“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya semua dosa dan hujat anak-anak manusia akan diampuni, ya, semua hujat yang mereka ucapkan. Tetapi apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal.”(Markus 3:28-29)
Judul renungan SRHI kita hari ini: MENGHUJAT ROH KUDUS ADALAH DOSA KEKAL. Ini adalah ucapan Tuhan Yesus sendiri. Tuhan Yesus berfirman: “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya . . .” Ucapan seperti itu tidak pernah muncul dalam Kitab Kisah Para Rasul, juga tidak pernah muncul dalam Surat-surat Perjanjian Baru. Ucapan itu hanya diucapkan oleh Tuhan Yesus. Ucapan ini digunakan oleh Tuhan Yesus untuk menyatakan sesuatu yang memiliki makna yang sangat penting. Sesuatu yang merupakan kebenaran ilahi yang perlu didengar dan diketahui oleh setiap orang. Tuhan Yesus berfirman: “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya semua dosa dan hujat anak-anak manusia akan diampuni, ya, semua hujat yang mereka ucapkan. Tetapi apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal.“
Mungkin Anda merasa aneh bahwa ada dosa yang tidak dapat diampuni. Bukankah Tuhan menawarkan pengampunan kepada orang-orang berdosa? Bukankah Injil menjanjikan bahwa Tuhan akan mengampuni segala dosa kita, yaitu orang yang percaya kepada Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya? Bahwa Tuhan akan menghapus segala pelanggaran kita? Bukankan DIA adalah Tuhan yang Maha Pengampun dan mau menutupi segala dosa kita. Bukankah firman Tuhan berkata: “sejauh timur dari barat, demikian dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita”? Mazmur 103:12.
Untuk mengerti ucapan Tuhan Yesus ini kita perlu melihat latar belakang ucapan Tuhan Yesus tersebut. Dalam Injil Markus pasal 3, dikisahkan bahwa Tuhan Yesus menyembuhkan banyak orang sakit. Pada hari Sabat, di rumah ibadat Tuhan Yesus menyembuhkan seorang yang mati sebelah tangannya. (3:1-5). Tetapi orang-orang Farisi dan Herodian mempersalahkan Yesus karena Ia menyembuhkan orang itu pada hari Sabat. Kemudian Yesus dengan murid-murid-Nya menyingkir ke danau, dan banyak orang dari Galilea mengikuti-Nya. Juga dari Yudea, dari Yerusalem, dari Idumea, dari seberang Yordan, dan dari daerah Tirus dan Sidon datang banyak orang kepada-Nya, sesudah mereka mendengar segala yang dilakukan-Nya. Sebab Ia menyembuhkan banyak orang, sehingga semua penderita penyakit berdesak-desakan kepada-Nya hendak menjamah-Nya. Bahkan bilamana roh-roh jahat melihat Dia, mereka jatuh tersungkur di hadapan-Nya dan berteriak: “Engkaulah Anak Allah.”
Tuhan Yesus sangat sibuk melayani orang-orang yang datang kepada-Nya, sehingga Yesus bersama murid-murid-Nya tidak sempat makan. Waktu kaum keluarga-Nya mendengar hal itu, mereka datang hendak mengambil Dia, sebab kata mereka Ia tidak waras lagi. Dan ahli-ahli Taurat yang datang dari Yerusalem berkata: “Ia kerasukan Beelzebul,” dan: “Dengan penghulu setan Ia mengusir setan.”
Perhatikanlah bahwa yang berkata bahwa Tuhan Yesus kerasukan Beelzebul dan Yesus mengusir setan dengan kuasa penghulu setan, adalah ahli-ahli Taurat. Mereka lebih percaya kepada kuasa penghulu setan dan Beelzebul dari pada kuasa Tuhan. Seharusnya mereka yang ahli tentang Taurat percaya bahwa Tuhan Allah lebih berkuasa dari setan. Hati mereka menolak bahwa Tuhan Yesus memakai kuasa Tuhan untuk menyembuhkan semua orang sakit. Bahkan mereka tidak mau percaya bahwa Tuhan Yesus mempunyai kuasa untuk mengusir roh-roh jahat. Atas dasar itulah Tuhan Yesus berkata bahwa orang-orang yang tidak mau percaya kepada kuasa Allah walaupun mereka mengetahuinya, mereka menghujat Roh Kudus. Mereka melakukan dosa yang tidak bisa diampuni.
Mengapa dosa menghujat Roh Kudus adalah dosa yang tidak bisa diampuni? Tuhan Yesus menjanjikan bahwa Roh Kudus memberikan kesaksian tentang kebenaran. Roh Kudus adalah sumber kesaksian dan wahyu. Dia dapat membimbing kita dalam mengambil keputusan dan melindungi kita dari bahaya jasmani maupun rohani. Dia dikenal sebagai Penghibur, dan Dia dapat meredakan ketakutan kita dan memenuhi kita dengan harapan. (Bacalah Yohanes 14:16-27.) Jadi kalau seseorang menghujat atau tidak mau percaya kepada kuasa Roh Kudus, tidak ada lagi yang dapat menyadarkan orang itu terhadap dosa dan kebenaran. Dia berada dalam dosa yang kekal.
(JET17052024)
Pokok Doa GBIK:
- Berdoa untuk jemaat yang berduka, karena ditinggalkan oleh orang yang dikasihi, agar diberikan kekuatan, ketabahan dan penghiburan dari Tuhan Yesus Kristus.
- Berdoa untuk Ketua dan Anggota Panitia Musik agar diberikan hikmat dalam menyusun tata ibadah, jadwal petugas musik, paduan suara, pemimpin acara & pujian, dalam ibadah umum maupun khusus.
- Berdoa untuk pemimpin partai politik & anggotanya di Indonesia agar dalam fungsinya lebih mengutamakan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan pribadi atau partai.
Pokok Doa Cabang ALFA OMEGA, Gamhoku, Halmahera

- Doakan untuk jumlah kehadiran di Sekolah Minggu bertambah dan jemaat mempunyai kerinduan untuk menjadi guru Sekolah Minggu.
- Doakan adanya ketersedian alat peraga yang memadai untuk Sekolah Minggu dan tersedia ruang Sekolah Minggu yang mendukung.
- Doakan usaha penjangkauan melalui SIL, KPW dan Kamis Ceria berhasil dengan baik sehingga ada jiwa-jiwa baru yang dapat dimenangkan.
