“Ketika teman-teman mereka mendengar hal itu, berserulah mereka bersama-sama kepada Allah, katanya: ”Ya Tuhan, Engkaulah yang menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya.”(Kisah Para Rasul 4:24)
Dalam persekutuan orang percaya biasanya menjadi tempat untuk beribadah, memuji Tuhan dan saling mendoakan. Biasanya diantara orang percaya saling mendoakan satu sama lain dan sering kali yang dinyatakan adalah permintaan. Sangat wajar sesungguhnya untuk meminta sesuatu kepada Tuhan melalui doa. Lantas apakah meminta saja sudah cukup?
Menarik sekali ketika belajar dari jemaat mula-mula, standar persekutuan orang percaya haruslah melihat pada kehidupan jemaat ini. Di mana mereka semenjak awal menyatakan bagaimana hidup di dalam Tuhan dalam persekutuan, doa dan kasih. Tetapi ada satu hal lagi yang menunjukkan bagaimana persekutuan mereka disebut sebagai persekutuan yang nyata. Ketika Petrus dan Yohanes dibebaskan dari Mahkamah Agama dan mereka menceritakan tentang hal yang terjadi di sana, mereka melakukan sesuatu yang seharusnya menjadi pembelajaran yang baik bagi orang percaya (Kis. 4:23-30).
Jemaat mula-mula mendengar kesaksian tentang kemahakuasaan Tuhan dalam menolong mereka dari keterbatasan manusia sebagai mahluk. Apa yang mereka lakukan dalam persekutuan? Mereka berdoa menaikkan syukur kepada Tuhan. Mereka bersyukur karena Tuhan yang pemilik segalanya yang menolong Petrus dan Yohanes. Bahkan ucapan syukur itu juga sampai membawa mereka dipenuhi Roh Kudus.
Perhatikan di sini, hidup jemaat mula-mula tidak hanya meminta terus-menerus kepada Tuhan, ternyata ada ucapan syukur mereka atas karya Tuhan yang luar biasa. Orang percaya harusnya tidak hanya tahu meminta, tetapi harus tahu caranya bersyukur. Bersyukurlah kepada Tuhan dalam persekutuan yang ada, bersyukur untuk segala sesuatu sampai hal terkecil yang diberikan Tuhan. Persekutuan yang nyata terlihat dari bagaimana di dalamnya tidak hanya meminta, tetapi ada ucapan syukur atas hal-hal yang telah Tuhan berikan.
Pembaca SRHI, bagaimana saudara selama ini dalam persekutuan? Adakah saudara menyediakan waktu khusus dalam setiap ibadah untuk mengucap syukur kepada Tuhan? Ingatlah dalam persekutuan yang nyata di dalam Tuhan terlihat dalam semua aspek, bukan hanya meminta tetapi perlunya bersyukur. Jemaat mula-mula melengkapi hal-hal yang mereka lakukan dalam berdoa dengan menunjukkan bagaimana mereka tidak hanya meminta, tapi ingat untuk bersyukur. Tidak ada salah dengan meminta kepada Tuhan, tetapi ketika menerimanya harus mengingat juga Sang Pemberi. Tuhan itu baik adanya, melalui persekutuan yang nyata, yang tahu bersyukur, maka ditambahkan hal-hal lain. Ingat jemaat mula-mula dipenuhi Roh Kudus ketika menaikkan doa syukurnya.
Tuhan Yesus memberkati
(FRD14052024)
Pokok Doa GBIK:
- Berdoa untuk jemaat yang merindukan pasangan hidup agar dikaruniakan pasangan yang seiman dan takut akan Tuhan, untuk membentuk keluarga Kristen yang diberkati dan atas dasar iman kepada Tuhan Yesus Kristus.
- Berdoa untuk ketua serta anggota Panitia Dekorasi agar diberikan kesehatan dan hikmat dalam menjalankan tugas pelayanannya: pemeliharaan taman, dekorasi gedung gereja dan ruangan lainnya dan juga pengaturan jadwal persembahan bunga.
- Berdoa untuk jajaran TNI dan Polri yang bertugas, khususnya di wilayah perbatasan dengan negara lain, agar Tuhan memberikan kekuatan dan perlindungan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam menjaga kedaulatan wilayah NKRI.
Pokok Doa Cabang GERBANG MUTIARA, Landak, Kalimantan Barat
- Doakan pelayanan dan kesehatan Pdt. Timbul Purwono beserta Keluarga di GBIK Cab. Gerbang Mutiara, Landak Kalimantan Barat.
- Doakan para remaja dalam pelatihan untuk mengajar & bermain musik di Sekolah Minggu.Doakan para remaja dalam pelatihan untuk mengajar & bermain musik di Sekolah Minggu.
- Doakan pembangunan jalan di depan gedung gereja agar terlaksana dengan baik.
