“Jawab Filipus kepada-Nya: ”Roti seharga dua ratus dinar tidak akan cukup untuk mereka ini, sekalipun masing-masing mendapat sepotong kecil saja .”(Yohanes 6:7)
Mukjizat (KBBI) merupakan kejadian (peristiwa) ajaib yang sukar dijangkau oleh kemampuan akal manusia. Dalam melakukan pelayannya Yesus sering melakukan mukjizat. Mukjizat ini membawa makin banyak orang percaya dan mengakui Yesus sebagai Tuhan. Walaupun demikian dalam berbagai mukjizat Yesus ada hal-hal yang bisa dipelajari dari tokoh-tokoh yang ada didalamnya.
Hari ini kita akan melihat kisah Filipus (murid Yesus) yang ditanyakan Yesus sebelum melakukan salah satu mukjizat yang terkenal yaitu memberi makan lima ribu orang. Filipus mendapatkan pertanyaan dari Yesus: ”Di manakah kita akan membeli roti, supaya mereka ini dapat makan?” (Yohanes 6:5). Filipus diberikan pertanyaan oleh Yesus dan hal ini dikatakan oleh Yohanes untuk menguji dia.
Yesus ingin melihat apa yang dipikirkan oleh Filipus. Yohanes menambahkan pernyataan dalam ayat 6 Yesus tahu apa yang dilakukannya. Yesus tidak sedang meminta sebuah rencana dan hanya ingin melihat apa yang dia pikirkan. Filipus sebagai bagian administrasi yang menentukan pengeluaran memberikan jawaban:
”Roti seharga dua ratus dinar tidak akan cukup untuk mereka ini, sekalipun masing-masing mendapat sepotong kecil saja.” Melihat jawaban Filipus ini menyadarkan bahwa sering sekali orang percaya (bahkan seorang murid Yesus) masih bisa belum mengerti maksud Tuhan.
Orang percaya terkadang salah menyadari maksud Tuhan. Tuhan ingin orang percaya mengerti didalam keadaan yang sulit dan tidak mungkin haruslah mengandalkan Dia. Filipus sebagai seorang administrasi sangat wajar dengan pemikirannya, tetapi saat itu Yesus ingin dia menyadari ada kuasa Allah yang akan dinyatakan. Hal ini pastilah menjadi pembelajaran yang baik bagi Filipus bahwa perlu mengesampingkan sifat materialistisnya, sifat pragmatis, pemikiran logisnya, dan belajar untuk memegang teguh potensi supranatural dari iman (John MacArthur, 202).
Pembaca SRHI, seringkali kita memiliki sifat materialistisnya, sifat pragmatis, pemikiran logisnya. Sebenarnya itu bukanlah sesuatu yang salah, tetapi ada hal yang harus diperhatikan oleh kita bahwa masih ada kuasa Tuhan yang bisa membuat hal yang tidak mungkin menjadi mungkin. Ubahlah pola pikir kita bila masih memiliki pemikiran ini dan ingat dalam pekerjaan Tuhan harus percaya pada kuasanya. Kita mungkin memiliki kalkulator, tetapi kalkulasi Tuhan jauh lebih besar bagi hidup kita.God bless.
(FRD19032024)
Pokok Doa GBIK:
- Berdoa untuk jemaat yang studi maupun bekerja di luar daerah maupun luar negeri, kiranya diberkati dengan kesehatan yang baik dan kehidupan iman yang tetap bertumbuh dimana pun mereka berada;
- Doakan persekutuan WBI dan PBI agar dapat berjalan dengan baik, berdoa untuk pembicara, mc, pemusik dan cuaca yang baik sehingga banyak jemaat yang hadir.
- Doakan kondisi keamanan serta kerukunan hidup seluruh rakyat Indonesia.
Pokok Doa Cabang SEKADAU, Kalimantan Barat
- Mengucap syukur atas berkat dan penyertaan Tuhan kepada keluarga Gembala Sidang Pdm. Sebunbia dalam pelayanan di GBIK Cab Sekadau, Masih di percaya dalam pelayanan dan di berikan kekuatan
- Doakan kelas baptisan kepada 5 orang, supaya berjalan dengan baik dan membawa pertumbuhan iman bagi 5 orang ini kepada Tuhan Yesus Kristus : . Sdri Mischa Aprilneri, Sdri Dea, Sdri Terza, Sdri Nia, Sdr Kevin
- Berdoa agar guru guru SM tetap setia mengajar SM , dan terus Semangat untuk menjangkau anak anak yang lain.
