“Karena iman, maka Nuh – dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan – dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya; dan karena iman itu ia menghukum dunia, dan ia ditentukan untuk menerima kebenaran, sesuai dengan imannya.”
(Ibrani 11:7)
Pernahkah Anda melihat atau menonton acara Fear Factor? Sebuah acara yang memperlihatkan orang-orang bermain permainan ekstrem yang tidak terpikirkan sebelumnya. Mulai dari tubuh yang dipenuhi lebah hingga permainan yang membahayakan nyawa. Para peserta melakukan ini untuk mendapatkan sejumlah uang sebagai hadiah. Tugas-tugas yang diberikan sangat berat, tetapi mereka berusaha untuk melakukannya. Lantas, bagaimana orang percaya dalam tugas yang diberikan Tuhan?
Nuh memberikan contoh yang baik dalam menjalankan tugas Tuhan dan dia taat melakukannya. Bahkan, hal tersebut dikatakan oleh penulis Ibrani: Karena iman, maka Nuh – dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan – dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya; dan karena iman itu ia menghukum dunia, dan ia ditentukan untuk menerima kebenaran, sesuai dengan imannya. (Ibrani 11:7).
Nuh menunjukkan hidup yang mentaati tugas dari Tuhan dengan baik, ia melakukan perintah Tuhan meskipun terasa tidak masuk akal, seperti membuat bahtera di tengah keadaan di mana tidak ada banjir besar. Ia juga menyiapkan semua hewan di bahtera. Mendengar perintah Tuhan tersebut terasa aneh dan belum tentu orang lain akan melakukannya. Namun, Nuh berbeda; ia menunjukkan ketaatan yang luar biasa, bahkan disebutkan oleh penulis Ibrani untuk sesuatu yang belum kelihatan.
Orang percaya seharusnya memiliki ketaatan seperti Nuh, mempercayai tugas dari Tuhan yang kadang dianggap aneh oleh dunia. Contoh menjaga hidup berkenan kepada Tuhan sering dianggap aneh karena dianggap seperti orang munafik. Selain itu, menjalani hidup penuh kasih dianggap mempunyai maksud tersembunyi. Namun, maksud dari semua ini adalah untuk tetap hidup menjalani tugas Tuhan, meskipun akan selalu ada orang yang melihat sisi negatifnya. Lakukanlah bagianmu dengan fokus pada sisi positifnya.
Pembaca SRHI, bagaimana dengan hidup Anda? Apakah Anda masih merasa malu untuk menjalani tugas pelayanan dari Tuhan? Apakah Anda takut dianggap aneh ketika melaksanakan tugas pelayanan tersebut? Janganlah ragu untuk taat melaksanakan tugas pelayanan dari Tuhan. Tuhan akan menuntun dan menunjukkan kehidupan Anda yang benar di hadapan orang lain. Semua orang akan melihat bagaimana tugas pelayanan yang Tuhan percayakan dalam hidup Anda menjadikan Anda orang yang luar biasa. Tuhan ingin Anda menjadi Nuh-Nuh yang lain dan mempercayai tugas-Nya sepenuhnya. Tugas pelayanan dari Tuhan tidak salah; yang salah adalah ketika kita tidak melakukannya. God bless.
(FRD151024)
Pokok Doa GBIK:
- Doakan para Misionaris dan hamba-hamba Tuhan yang digaris depan dalam Pekabaran Injil.
- Doakan Gereja-gereja yang mengalami kesulitan dan penutupan agar Pemerintah yang berkaitan dalam perijinan dapat membantu.
- Berdoa untuk media social yang digunakan oleh Pekabaran Injil agar dapat diakses diseluruh dunia dengan cepat.
Pokok Doa Cabang IMANUEL, Rantau Prapat, Sumatera Utara
- Doakan kiranya kehadiran Sekolah Minggu dapat bertambah jumlahnya.
- Doakan Penjangkauan dan Penginjilan gereja kiranya jemaat dapat memberanikan diri dalam menjangkau.
- Doakan Jemaat yang sedang merantau baik yang kuliah dan bekerja di luar kota: Siska, fitri, dinda, maria, ester.

Ya Abba Ya Bapa
Terima Kasih bagi FirmanMu yang hidup. UmatMu mampu jalani tugas sesuai Pesan Injil yang tertulis. UmatMu mampu serahkan diri kepada Allah menjadi senjata Kebenaran (Roma 6:13B) UmatMu mampu serahkan diri kepada Tuhan Yesus Kristus menjadi senjata Terang (Roma 13:14) UmatMu mampu serahkan Roh yang Kekal (dalam diri) serahkan keberadaan diriNya sendiri kepada Allah sebagai …….
………. supaya kita dapat …..
kepada Allah yang Hidup. AMIN