“Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan – perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib”
1 Petrus 2:9
Peristiwa pertemuan Tuhan Yesus dengan perempuan Samaria (Yohanes 4) merupakan sebuah peristiwa yang memberi makna mendalam bahwa keselamatan bukan hanya untuk orang Israel saja, melainkan juga bagi dunia (Goyim). Pertemuan ini seakan memberi pemaknaan berbeda mengenai umat pilihan (Am Segulah) yang sebelumnya hanya mengerucut kepada orang Israel saja atau pesemakmuran Ibrani (bangsa – bangsa lain yang percaya YHWH ‘perspektif PL’) karena kita tau bahwa Israel dan Samaria tidak memiliki hubungan yang baik secara diplomatis maupun sosial sehingga jelas maksud Tuhan Yesus dalam pertemuan ini untuk menyadarkan umat Israel bahwa keselamatan bukan hanya bagi mereka saja, tetapi bagi dunia. Pertemuan antara Tuhan Yesus dengan perempuan Samaria yang dikenal sebagai Yehoshua Covenant juga merupakan sebuah langkah awal karya keselamatan yang nantinya akan membuat kita diberi identitas sebagai umat pilihan-Nya. Perluasan makna umat pilihan tidak mendegradasi makna aslinya karena Kitab Suci dengan jelas menjelaskan (dalam PB) bahwa umat pilihan mengacu kepada manusia yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat sama seperti prinsip yang terdapat di Perjanjian Lama yaitu mereka yang percaya dan menantikan nubuatan Mesianik serta mengikuti YHWH. Oleh karena itulah maka semua orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat disebut sebagai umat pilihan.
Rasa syukur sangat pantas kita sampaikan kepada Tuhan karena indentitas baru yang telah kita terima. Bahkan sudah sepatutnya seluruh hidup kita berorientasi kepada-Nya dan hanya untuk-Nya sebagai bentuk rasa syukur dan cinta. Rasa syukur patut kita aplikasikan dalam cara hidup yang mempermuliakan nama-Nya (1 Kor.10:31; Kol.3:17; Rm.12:2; 2 Petr.3:18) agar dunia dapat melihat sukacita sorga didalam kita. Karena seharusnya orang percaya dapat bertanggung jawab atas identitas yang diterimanya.
Dibagian awal telah dibahas secara garis besar mengenai identitas umat pilihan, namun akan sangat menarik jika kita membahas latarbelakang pemilihan bangsa Israel sebagai umat pilihan sampai akhirnya maknanya diperluas kepada kita secara mendetail, namun alangkah lebih baik hal tersebut dapat dibahas dalam Pendalaman Alkitab di KPW maupun acara gereja lainnya. Yang jelas pesan Firman Tuhan pada hari ini adalah bahwa sebagai orang percaya yang mendapatkan identitas baru sebagai umat pilihan perlu bertanggung jawab atas identitasnya dengan cara mempraktikkan gaya hidup sorga.
1 Petrus 2:9-10 dibagi menjadi dua bagian dimana bagian pertama penulis menyampaikan bahwa orang percaya memiliki identitas ilahi yaitu bangsa yang terpilih, imamat yang Rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah (Am Segulah – orang percaya) dan dibagian kedua penulis menjelaskan apa saja yang perlu dilakukan sebagai umat pilihan Allah yaitu untuk ‘… memberitakan perbuatan – perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib’. Sehingga jelas bahwa identitas yang dimiliki oleh orang percaya perlu dipertanggung jawabkan dengan cara pemberitaan – pemberitaan tentang Allah yang tentu dapat dilakukan dengan lisan maupun perbuatan.
Oleh sebab itu marilah kita dapat menjadi pribadi – pribadi yang dapat menyampaikan rasa syukur dengan benar sehingga kita didapati Allah sebagai pribadi yang bertanggung jawab atas identitas sorgawi yang kita miliki.
“identitas sebagai umat pilihan merupakan KTP Kerajaan Sorga. Bersyukurlah dan bergembiralah karenanya dengan cara hidup yang mempermuliakan nama-Nya”.
Tuhan Yesus memberkati
YG180825
Pokok doa SRHI GBIK
Senin, 18 Agustus 2025
1. Mengucap syukur atas Ibadah hari Minggu kemarin yang bertepatan dengan HUT RI ke 80 dan HUT GGBI ke 54 beserta acara GBIK Got Talent dan Santapan Nusantara yang berlangsung dengan baik dan meriah.
2. Berdoa untuk acara Hari Ulang Tahun GBIK yang ke 62 supaya Panitia dan Petugas yang akan melayani dapat mempersiapkan diri dengan baik.
3. Berdoa bagi para pengusaha di Indonesia kiranya Tuhan memberkati perusahaan mereka sehingga masyarakat yang bekerja disana tetap memiliki penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Pokok Doa untuk BPW Pengharapan, Birinoa, Halmahera Utara
1. Berdoa untuk setiap pergumulan jemaat, kiranya Tuhan memberikan kesabaran, kekuatan dan jalan keluar dari setiap permasalahan yang dihadapi.
2. Doakan penjangkauan dan penginjilan di BPW Pengharapan, Birinoa, Halmahera Utara.
3. Berdoa untuk Pdm. Defretes Patty supaya diberikan kesehatan dan hikmat Tuhan dalam menggembalakan jemaat serta dicukupkan dalam memenuhi keperluan hidup sehari-hari dan pelayanan.
