“Lalu pergilah Abram seperti yang difirmankan TUHAN kepadanya, dan Lotpun ikut bersama-sama dengan dia; Abram berumur tujuh puluh lima tahun, ketika ia berangkat dari Haran.(Kejadian 12:4)
Orang-orang Kristen adalah orang yang kehidupannya diliputi dengan nyanyian. (Bacalah firman Tuhan pada contoh yang ada di bawah ini)
- Waktu Anak yang hilang itu kembali, ayahnya mengadakan pesta penyambutan dan pengucapan syukur yang dipenuhi dengan musik dan puji-pujian (Lukas 15:25)
- Setelah Tuhan Yesus mengadakan PerjamuanTuhan sebelum Dia keluar untuk berdoa, Tuhan Yesus dan murid-murid-Nya menyanyikan puji-pujian. (Matius 26:30)
- Ketika Paulus dan Silas berada di penjara di kota Filipi, walaupun mereka sangat kesakitan dan menderita, tetapi pada tengah malam mereka berdoa dan menyanyi (Kisah Para Rasul 16:25)
- Rasul Pasulus menasihati gereja Kolose agar mengucap syukur dengan menyanyikan mazmur, puji-pujian dan nyanyian rohani (Kolose 3:16)
- Sekali lagi Paulus menasihati gereja Efesus agar dalam persekutuan mereka dibangun dalam suasana menyanyi. (Efesus 5:13)
- Rasul Yakobus juga menasihati gereja-gereja agar menyanyi (Yakobus 5:13)
- Suasana di surga nanti penuh dengan nyanyian.(Wahyu 14:3; 15:3)
Pagi ini penulis ingin pembaca SRHI memerhatikan satu lagu dalam Buku Nyanyian Pujian yaitu No.247. Percaya, Patuh.:
Ku beserta Tuhan, Dalam perjalanan, Sinar sabda-Nya jadi suluh
Tuhanku di samping, Ku tetap dibimbing, Serta umat percaya patuh
Percayalah, patuh pada Allah, Agar hidup bahagia, percaya patulah.
Pembaca SRHI yang dikasihi Tuhan Yesus, jika Abraham hidup pada masa sekarang, pasti hal ini menjadi lagu tema kehidupan Abraham. Mengapa penulis bisa yakin akan hal itu, karena Abraham kita kenal sebagai seorang yang sangat percaya dan patuh kepada Allah. Hari ini mari memperhatikan kehidupan Abraham dan belajar bagaimana kita menghormati Allah melalui kepercayaan dan ketaatan kita kepada Allah.
Air bah telah kering. Sejarah manusia dimulai dengan membuka babak baru. Melalui Nuh dan keluarganya. Rupanya dosa kembali menampakkan wajahnya yang buruk. Dunia kembali menghadapi masalah. Menara Babil yang melambangkan kesombongan manusia melawan Allah, mengakibatkan manusia berserak ke seluruh penjuru dunia. Penyembahan berhala menjadi bagian kehidupan pada masa itu. Apa yang akan Allah lakukan? Allah telah berjanji bahwa Allah tidak akan membinasakan dunia ini lagi dengan air bah. Penghukuman dunia yang pertama ternyata tidak menyelesaikan dosa; manusia tetap berbuat dosa dan harus diselamatkan untuk hidup benar.
Allah mulai mengadakan pendekatan. Allah memilih satu orang untuk memulai satu bangsa. Melalui keturunan orang ini, Allah akan melakukan dua hal. Pertama, Allah akan menyatakan diri-Nya sebagai Allah yang kudus. Hal itu akan menyatakan perbedaan yang sangat kontras dengan berhala-berhala yang yang dibuat oleh tangan manusia. Berhala yang mati, yang tidak dapat berbuat apa-apa bagi manusia. Kedua: dalam perjalanan waktu, Allah akan mengirim seorang Penebus yang akan menyelamatkan dan mengampuni dosa manusia, bagaimanapun keadaan mereka.
Dimana Allah dapat menemukan seorang yang akan dipilih-Nya?.
Allah memilih Abraham: tinggal di Ur Kasdim. Mari perhatikan kondisi Abraham ketika Allah memanggilnya. Dia telah berumur 75 tahun. Hidupnya sudah mapan, dia kaya, punya banyak ternak dan harta benda, juga punya banyak budak. Dia diminta oleh Allah untuk pergi ke suatu negeri yang belum diberitahukan kepadanya kemana dia harus pergi.
Apakah ada di antara kita di sini yang berumur 75 tahun, sudah mapan hidupnya lalu diminta untuk meninggalkan rumahnya, keluarganya utuk pergi kesuatu tempat yang belum diketahuinya? Penulis yakin itu adalah keputusan yang sangat sulit. Orang yang seumur itu sudah tidak mau lagi pindah tempat tinggal.
Allah memanggil Abraham dan meminta dia pindah ke tempat yang baru karena Allah ingin memakai Abraham. Seringkali dalam hidup kita Allah mau kita pindah untuk memulai panggilan-Nya. Lihat ketika Tuhan Yesus memanggil murid-murid-Nya. Ia memanggil Petrus meninggalkan jala dan perahu bahkan keluarganya dan Yesus akan menjadikan dia penjala manusia.(Matius 4:19-20) Lihat ketika dia memanggil Lewi pemungut cukai untuk menjadi murid-Nya. Lewi meninggalkan kantor pajak tempatnya bekereja dan mengikut Yesus. (Lukas 5:27-28)
Pembaca SRHI yang dikasihi Tuhan, sebagai pengikut Kristus, mari taat kepada rencana dan kehendak Tuhan dalam hidup kita, maka Tuhan akan memakai Anda dalam rencana-Nya yang mulia.
(JET22122023)
Pokok Doa GBIK:
- Doakan Pemerintah Indonesia dlm hal ini KPU agar dapat melaksanakan tugas tanggung jawabnya dengan baik menjunjung tinggi keadilan tidak pilih kasih dalam menyelenggarakan pemilihan umum di Indonesia;
- Doakan GBIK dalam acara malam Pujian Pujian dan Perayaan Natal dapat berjalan dengan baik dan menguatkan setiap orang yang hadir sukacita Natal nyata dalam hidupnya;
- Doakan Jemaat GBIK dapat mengunakan waktu bersekutu, selalu membangun Misbah Tuhan dalam keluarga masing-masing sehingga terbangun keluarga sehat Rohani dan Jasmani.
Pokok Doa Cabang GERBANG MUTIARA, Landak, Kalimantan Barat
- Bersyukur bisa mengadakan Upacara Baptisan untuk 2 anggota gereja serta Upacara Perjamuan Tuhan pada hari Minggu 26 November 2023
- Mengucap syukur SM, Kebaktian, Jam Doa dan Ibadah Rumah Tangga masih berjalan dengan baik
- Bersyukur untuk kunjungan dari Panitia PI GBIK pada tanggal 24-25 November 2023
- Doakan persiapan dan pelaksanaan Natal pada tanggal 28 Desember 2023
