“Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau, Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa.” (Yeremia 1:5)
Jika diberikan pilihan antara supir dan pembuat, siapakah yang lebih mengenal dengan baik sebuah mobil? Pasti akan ada perbedaan pendapat mengenai hal ini, tapi yang benar adalah pembuat atau penciptanya. Dia mengetahui tidak hanya cara bawa dan pandai menggunakan fiturnya saja, tetapi mengetahui sampai ke keseluruhan isi mobil tersebut. Pembuat atau penciptanya pasti tahu dengan baik setiap kendaraan yang telah diciptakan. Demikian juga dengan manusia yang penciptanya adalah Tuhan. Lantas untuk apakah saudara diciptakan?
Yeremia mengalami panggilan Tuhan untuk menjadi nabi bangsa-bangsa hal ini tertuang dalam pembacaan hari ini: ”Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau, Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa.” (Yeremia 1:5). Tuhan tahu sekali akan kehidupan apa yang dijalani Yeremia yang telah dirancangkan jauh sebelum dia lahir.
Yeremia telah dirancangkan untuk menjadi nabi bangsa-bangsa sebelum dia keluar dari kandungan. Tidak hanya sampai di situ dia juga dikatakan dikuduskan dan ditetapkan oleh Tuhan sendiri menjadi bangsa-bangsa. Tuhan tahu akan hidup seperti apa yang telah Dia rancangkan bagi Yeremia. Yeremia yang mendengar hal itu akhirnya menurut dan mengikuti jalan Tuhan setelah dijamah mulutnya (Yeremia 1:9-10).
Orang percaya harus sadar bahwa Tuhan mempunyai rancangan dalam hidupnya. Tugas orang percaya untuk mengetahui tentang hal ini, tetapi tidak semua orang percaya bisa diberitahukan seperti Yeremia. Mintalah pimpinan Tuhan melalui Roh Kudus untuk mengetahui hal tersebut. Bukan berarti saudara harus menjadi nabi atau hamba Tuhan sepenuh waktu, ada panggilan tersendiri bagi setiap orang percaya. Bisa panggilannya untuk bekerja sekuler dan menjadi berkat di sana atau apapun itu. Tetapi Tuhan yang tahu hal tersebut tanyalah kepada-Nya.
Pembaca SRHI, apakah saudara sudah menemukan rancangan Tuhan dalam hidupmu? Jika sudah jalankan hal tersebut, namun jika belum mintalah kepada-Nya untuk menunjukkan kepada saudara. Mintalah pimpinan Tuhan dan doakan dengan sungguh, tetapi ketika sudah ditunjukkan janganlah menolak. Jalani panggilan Tuhan dalam hidupmu, tidak akan selalu mudah, tetapi pasti akan selalu ada pertolongan Tuhan. Mintalah hikmat dari Tuhan untuk menjalani ketika sudah mengetahuinya. Ketika itu memang jalan dari Tuhan maka akan ada pertolongan-Nya untuk melakukannya. Seperti halnya Yeremia yang bisa menjalani panggilannya sebagai nabi Tuhan di tengah bangsa Israel yang tegar tengkuk. God bless.
(FR060824)
Pokok Doa GBIK:
- Berdoa untuk kesetiaan janji iman dalam penyediaan led projector agar terpenuhi dan dapat menunjang jemaat dalam beribadah.
- Mendoakan jemaat untuk kerinduan memiliki momongan agar diberkati Tuhan.
- Mendoakan Pan. PI dan Pdt. Agus Panrimo yang berkunjung ke Palembang untuk acara wawancara bersama Dewan Penahbis BPD Sumbagsel untuk persiapan penahbisan Pdm. Fredy Sipayung, dapat berjalan dengan baik.
Pokok Doa Cabang SEKADAU, Kalimantan Barat
- Mengucap syukur kegiatan gereja di GBIK Cab. Sekadau, Kalimantan Barat di bulan Juli berjalan dengan baik.
- Doakan kegiatan Ibadah Doa, KPW, WBI, KMBI.
- Doakan jemaat yang sedang merantau, kuliah, belajar atau bekerja di luar kota.
