p – tiap orang kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.”
(2 Timotius 3:17)
Tanpa kita sadari, sekarang sosial media telah menjadi bagian hidup manusia. Bahkan bisa dikatakan sosial media memiliki peranan dominan dan vital bagi kehidupan manusia. Sosial media dapat menjadi alat kita untuk menjalin relasi dengan orang lain seperti keluarga, teman, pasangan dan kenalan. Bahkan ada juga yang menggunakan sosial media untuk menjalin relasi dengan orang asing yang tidak pernah bersua secara tatap muka. Sosial media juga dapat menjadi jalan bagi kita untuk mencari pekerjaan hingga dapat juga menjadi wadah bagi kita untuk bekerja. Namun kita perlu sadar bahwa sifat sosial media adalah terbuka dan umum bagi siapapun. Siapapun dapat melihat apa yang kita unggah maupun sesuatu yang kita tulis. Oleh karena itu kita perlu berhikmat dalam menggunakan sosial media.
2 Timotius 3:17 “Dengan demikian tiap–tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik”. Jelas dikatakan bahwa Allah memperlengkapi orang percaya untuk dapat menjadi pribadi yang berguna bagi orang lain dengan berbuat baik. Orang percaya diperuntukkan Allah untuk menjadi pribadi yang berkenan dihadapan-Nya dengan cara melakukan segala sesuatu yang menjadi perkenanan-Nya, termasuk melalui sosial media.
Orang percaya perlu menjadi berkat melalui sosial media dengan tulisan–tulisan yang memberkati orang lain. Entah itu dengan membagikan ayat Alkitab, membagikan quotes semangat motivasi maupun membagikan penafsiran ayat Alkitab.
Memang masalah utamanya adalah terkadang orang percaya takut dibilang ‘sok rohani’ atau ‘malu’ untuk membagikan sesuatu yang rohani. Namun saat ini kita perlu sadar bahwa hidup hanya sementara dan hidup yang sementara ini perlu digunakan semaksimal mungkin untuk kemuliaan nama-Nya. Kita perlu memiliki prinsip bahwa ‘kebaikan yang kita lakukan tidak memerlukan pendapat manusia’ sehingga kita dapat melakukan kebaikan dengan lebih bebas tanpa memikirkan prasangka buruk orang lain. Selain hal tersebut, kita juga perlu mengerti prinsip hidup orang percaya yang terdapat dalam Galatia 1:10 ‘Atau adakah aku berusaha mencari kesenangan manusia? Jika aku masih mencari kesenangan manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus.’ Bahwa orang percaya perlu mendahulukan kesenangan Allah daripada dunia.
Oleh karena itu, marilah kita dapat menjadi berkat bagi orang lain melalui tulisan–tulisan yang kita unggah di sosial media kita agar orang yang membacanya mendapat berkat dan dapat mengenal Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Satu pertanyaan untuk kita renungkan bersama ‘kapan terakhir kali sosial media kita menjadi berkat bagi orang lain?’.
Tuhan Yesus memberkati
(YG160924)
Pokok Doa GBIK:
- Mengucap syukur atas ibadah hari Minggu dan Sekolah Minggu sudah berjalan dengan baik, kiranya jemaat dikuatkan dan dimampukan untuk bersaksi dan berkarya dalam memuliakan nama Tuhan.
- Berdoa untuk jemaat yang mengalami kesulitan keuangan supaya Tuhan memberkati dengan sumber-sumber mata pencaharian yang baik sehingga dapat mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.
- Berdoa untuk pimpinan dan anggota DPR / DPRD di seluruh Indonesia supaya mereka menjalankan tugasnya hanya untuk memperjuangkan suara rakyat dan untuk kepentingan rakyat banyak, bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan.
Pokok Doa Cabang GERBANG MUTIARA, Landak, Kalimantan Barat

- Doakan Pelayanan dan Kesehatan Pdt. Timbul Purwo beserta keluarga.
- Doakan kegiatan gereja pelatihan MC dan kegiatan kerja bakti membersihkan gereja.
- Doakan bimbingan belajar untuk anak Sekolah Minggu (khususnya calistung – baca tulis hitung).

TERBIT FAJAR
Yesus!
Sungguh alangkah baiknya hari ini
Kami jadi Pemerhati
FirmanMu pelita bagi kaki kami
Terbit dihati kami
Bersinar terangi BaitMu ini
Bersinar bagi sesama disini
Di lingkungan sekitar kami
Hingga rembang tengah hari
BagiMu Yesus kami mau jadi Saksi
Sampai Maranatha Kau datang lagi
AMIN
2 PETRUS 1:19
RALAT:
Di lingkungan sekitar KAMI