“Sebab sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai banyak anggota, tetapi tidak semua anggota itu mempunyai tugas yang sama, demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain.”(Roma 12:4-5)
Beberapa waktu yang lalu, salah satu keran air di rumah kami patah dan patahannya tertinggal di dalam tembok. Penulis pergi ke toko yang menjual alat-alat keperluan rumah tangga menanyakan apakah mereka menjual alat untuk mengeluarkan patahan keran yang tertinggal di dalam tembok, mereka berkata tidak menjual. Maka terpaksa penulis mencoba menutup lubang keran itu mula-mula dengan kain, tetapi tidak cukup kuat menahan tekanan air dan jebol. Kemudian penulis coba menutupnya dengan sepotong kayu dan bisa teratasi. Tetapi suatu malam penulis mendengar ada kucuran air yang sangat deras, ternyata penutup kayu itu juga tidak kuat menahan tekanan air. Jadi selama beberapa hari kami menjadi sangat terganggu dengan persoalan keran air yang patah itu.
Untunglah ada seorang anggota gereja yang punya alat untuk mengeluarkan patahan keran yang tertinggal dalam tembok. Anggota gereja tersebut meminjamkan kepada penulis alat yang penulis perlukan. Dengan memakai alat itu, dengan sangat mudah patahan keran yang ada dalam tembok dapat penulis keluarkan, lalu penulis memasang keran yang baru. Puji Tuhan persoalan tersebut dapat teratasi. Bahkan anggota gereja tersebut membelikan alat yang baru dan memberikannya kepada penulis, agar sewaktu-waktu kalau kami menghadapi persoalan yang sama, kami sudah punya alat untuk mengatasinya.
Pembaca SRHI yang dikasihi Tuhan, Rasul Paulus dalam suratnya kepada gereja di Roma pasal 12, Rasul Paulus menulis: “Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita:” (kemudian Rasul Paulus menyebutkan beberapa macam karunia disertai petunjuk penggunaanya – bacalah Roma 12:6-21). Bahkan di tengah-tengah pasal 12 ini, Rasul menulis: “Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.” (12:11).
Kebaikan Tuhan ditunjukkan dengan fakta bahwa Dia tidak meninggalkan kita dalam kondisi kita sepanjang hidup kita. Tuhan menggunakan alat-alat tertentu untuk membentuk kita menjadi gambar serupa dengan Anak-Nya. Berikut penulis menyampaikan beberapa alat yang dipakai Tuhan untuk memperbaiki dan membentuk hidup kita.
- Firman Tuhan. Kita bertumbuh di dalam Kristus ketika kita menggunakan waktu kita untuk membaca Alkitab dan merenungkannya setiap hari. Firman Tuhan merupakan makanan rohani yang memelihara jiwa kita. Tuhan Yesus berfirman: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.” (Matius 4:4). Namun sayangnya, beberapa orang Kristen hanya mengandalkan firman Tuhan cepat saji pada hari Minggu, ketika firman yang disajikan oleh seorang pendeta. Pada kesempatan ini penulis mengundang Anda untuk ikut bersama ratusan orang di Gereja Baptis Indonesia Kebayoran untuk belajar Alkitab di Sekolah Minggu, setiap hari Minggu pagi pukul 08.00-09.00.
- Doa. Kita belajar untuk bergantung kepada Tuhan dengan datang kepada-Nya. Kita menghampiri Tuhan dan memberitahukan kebutuhan kita, menunjukkan perhatian serta pujian dan rasa syukur kita. Saat kita mendekat secara teratur, keintiman dan kasih kita kepada-Nya tumbuh. Alih-alih melihat doa sebagai kewajiban, kita akan menyadari bahwa waktu kita bersama Tuhan menjadi menyenangkan. Firman Tuhan mengingatkan kita: “Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang.” (1 Timotius 2:1).
- Gereja. Gereja adalah sebagai tubuh Kristus bagi orang percaya. Gereja adalah faktor penting lainnya dalam transformasi kita karena di sanalah kita belajar untuk saling mengasihi. Gereja juga merupakan suatu komunitas di mana kita menemukan dorongan, menerima instruksi alkitabiah, dan mengalami akuntabilitas. Firman Tuhan mengingatkan kita: ”Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.” (Ibrani 10:25).
Pembaca SRHI yang dikasihi Tuhan, Anda adalah salah satu alat yang siap dipakai Tuhan. Mari menggunakan karunia dan talenta yang telah Anda terima dari Tuhan.
(JET03062024)
Pokok Doa GBIK:
- Mengucap syukur Rapat Kerja Panitia PI dan Gembala Sidang Cabang/BPW/TPW berjalan dengan lancar, semua diberkati dan penuh sukacita. Berdoa agar Tuhan terus memimpin dan kualitas pelayanan mereka semakin meningkat.
- Mengucap syukur dan terima kasih kepada Jemaat GBIK yang terus mendukung berlangsungnya Rapat Kerja hingga selesai.
- Mengucap syukur atas kesehatan para Hamba Tuhan selama mengikuti Rapat Kerja.
Pokok Doa TPW PENGHARAPAN, Birinoa, Halmahera Utara

- Mengucap syukur kehadiran rata- rata Ibadah di bulan April ini sebanyak 10 orang dan kehadiran rata-rata Sekolah Minggu sebanyak 4 orang.
- Mengucap syukur seluruh kegiatan gereja; Ibadah, KPW, WBI dan Jam Doa, di bulan April berlangsung dengan baik.
- Doakan kegiatan pekerjaan plesteran gedung gereja.
