““Ia mengantar mereka ke luar, sambil berkata: “Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?” Jawab mereka: “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.” (Kisah Rasul 16:30-31)
Tidak ada orang termasuk Anda yang menginginkan sakit, menghadapi masalah atau kesulitan dalam hidupnya , bahkan harus masuk penjara. Demikian pula Rasul Paulus, dia pernah berdoa tiga kali kepada Tuhan agar utusan Iblis mundur dari padanya, tetapi Tuhan tidak mengabulkan doanya (2 Korintus 12:8).
Dalam Kisah Para Rasul 16:16-40 kita membaca tentang Rasul Paulus dan Silas yang dipenjarakan di kota Filipi. Asal mulanya mereka bertemu dengan seorang hamba perempuan yang mempunyai roh tenung. Dengan tenungan-tenungannya tuan-tuannya memperoleh penghasilan besar. Ia mengikuti Paulus dan rombongannya dari belakang sambil berseru, katanya: “Orang-orang ini adalah hamba Allah Yang Maha Tinggi. Mereka memberitakan kepadamu jalan kepada keselamatan”. Hal itu dilakukannya selama beberapa hari. Tetapi ketika Paulus tidak tahan lagi akan gangguan itu, ia berpaling dan berkata kepada roh itu: “Demi nama Yesus Kristus aku menyuruh engkau keluar dari perempuan ini.” Seketika itu juga keluarlah roh itu dari perempuan itu.
Ketika tuan-tuan perempuan itu melihat, bahwa harapan mereka akan mendapat penghasilan lenyap, mereka menangkap Paulus dan Silas, lalu menyeret mereka ke pasar untuk menghadap penguasa dan memenjarakan Paulus dan Silas setelah mereka didera berkali-kali. Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka. Lalu terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua.
Ketika kepala penjara itu terjaga dari tidurnya dan melihat pintu-pintu penjara terbuka, ia menghunus pedangnya hendak membunuh diri, karena ia menyangka, bahwa orang-orang hukuman itu telah melarikan diri. Tetapi Paulus berseru dengan suara nyaring, katanya: “Jangan celakakan dirimu, sebab kami semuanya masih ada di sini!” Kepala penjara itu menyuruh membawa suluh, lalu berlari masuk dan dengan gemetar tersungkurlah ia di depan Paulus dan Silas, sambil berkata: “Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?” Jawab mereka: “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.” Lalu mereka memberitakan firman Tuhan kepadanya dan kepada semua orang yang ada di rumahnya. Pada jam itu juga kepala penjara itu membawa mereka dan membasuh bilur mereka. Seketika itu juga ia dan keluarganya memberi diri dibaptis.
Pembaca SRHI yang dikasihi Tuhan, cara Allah bekerja sangat luar biasa, kadang-kadang dari peristiwa yang sulit, terjadi kuasa Tuhan yang luar biasa. Paulus dan Silas didera berkali-kali dan dipenjarakan untuk suatu perbuatan baik yaitu mengusir roh jahat dari seorang perempuan. Tetapi justru dari pengalaman yang sangat tidak adil itu Tuhan menyatakan kuasa-Nya: Paulus dan Silas bisa bersaksi kepada kepala penjara di Filipi, dan kepala penjara itu beserta seisi rumahnya percaya kepada Tuhan Yesus lalu mereka dibaptiskan.
Kita tidak tahu doa yang diucapkan oleh Rasul Paulus dan Silas pada malam mereka di dalam penjara. Dalam Kitab Yeremia 32 ketika nabi Yeremia juga dipenjarakan, nabi Yeremia berdoa demikian: “Ah, Tuhan ALLAH! Sesungguhnya, Engkaulah yang telah menjadikan langit dan bumi dengan kekuatan-Mu yang besar dan dengan lengan-Mu yang terentang. Tiada suatu apapun yang mustahil untuk-Mu! Engkaulah yang menunjukkan kasih setia-Mu kepada beribu-ribu orang dan yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya yang datang kemudian. Ya Allah yang besar dan perkasa, nama-Mu adalah TUHAN semesta alam, besar dalam rancangan-Mu dan agung dalam perbuatan-Mu; mata-Mu terbuka terhadap segala tingkah langkah anak-anak manusia dengan mengganjar setiap orang sesuai dengan tingkah langkahnya dan sesuai dengan buah perbuatannya; Engkau yang memperlihatkan tanda-tanda dan mujizat-mujizat di tanah Mesir, sampai kepada waktu ini kepada Israel dan kepada umat manusia, sehingga Engkau membuat nama bagi-Mu, seperti yang ternyata pada waktu ini”. (Yeremia 32:17-20)
Jadi Saudaraku yang dikasihi Tuhan, tetaplah percaya dan berdoalah kepada Tuhan. Kuasa Tuhan sangat besar, masalah Anda terlalu kecil bagi Tuhan. Ingatlah, tidak ada yang mustahil bagi Tuhan.
(JET26012024)
Pokok Doa GBIK:
- Berdoa untuk perjalanan tim Panitia PI dan Paduan suara ED menuju Lampung;
- Berdoa , setiap guru SM dalam mempersiapkan pelajaran hari minggu.
- Berdoa untuk program Kementrian kelautan dalam menolong pengelolaan sumber alam laut.
Pokok Doa Cabang SINDU, Bengkayang, Kalimantan Barat
- Mengucap syukur Kebaktian Natal sudah dilaksanakan pada tanggal 22 Desember 2023, dengan kehadiran sebanyak 169 orang (Gereja memasang tenda tambahan utk jemaat yg tidak tertampung dalam ruang kebaktian)
- Mengucap syukur Kebaktian tutup Tahun telah dilaksanakan pada tanggal 31 Desember 2023 pukul 18.30 WIB
- Doakan Program/Kegiatan Gereja yang rencananya dilaksanakan dalam 3 bulan pertama: pelatihan musik dan pembuatan pagar pastori
