“Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku Firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.”
(Yakobus 1:22)
“Apakah kita sudah menghidupi Firman di sepanjang tahun 2024?”; kira-kira itulah pertanyaan penting untuk kita jawab. Mengapa pertanyaan tersebut menjadi sebuah hal penting bagi orang percaya? Apakah ada pengaruhnya bagi kehidupan kita? Pertanyaan tersebut menjadi penting karena kehidupan orang percaya dituntut moralitas di hadapan Allah, dan orang percaya dapat dilihat bermoral kalau ia dapat menghidupi Firman.
Allah ingin mendapati kehidupan orang percaya selaras dengan kehendak-Nya; yaitu kehendak yang telah tertulis di dalam Kitab Suci. Kehendak-kehendak Allah itu seharusnya menjadi kebutuhan pokok kehidupan orang percaya (Mat. 4:4 “hidup bukan dari roti saja, melainkan dari setiap Firman yang keluar dari mulut Allah”) sehingga orang percaya tidak hanya fokus pada urusan perut tetapi juga fokus pada santapan rohani.
Menghidupi Firman merupakan usaha orang percaya menunjukkan rasa cinta. Rasa cinta tersebut perlu diseriusi oleh orang percaya dengan aksi menjalankan perintah Kitab Suci. Hal ini sama dengan seorang pria yang berusaha melakukan aksinya untuk membuktikan rasa cintanya kepada kekasihnya, baik itu datang ke rumahnya, memberi hadiah, maupun rutin berkomunikasi. Hal-hal tersebut dilakukan dengan dasar “karena cinta.” Cinta bukanlah cinta kalau tidak ada aksi nyata (Yak. 2:26 “iman tanpa perbuatan adalah mati”). Kalau kita cinta akan Allah, maka kita harus memberi aksi yang nyata, yaitu perbuatan-perbuatan yang selaras dengan apa yang Ia rindukan.
Kunjungi rumah-Nya dengan rutin tanpa bermalas-malasan dan tanpa banyak alasan; berikan hadiah terbaik kepada-Nya dengan buah dari hasil pertobatan (Mat. 3:8); dan berkomunikasilah secara rutin dalam saat teduh dan doa. Ketiga hal tersebut perlu menjadi perhatian setiap kita agar kita dapat serius melakukannya di sepanjang tahun 2025.
Tuhan Yesus memberkati.
(YG080124)
Pokok Doa GBIK:
- Berdoa bagi Gereja Cabang, Pos PI, TPW, BPW, KPW yang saat ini berada dibawah tanggung jawab GBIK agar dapat menjalankan kegiatan pelayannya dengan baik dan tercukupi segala kebutuhan yang diperlukan.
- Berdoa bagi kerukunan umat beragama di Indonesia, kiranya toleransi tetap dijaga, saling menghormati kebebasan untuk beribadah.
- Berdoa mohon Tuhan Yesus menolong rakyat Indonesia yang saat ini masih hidup dalam kemiskinan dan belum mendapatkan pendidikan yang layak, agar melalui Pemerintah pemerataan pembangunan di segala bidang dapat terlaksana bagi kesejahteraan rakyat.
Pokok Doa TPW GERBANG INDAH, Loleba, Halmahera Utara
- Doakan untuk Pelayanan dan kesehatan Sdr. Kharis dan Jemaat TPW Gerbang Indah, Loleba, Halmahera Utara.
- Doakan kegiatan Geraja jam doa, Kpw dapat berjalan dengan baik dan lancar.
- Doakan kesetiaan jemaat dalam mengikuti Ibadah dan Sekolah Minggu.

Masa gurun pasir sendiri dg Tuhan Pencipta Semesta bak bangun KKR diri sendiri supaya dapat Pengurapan dari Tuhan (contoh : Nabi Elia yg bangun KKR dirinya dapat Urapan Tuhan di masa Kelaparan Bangsa Israel mujizat terjadi di peristiwa Janda Sarfar).
Hanya aku & Tuhan di saat teduhku. Dengan Setia buah RohNya UmatMu terima PerkenananMu Tuhan untuk mengenal mana bagian kami masing masing dalam satu tubuh Kristus. Mampukan kami responi dalam Iman & Kebenaran terlebih tujuanMu finishing well dijalan Iman kami masing masing agar TubuhMu hadirkan KemuliaanMu Ibrani 2:10. AMIN AMIN AMIN