“Mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu.”(Yesaya 40:31)
Bila kita mendengar cerita burung rajawali, bisa membuat sarang yang besar pada sebatang pohon yang tinggi. Burung-burung raksasa itu punya anak yang mereka rawat bersama-sama. Suatu hari, salah satu rajawali dewasa itu tewas, pasangannya yang masih hidup beberapa hari, terbang menyusuri wilayah di dekat tempat mereka, selayaknya mencari pasangannya yang hilang. Akhirnya, rajawali itu pun kembali ke sarangnya dan mengambil tanggung jawab penuh untuk membesarkan anak anaknya.
Demikian kita sebagai orangtua layaknya akan merawat anak anaknya. Dengan berbagai keadaan, menjadi orangtua tunggal menghadirkan tantangan tersendiri. Sukacita dari kehadiran seorang anak, ditambah dengan tekanan finansial dan emosional serta masalah yang mungkin dirasakan, dapat menciptakan berbagai pengalaman suka maupun duka. Akan tetapi, masih ada pengharapan bagi mereka yang mengemban peran penting tersebut, dan bagi siapa pun yang berjuang mengelola situasi yang terasa menyulitkan. Kita percaya Allah menyertai kita di saat kita merasa lelah dan putus asa. Karena Dia Mahakuasa dan tidak berubah, kekuatan-Nya tidak akan pernah berkurang. Kita dapat mempercayai apa yang dikatakan Alkitab: “Orang orang yang menanti nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru” (Yes. 40:31). Kita dapat mengandalkan Allah untuk menguatkan dengan cara Nya yang ajaib maka keterbatasan kita tidak menentukan apa yang terjadi pada diri kita. Kita berharap kepada-Nya, kita dapat terus melangkah dan tidak menjadi lelah, “seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya” (ay. 31). Hal apa pada saat ini yang membuat beban dalam hidup anda? Hidup kita dalam kesendirian atau kehendak kita yang tidak tercapai, apakah kita berpikir, itu kehendak Tuhan dan memohon agar Kekuatan Allah yang mendorong kekuatan kita untuk menghadapi situasi yang ada. Kita tak sanggup mengelola hidup ini seorang diri, kita butuh Allah memberi kekuatan yang ajaib. Mintalah Tuhan untuk membantu kita mendengarkan Dia dan memahami kehendak-Nya dalam setiap keadaan. Pikirkanlah saat ketika perhatian kita sangat teralihkan sepertinya kita tidak dapat melewati masalah, kecewa, dan sombong. Tapi Tuhan punya rencana besar untuk kita seperti Musa menghadapi tantangan besar bangsa Mesir yang kuat. Jadi Dia mengatur sesuatu yang tidak bisa diabaikan oleh umat Nya, karena Tuhan yang menolong umat Nya, melawan kekerasan hati Firaun. Mengenali Tuhan dalam setiap keadaan sangat membantu, mulai dari keadaan yang liar dan tidak terduga hingga keadaan yang sederhana dan biasa. Percayalah Tuhan yang memberi kekuatan baru.
Tuhan Yesus memberkati. Amin
(MS17082024)
Pokok Doa GBIK:
- Mengucap syukur Bangsa Indonesia bisa merayakan HUT ke 79.
- Berdoa untuk Negara Republik Indonesia di usianya yang ke 79 perekonomian terus bertumbuh masyarakat hidup aman, damai dan sejahtera.
- Berdoa untuk kegiatan Sekolah Minggu dan mendoakan pelayan Tuhan yang akan melayani di Ibadah Pagi 1, 2 dan Ibadah sore.
Pokok Doa Cabang SINDU, Bengkayang, Kalimantan Barat
- Berdoa untuk pelayanan dan kesehatan Pdm. Bimo Iryanto beserta keluarga dan jemaat GBIK Cab Sindu, Bengkayang, Kalimantan Barat.
- Berdoa guru Sekolah Minggu dalam mempersiapkan materi dan bahan ajar.
- Doakan untuk kegiatan-kegiatan yang ada di Cabang Sindu.

Ya Abba Ya Baps
Kiranya Engkau memberkati Bangsaku berlimpah limpah dan memperluas daerahnya Kiranya TangangMu menyertainya dan melindunginya daripada malapetaka sehingga Kesakitan tidak menimpa Bangsaku Indonesia.AMIN
*memberikan*
SEHARUSNYA TERTULIS “MEMBERKATI”
Ya Abba Ya Bapa
Kiranya Engkau memberkati Bangsaku berlimpah limpah dan memperluas daerahnya. Kiranya tanganMu menyertainya dan melindunginya daripada malapetaka sehingga Kesakitan tidak menimpa Bangsaku Indonesia. AMIN