan tugas dan tanggung jawabnya serta dapat bekerjasama dengan Gembala Sidang, para Diakon dan Kepanitiaan lainnya untuk kemuliaan Nama Tuhan.
- Doakan Pemerintah Indonesia dalam mengamankan Fasilitas Umum dan Proyek-proyek Vital di seluruh Indonesia dapat berjalan dengan baik dan dapat memberikan pengertian yang jelas kepada masyarakat yang berunjuk rasa sehingga tercipta situasi yang kondusif.
Pokok Doa untuk Cabang Sebetung, Kalimantan Barat
- Berdoa untuk seluruh Jemaat Cabang Sebetung supaya Tuhan melindungi dari segala macam penyakit, kecelakaan maupun marabahaya lainnya.
- Berdoa untuk Ibadah, Sekolah Minggu dan Kegiatan Gereja lainnya supaya dapat berjalan dengan baik dan banyak Jemaat yang hadir.
- Berdoa untuk Gembala Sidang (Pdm. Darto Eran) supaya Tuhan memberikan hikmat, kesehatan dan berkat yang cukup dalam melayani Tuhan dan Jemaat.
