“Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak.”
(Mazmur 37:5)
Kegagalan dapat terjadi karena kurangnya persiapan, minimnya sumber daya, pesimisme, atau karena tidak memiliki semangat daya juang. Kegagalan bisa dialami oleh siapa saja, termasuk orang percaya.
Ada sebuah kisah dalam Bilangan 13:1-33 mengenai 12 pengintai Israel. Pada saat itu, Musa mengutus 12 pengintai yang terdiri dari 12 pemimpin suku Israel untuk mengintai sebuah negeri, dan Yosua serta Kaleb termasuk di dalamnya. Ke-12 pengintai tersebut melakukan pengintaian selama 40 hari, waktu yang cukup untuk memberikan informasi secara maksimal dan menyeluruh. Namun, ternyata 10 dari 12 pengintai memandang negeri itu dengan pandangan negatif, yang membuat mereka pesimis dan tidak memiliki keyakinan teguh bahwa Allah akan menolong.
Hal ini berbanding terbalik dengan cara pandang Yosua dan Kaleb, di mana mereka optimis dapat menduduki negeri itu karena mereka tahu bahwa “Allah yang dahulu telah menolong mereka akan tetap menolong mereka bahkan selamanya akan menolong mereka”. Keyakinan Yosua dan Kaleb ini menjadi dasar yang baik agar Israel tidak mengalami kegagalan.
Namun, Israel malah lebih fokus mendengar kabar buruk dari 10 pengintai yang tidak optimis tersebut, dan akhirnya, Israel beserta 10 pengintai itu dimurkai oleh Allah dan menuai kegagalan.
Kisah ini harus menjadi pembelajaran bagi kita semua bahwa orang percaya perlu memiliki keyakinan teguh akan kuasa pertolongan Allah di semua aspek kehidupan, sehingga orang percaya dapat memilih untuk terus optimis dan bersemangat dalam menjalani hidup berdasarkan keyakinannya kepada Sang Pencipta.
Kegagalan akan kita alami jika kita “kurang yakin” dalam menjalani kehidupan. Sebaliknya, keberhasilan akan kita dapatkan jika kita optimis dan percaya akan kuasa pertolongan Allah yang beserta kita.
Kunci keberhasilan adalah ketika kita dapat optimis dan berserah kepada Allah. Lakukanlah kedua kunci keberhasilan itu dan nikmatilah keberhasilan yang Allah berikan.
Tuhan Yesus memberkati.
(YG211024)
Pokok Doa GBIK:
- Bersyukur untuk Baptisan yang telah berlangsung. Mari berdoa agar jemaat yang baru dibaptis akan menjadi teladan di lingkungan sekitar.
- Doakan untuk kesetiaan jemaat untuk beribadah dan menjadi berkat dimanapun berada.
- Mengucap syukur atas acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden telah berjalan dengan baik dan damai.
Pokok Doa Cabang SEKADAU, Kalimantan Barat
- Doakan Pelayanan dan Kesehatan Pdm. Sebunbia bersama keluarga serta jemaat GBIK Cab. Sekadau.
- Doakan kegiatan Gereja Ibadah Doa, WBI, KPW, KMBI dapat berjalan dengan baik dan banyak jemaat yang hadir.
- Doakan untuk para guru Sekolah Minggu untuk tetap semangat dalam menjangkau anak-anak yang belum hadir di Sekolah Minggu.

Ya Abba Ya Bapa
Puji Tuhan !
Ta ada rancanganMu yang bisa digagalkan !
Israel tetap PILIHANMU !
Kami Umat yang di cangkok dipohon Kehidupan di pohon Oikos pohon Keluarga Allah Bapa segala Terang !
Janji KekalMu bagi Anak anak Abraham yang berhak terima Darah YESUS Darah PerjanjianMu terima HIDUP KEKAL bersamaMu di Sorga. Tanah Perjanjian bagi UmatMu !
Seperti Yosua dan Kaleb teguh pada apa yang Tuhan Pencipta Semesta janjikan Tanah Perjanjian. Saat RAKSASA BESAR BESAR mendahului UmatMu duduki tanah itu. Tanah subur MilikMu Tuhan !
Siapa raksasa raksasa yang mendahului JanjiMu bagi INDONESIA
UMAT PILIHANMU !
Ya Abba Ya Bapa
Ta ada yang bisa gagalkan rancangan rencanaMu Rancangan DAMAI SEJAHTERA
AMIN AMIN AMIN
Mari Jelang waktu dengan Passion of Christ
RALAT :
TERTULIS :
TANAH PINGGIRAN KOTA
SEHARUSNYA TERTULIS
TANAH PERJANJIAN MILIKMU TUHAN
DEMIKIAN TELAH DI ADAKAN RALAT !
Puji Tuhan !
YESUS MEMBERI ROH YANG TEGUH BAGI UMATMU !