“Oleh Dialah kamu percaya kepada Allah, yang telah membangkitkan Dia dari antara orang mati dan yang telah memuliakan-Nya, sehingga imanmu dan pengharapanmu tertuju kepada Allah.”(1 Petrus 1:21)
Manusia berdosa tidak sanggup mengenal Allah, bahkan tidak bisa hidup bersama dan berbuat yang berkenan kepada Allah. Manusia hidup dalam kegelapan, mengikuti ajaran nenek moyang dan percaya kepada allah-allah lain. Kita yang dikatakan sudah mengenal Allah juga tidak terlepas dari masalah atau kesulitan dalam kehidupan. Dalam perbuatan kita juga tidak bisa berkenan kepada Allah karena kita khawatir bahkan takut tidak sanggup melawan kehidupan. Allah menciptakan Adam ada di dunia dengan maksud agar memelihara dunia, akhirnya jatuh ke dalam dosa. Adam dalam kehidupan yang nyaman masih tergoda oleh kata-kata Iblis yang menjatuhkannya. Demikian bangsa Israel yang dipilih Allah, Allah akan menyertai dan melindungi umat-Nya, di bawah pimpinan Musa dan Harun. Mereka tidak bisa memakai kekuatan sendiri atau menyembah allah lain untuk masalah yang mereka hadapi. Mereka wajib memohon dan minta pertolongan Tuhan. Jadi mereka harus ada ketetapan hati untuk memilih, percaya dan takut akan Tuhan. Seterusnya serahkan semua masalah kepada Allah dan mereka beribadah kepada Tuhan dengan ketaatan dan kesetiaan. Yosua mengenal Allah, yang telah memilih Abraham untuk ikut kepada-Nya. Iman Abraham yang mengikuti Allah meninggalkan orangtua dan negeri ke negeri yang dijanjikan Allah dan menuju tanah Kanaan yang dijanjikan Allah. Penggenapan janji Allah kepada Abraham sudah dinyatakan dengan bangsa Israel masuk ke tanah Perjanjian. Tetapi akhirnya mereka jatuh lagi dalam dosa. Bangsa Israel tidak bisa bangkit dari keterpurukan karena dosa. Mereka butuh pemimpin, butuh seorang Raja yang memimpin. Karena belas kasihan Allah dan bangsa itu berteriak mohon pertolongan Allah, maka Allah memberikan hakim-hakim, Imam sebagai pemimpin yang membebaskan mereka dari musuh. Demikian kita bersyukur hidup dalam kasih anugerah Allah yang telah memberikan anak-Nya yang tunggal untuk mati di kayu salib menghapus dosa kita. Kita percaya Bapa di sorga adalah Allah dalam Roh menjadi manusia sebagai Anak yang menghapus dosa dunia, mati di kayu Salib dan bangkit lalu naik ke sorga. Dia tidak meninggalkan kehidupan orang percaya sendiri tetapi ada Roh Kudus yang memimpin. Penderitaan Kristus, rencana Allah yang terbaik mengingat dosa manusia. Kenyataan orang-orang kudus yang mengalami penderitaan benar-benar bisa dilalui, saat mereka mengandalkan dan berharap kepada Allah yang sama dan telah membangkitkan Dia dari antara orang mati. Kita sudah dibaptis oleh Yesus dengan Roh Kudus, dalam ketaatan dan kesetiaan, mari kita datang dan beribadah kepada-Nya. Kita tidak perlu khawatir atau pun takut. Karena kita oleh-Nya menjadi percaya, akan dijaga-Nya.
Tuhan Yesus Memberkati.
(MS15062024)
Pokok Doa GBIK:
- Berdoa untuk acara pengorganisasian Gereja Baptis Cabang Kisaran, Sumatra, pada hari Minggu, 16 Juni 2024.
- Berdoa bagi Panitia Pekabaran Injil (PI) dan Pendeta yang akan melayani.
- Berdoa bagi setiap kita agar tetap waspada dan berhati-hati dalam beraktifitas sehari-hari dalam menghadapi cuaca yang tidak menentu.
Pokok Doa TPW GERBANG INDAH, Loleba, Halmahera Utara
- Doakan rencana kegiatan SIL yang akan di adakan di Loleba.
- Doakan kegiatan pelayanan yang diadakan 1 bulan sekali di Gorua, kiranya dapat menjangkau jiwa-jiwa baru melalui pelayanan yang di mulai di sana.
- Doakan kesehatan jemaat: Ibu Arneta yang sedang sakit serta kesehatan Abah Weli.
