“sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.”(Yak. 1:3)
Salah satu perusahaan terkemuka yaitu Google sudah pasti memiliki sistem keamanan yang begitu kuat untuk melindungi database mereka agar tidak dicuri dan disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Namun tahukah kita bahwa untuk membuat sistem keamanan Google semakin kuat dan ketat, mereka perlu mempekerjakan orang untuk dengan sengaja mengutak-atik sistem mereka dan mencari celah untuk membobol sistem tersebut. Bahkan Google akan memberi reward kepada semua orang yang ada di dunia jika orang tersebut mampu membobol sistem perusahaan Google. Tentu saja apa yang dilakukan oleh Google ini akan melukai sistem yang sudah ada yang mereka miliki. Namun apa yang dilakukan dan terjadi di dalam sistem perusahaan Google tidak selalu berdampak negatif, bahkan cenderung positif, karena apa yang terjadi justru menyempurnakan sistem perusahaan agar semakin kuat dan ketat.
Hal yang sama juga terjadi di dalam kehidupan orang percaya. Kita sebagai orang percaya sudah memiliki dasar iman yang benar, namun iman tersebut perlu mendapat asahan agar semakin kuat dan berkualitas. Asahan terhadap iman kita biasa kita sebut sebagai ‘masalah’ atau ‘pencobaan’ atau ‘ujian’ yang terjadi dalam kehidupan ini. Tentu saja hal tersebut tidak mengenakkan karena terkadang mengandung kesedihan yang menggores hati hingga menyebabkan tangisan yang mendalam. Namun orang percaya perlu kembali menata hati dan pikirannya agar tidak terlalu fokus pada masalah sehingga dapat bersyukur terhadap segala sesuatu yang terjadi dan dapat mengandalkan Allah dalam kita menghadapi masalah.
Yakobus dengan terang – terangan memberikan sebuah wejangan baik tentang makna masalah dalam kehidupan. Ia memaknai sebuah masalah sebagai sebuah proses permurnian iman yang perlu dijalani oleh setiap orang percaya. Yakobus juga mengatakan bahwa orang percaya perlu bersyukur kalau – kalau masalah terjadi atas kehidupannya. Mengapa demikian? Karena Allah hanya mengizinkan ujian terjadi kepada mereka yang siap untuk naik kelas. Jika kita mengalami ujian itu, maka tandanya kita sudah dinilai Allah siap untuk naik kelas.
Seperti perusahaan Google yang berusaha memperkuat sistemnya dengan pencobaan – pencobaan yang ada, maka kita pun sama. Kita juga perlu berusaha untuk memperkuat iman dan membuat iman yang kita miliki berkualitas.
Semakin dewasa orang percaya semakin ia menikmati hidup, walaupun banyak masalah yang terjadi, karena ia mengerti bahwa semua yang terjadi adalah proses dari Allah guna kemurnian kualitas iman orang percaya.
Tuhan Yesus memberkati
(YG120624)
Pokok Doa GBIK:
- Berdoa bagi program-program gereja agar berjalan dengan baik dan tetap diberkati Tuhan.
- Berdoa bagi Panitia PI yang akan melakukan pelayanan dalam rangka pengorganisasian Cabang GBIK di Kisaran, Sumatra.
- Berdoa bagi Kementerian Ketenagakerjaan RI, agar dapat membuka lapangan kerja bagi lulusan Perguruan Tinggi negeri maupun swasta yang belum memperoleh pekerjaan.
Pokok Doa Cabang MARGA MULYA, Monterado, Kalimantan Barat

- Berdoa untuk anak-anak yang sudah lama tidak hadir Sekolah Minggu, boleh hadir kembali. Berdoa juga untuk penambahan Guru SM, bahan ajar dan alat peraga SM.
- Doakan kegiatan gereja melakukan puasa tiap akhir bulan dan mengunjungi beberapa simpatisan gereja.
- Doakan proses pembersihan lahan gereja untuk ditanami Alpukat.
