“Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.”(Galatia 6:2)
Tidak ada satupun manusia yang tidak punya masalah, apakah saudara pembaca SRHI ada yang tidak mempunyai masalah? Saya yakin dan percaya masalah dalam kehidupan manusia berbeda-beda satu sama lain. Terkadang masalah dalam kehidupan manusia membuat iman percaya kepada Tuhan menjadi lemah. Sering sekali terjadi ketika datang suatu pencobaan kita bukan meminta pertolongan dari Tuhan, melainkan menyalahkan Tuhan. Pernahkah saudara mengajukan pertanyaan, mengapa saya? Mengapa harus saya? Bertanya mengapa pencobaan itu datang pada saya?
Terkadang masalah yang kita terima bukan karena orang lain atau pun sebab dari luar. Melainkan dari diri kita sendiri. Dan bukannya mengintrospeksi diri akan kesalahan kita dan meminta pertolongan Tuhan, kita malah menjauh dan menyalahkan Tuhan. Ayub mengalami pencobaan, diizinkan oleh Tuhan terjadi atas hidupnya. Ia tidak menyalahkan Tuhan dan tetap setia dan mengandalkan Tuhan. Yusuf mengalami pencobaan oleh karena kakak-kakaknya yang jahat. Dijual sebagai budak, dituduh merayu istri tuannya, dan menjadi tahanan. Mungkin saat ini saudara sedang menghadapi suatu pencobaan yang berat. Baik dari luar, baik oleh karena tindakan diri kita sendiri. Yakinlah Tuhan memperhatikan setiap anak-anak-Nya. Mazmur 124:8: “Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.” Marilah kita juga memenuhi hukum Kristus untuk saling mengasihi satu sama lain. Ketika saudara kita sedang lemah iman oleh karena tantangan hidup, pencobaan dan masalah yang sedang dihadapi, ingatkan bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan anak-anak-Nya yang setia kepada-Nya.
Seperti sebuah lagu “Tuhan Selalu Menolongku” yang dinyanyikan oleh Clarisa Dewi. Tugas kita sebagai anak-anak Allah ialah saling menguatkan satu sama lain, bukan malah menjatuhkan dan tidak peduli kepada saudara-saudara kita. Mari saat ini kita menjadi orang percaya yang memiliki kepedulian terhadap satu sama lain. Memenuhi hukum Kristus untuk menguatkan mereka yang menjadi lemah oleh karena tantangan hidup di dunia.
(KS13062024)
Pokok Doa GBIK:
- Berdoa bagi jemaat yang merindukan keturunan kiranya Tuhan memberkati mereka agar dikaruniai anak sesuai dengan waktu dan rencana Tuhan.
- Berdoa untuk ketua dan anggota Panitia Bangunan agar diberikan hikmat dalam bekerja sama dengan Panitia serta Organisasi lain untuk kemuliaan Tuhan.
- Berdoa untuk kerukunan umat beragama di Indonesia agar tidak mudah tersulut emosi yang dapat mengakibatkan perpecahan bangsa.
Pokok Doa Cabang SEKADAU, Kalimantan Barat
- Berdoa untuk pelayanan dan kesehatan Pdt. Sebunbia bersama Keluarga.
- Berdoa agar jemaat mendukung anak-anaknya hadir belajar di Sekolah Minggu.
- Berdoa untuk para guru Sekolah Minggu, bersama dengan GS, tetap semangat dalam menjangkau anak-anak lainnya.
