“Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke mana pun engkau pergi.”
(Yosua 1:7)
Dua orang petani sedang menantikan turunnya hujan bersama-sama, akan tetapi hanya satu petani yang terus tekun menggarap lahannya. Ia membersihkan dan menggemburkan tanahnya, sedangkan petani yang lainnya tidak melakukan apa-apa, hanya duduk dan menanti di rumahnya hingga hujan datang. Apabila hujan turun, petani manakah yang siap untuk menanam?
Allah menunjuk Yosua untuk memimpin orang Israel memasuki tanah Kanaan. Allah berjanji akan memberikan tanah itu sebagai milik pusaka mereka. Allah juga berjanji akan senantiasa menyertai Yosua dalam perjalanannya, sama seperti Allah menyertai Musa. Janji itu bukan berarti Yosua dan Bangsa Israel hanya berpangku tangan. Allah menuntut respon mereka dalam tindakan nyata. Yosua dituntut harus benar-benar menyakini penyertaan Allah dalam kepemimpinannya. Bahkan Allah berkali-kali mengatakan, “Kuatkan dan teguhkanlah hatimu,” agar Yosua berani, tidak berbelok kanan atau kiri hingga ia bisa memimpin bangsa Israel dengan baik sesuai dengan perintah Tuhan. Tidak hanya memimpin, tetapi juga menjaga dan menggerakkan bangsa Israel untuk terus memelihara hukum Taurat.
Sering kali kita berhenti pada janji Allah dan mengklaim secara sepihak untuk diri kita. Kita sering lupa bahwa di dalam janji itu ada kehendak Allah yang harus dilaksanakan. Ketika Allah berjanji, Ia mau agar kita bekerja; ada yang harus kita lakukan. Ia mau kita meneladani-Nya dan melakukan firman-Nya. Dan ketika kita bekerja, Ia akan senantiasa menyertai. Satu hal yang pasti, ketika Allah berjanji, pasti Ia akan menepati janji-Nya. Oleh karena itu, marilah kita seperti petani yang terus mengolah lahannya sambil menanti turunnya hujan. Kita sudah menerima janji Allah, mari kita kerjakan tugas dan tanggung jawab kita, yaitu melakukan firman Tuhan dan mengabarkan Injil kepada semua orang.
(KS10102024)
Pokok Doa GBIK:
- Mendoakan jemaat yang sedang studi dan mencari pekerjaan agar mereka diberkati dengan kelancaran.
- Berdoa bagi jemaat yang sedang mencari pasangan hidup yang sesuai dan sepadan menurut Kristus.
- Berdoa agar kinerja Kepolisian Republik Indonesia dalam memelihara keamanan dalam pelaksanaan Pilkada serentak di Indonesia.
Pokok Doa Cabang ALFA OMEGA, Gamhoku, Halmahera

- Mengucap syukur bahwa kegiatan di bulan September berjalan dengan baik, dengan kehadiran rata-rata ibadah: 35 orang.
- Bersyukur untuk jemaat-jemaat yang sakit dan dirawat yang sudah boleh kembali pulang dan bersekutu kembali: Ibu Milka Salaunaung (hipertensi), Sdri. Yolanda Maramis (asam lambung), Kenzo (ada cairan di paru-paru).
- Bersyukur sudah kembali diadakan pertemuan GS-GS (cabang dan TPW). Semoga pelayanan di Halmahera semakin bertumbuh dan menjadi berkat.
