“Sadarlah dan berjaga – jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum – aum dan mencari orang yang dapat ditelannya’.”
(1 Petr.5:8)
Seorang ibu menyuruh anaknya untuk membeli telur 1 kg disebuah toko, ia memberikan uang yang pas seharga telur yang akan dibeli. Ketika sampai di toko, anak tersebut melihat – lihat kekanan dan kekiri ada begitu banyak jajanan yang menggairahkan hati. Tentu saja anak tersebut menginginkan jajanan itu dan mungkin dalam hatinya berkata “Bagaimana ya cara agar tetap bisa beli telur 1 kg tetapi aku bisa juga membeli jajanan itu”. Hasrat ingin membeli jajanan sangat besar hingga akhirnya anak tersebut hanya membeli telur ½ kg dan uang sisanya ia pakai untuk membeli jajanan. Ibunya sontak kaget dan marah ketika ia menerima telur yang tidak sesuai permintaannya karena anak tersebut tidak menyelesaikan tugas dengan baik.
Hal yang sama juga ternyata sering dialami oleh orang percaya dimana orang percaya terkadang tergiur oleh rintangan – rintangan enak saat orang percaya sedang menjalankan tugas tanggung jawabnya. Bahkan dalam banyak kasus orang percaya cenderung mudah jatuh ketika diperhadapkan dengan rintangan – rintangan enak yang terjadi dalam proses tugas tanggung jawabnya.
Rintangan – rintangan enak tersebut adalah bentuk manipulasi Iblis yang berusaha membawa orang percaya merasa nyaman didalamnya sampai lupa bahwa itu adalah dosa. Apa saja rintangan enak itu? Rintangan enak dapat kita jumpai dalam kehidupan ini seperti contohnya sudah merasa nyaman dengan HP sehingga kita merasa tidak perlu mengunjungi orang lain dan hanya perlu sekadar bersua melalui udara. Padahal mengunjungi saudara apalagi teman seiman adalah bentuk dari tugas tanggung jawab pelayanan orang percaya. Contoh diatas sudah dapat menjadi gambaran bahwa terkadang rintangan enak membuat kita jatuh dan membuat kita tidak merasa bahwa ternyata hal tersebut adalah salah.
Ingatlah baik – baik bahwa rintangan sulit akan memberi rasa sakit yang malah membuat kita sadar dan mawas diri. Tetapi sebaliknya, rintangan enak akan membuat kita nyaman padahal faktanya kita sudah terkoneksi dengan dosa dan nyaman dengannya (Ditelan Iblis “Singa” 1 Petr.5:8. Ditelan tidak memberi rasa sakit karena tanpa melalui proses digigi/t).
Oleh karena itu, marilah kita waspada dan berjaga – jaga agar kita tidak terbuai oleh rintangan enak yang dapat membuat kita nyaman didalamnya sampai tidak sadar bahwa itu adalah dosa. Berjaga – jagalah dan andalkan Allah selalu agar kita diberi hikmat untuk dapat mengatasi rintangan enak tersebut dan biarlah kita semua dapat menyelesaikan tugas tanggung jawab kita sebagai orang percaya.
Tuhan Yesus memberkati
(YG141024)
Pokok Doa GBIK:
- Mengucap syukur atas pelayanan dan semua acara gereja mulai dari Sabtu dan Minggu juga Sekolah Minggu berjalan dengan lancar.
- Mengucap syukur atas pimpinan Tuhan Jemaat yang memerlukan perhatian dan pelayanan dapat dilayani.
- Mengucap syukur atas Pemerintah akan perekonomian dan keamanan Negara.
Pokok Doa Pokok Doa BPW Pemuridan Sidikalang, Sumatera Utara

- Mengucap syukur Kehadiran rata-rata ibadah di bulan September : 27.
- Mengucap syukur sudah berlangsung di bulan September tukar mimbar Program BPD.
- Ucapan syukur untuk pemeliharaan Tuhan di kehidupan setiap jemaat BPW Pemuridan Sidikalang.
