“Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.”(Yakobus 1:12)
Perubahan adalah suatu kondisi kehidupan di dunia yang turun temurun berlangsung dengan kemajuan zaman dan teknologi yang semakin maju. Perubahan ini dirasakan oleh setiap orang. Tidak ada di dunia ini yang abadi, setiap bentuk atau fisik akan berubah. Jadi di permukaan bumi tidak ada satu benda atau makhluk pun yang tidak berubah. Demikian dalam kehidupan kita, ada kalanya kita senang, susah, gembira, menangis dan kondisi kita sakit, sehat. Orang percaya menerima pemberian Allah yang berharga karena kebaikan-Nya, bukan kebaikan dari diri sendiri. Melalui kasih karunia Allah, kita telah menerima semua yang kita butuhkan untuk hidup benar: pengampunan dosa kita, damai sejahtera dengan Pencipta kita, Roh Kudus di dalam diri kita, dan akses kepada Bapa kita melalui doa (Ibrani 4:16). Allah berjanji untuk bertindak atas nama kita dan memenuhi kebutuhan kita. Bahkan teguran-Nya merupakan ungkapan kasih: “Ia menghajar kita untuk kebaikan kita, supaya kita mendapat bagian dalam kekudusan-Nya” (Ibrani 12:10).
Mengetahui bahwa rahmat Ilahi datang dengan semua manfaat itu, kita dapat hidup dengan:
- Hubungan kita dengan Tuhan aman, dan status itu tidak akan pernah berubah. Tidak ada yang dikatakan atau dilakukan manusia yang dapat mempengaruhi hubungan kita dengan Tuhan (Yohanes 10:28). Itu jaminan dari Tuhan kita.
- Kepercayaan kepada Tuhan yang selalu bekerja untuk melakukan kehendak-Nya yang baik, menyenangkan, sempurna dan rencana-Nya tidak dapat digagalkan.
- Kita dapat pengharapan. Suatu hari nanti kita akan menerima tubuh yang telah dibangkitkan, sebagai ahli waris bersama Yesus, dan tinggal bersama Dia selamanya.
Sebagai pengikut Yesus, kita tetap berada dalam kasih karunia Allah tidak peduli berapa banyak kesalahan yang telah kita buat. Di saat-saat sulit, kita perlu mengingat pemeliharaan Allah yang tidak pernah berubah. Bahkan ketika kita merasa kecil hati, kebenaran tentang kasih-Nya ini tetap tidak berubah karena itu tidak pernah didasarkan pada upaya kita sejak awal. Yakobus 1:12 berbunyi: “Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.”
Tuhan Yesus memberkati. Amin
(MS08062024)
Pokok Doa GBIK:
- Berdoa untuk Para Pelayan Tuhan yang melayani pada Ibadah Minggu juga berdoa bagi Para Guru Sekolah Minggu dalam mempersiapkan bahan pelajaran untuk mengajar pada hari Minggu.
- Doakan Presiden beserta Seluruh Jajarannya agar tetap menjalankan tugas serta kewajiban dalam masa bakti mereka yang akan berakhir di bulan Oktober 2024.
- Berdoa untuk Jemaat , Remaja dan Pemuda agar dapat menggunakan media sosial dengan bijak dan dapat terhindar dari pengaruh negatif dari internet.
Pokok Doa Cabang PINTU GERBANG SURGA, Semangus, Suku Anak Dalam
- Doakan GS yang sedang menjangkau saudara Jemaat yang belum percaya Tuhan Yesus.
- Doakan Jemaat yang sedang merantau, bekerja di luar kota: Keluarga Bp Hadi yang merantau ke Tran Subur.
- Berdoa untuk Sdri. Lia yang sedang Kuliah di Semarang.
