“Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. (ITB).(Matius 5:10)
Bahagia, pastilah menjadi dambaan setiap insan manusia di dunia ini. Ada banyak hal yang dapat membuat kita merasakan bahagia itu. Karena mendapat hadiah, meraih prestasi yang membanggakan, mendapatkan bonus, mendapatkan penghargaan, karena menikah, memiliki anak, dan lain sebagainya. Semua hal-hal yang menyenangkan itu dapat membuat kita merasakan bahagia.
Ternyata, Yesus juga mau supaya kita berbahagia dalam kehidupan kita. Namun, ada satu hal yang menarik yang disampaikan Yesus dalam bacaan kita hari ini. Dalam Matius 5:10a dikatakan :
Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, (ITB)
Berbahagialah orang yang menderita penganiayaan karena melakukan kehendak Allah (BIS)
Biasanya manusia akan berbahagia dalam keadaan yang menyenangkan, yang baik, yang berlimpah, namun di sini Yesus menyampaikan kepada kita supaya dalam keadaan kita yang menderita, bahkan menderita penganiayaan, kita berbahagia.
Dalam bahasa aslinya, kata bahagia menggunakan kata μακάριοι (makarioi, dari kata dasar μακάριος) yang dapat diartikan sebagai diberkati dan bahagia. Sedangkan kata dianiaya, menggunakan kata δεδιωγμένοι (dediogmenoi, dari kata dasar διώκω) yang dapat diartikan sebagai dibuat lari, diusir, ditangkap, dikejar, dianiaya, menderita penganiayaan.
Dua kata yang sangat bertolak belakang dan pastilah tidak mungkin dapat kita sandingkan. Tidak mungkin ada orang yang dapat berbahagia di dalam keadaan yang menderita penganiayaan. Ada rasa sakit, rasa takut, rasa kecewa, sedih dan lain sebagainya. Namun sangat tidak mungkin ada rasa bahagia di dalamnya. Yesus mengatakan bahwa kita akan berbahagia jika kita menderita penganiayaan itu karena kebenaran. Bukan penderitaan karena kesalahan kita, dosa kita atau pelanggaran kita, namun karena kebenaran. Dengan mengalami penderitaan dalam aniaya itu, justru kita akan menjadi orang-orang yang memiliki Kerajaan surga.
Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. (ITB)
Jadi, jangan pernah merasa kecewa, takut dan tidak berpengharapan jika dalam kehidupan kita sebagai orang-orang Kristen, akan ada penderitaan yang kita alami. Namun berbahagialah, karena kita akan menjadi pemilik Kerajaan sorga bersama dengan Yesus Kristus. Bersama dengan Yesus Kristus dalam menghadapi segala penderitaan itu, maka kita akan dikuatkan untuk menang dan memperoleh janji-Nya.
Amin, Tuhan Yesus memberkati
(NAK27112023)
Pokok Doa GBIK:
- Bersyukur untuk minggu terakhir Bulan November 2023;
- Doakan persiapan memasuki masa advent 2023;
- DDoakan hikmat bagi pemerintah dalam menolong masyarakat di masa akhir tahun 2023.
Pokok Doa CABANG EKLESIA PELITA, Halmahera Utara
- Bersyukur kegiatan gereja di minggu lalu berjalan dengan baik
- Doakan Pdm. Yunus Tuwongadil dalam tugas penggembalaan
- Doakan jemaat tetap setia dalam beribadah dan mengikut Tuhan, bertumbuh dalam kedewasaan rohani dan menjadi berkat dalam masyarakat
