“Simon, Simon, lihat, Iblis telah menuntut untuk menampi kamu seperti gandum, tetapi Aku telah berdoa untuk engkau, supaya imanmu jangan gugur. Dan engkau, jikalau engkau sudah insaf, kuatkanlah saudara-saudaramu.” Jawab Petrus: “Tuhan, aku bersedia masuk penjara dan mati bersama-sama dengan Engkau!” Tetapi Yesus berkata: “Aku berkata kepadamu, Petrus, hari ini ayam tidak akan berkokok, sebelum engkau tiga kali menyangkal, bahwa engkau mengenal Aku.””
(Lukas 22:31-35)
Injil Lukas pasal 22 terdiri dari 71 ayat, jadi merupakan salah satu pasal yang panjang dalam Kitab Injil. Dalam injil Lukas pasal 22 ini dokter Lukas menulis tentang: Rencana untuk membunuh Yesus (1-2); Yudas Menghianati Yesus (3-6); Persiapan untuk makan Paskah (7-13); Penetapan Perjamuan Malam (14-23); Percakapan Waktu Perjamuan Malam (24-38); Di Taman Getsemani(39-46); Yesus Ditangkap (47-53); Petrus Menyangkal Yesus (54-62); Tuhan Yesus di Hadapan Mahkamah Agama (63-71).
Pada SRHI hari ini mari kita merenungkan ketika Tuhan Yesus bersama kedua belas murid-Nya mengadakan Perjamuan Malam. Pada malam itu Tuhan Yesus mengajarkan kepada murid-murid-Nya agar yang terbesar di antara mereka hendaklah menjadi sebagai yang paling muda dan para pemimpin sebagai para pelayan. Tuhan Yesus juga sangat menghargai kesetiaan murid-murid-Nya yang tetap tinggal bersama-sama dengan DIA dalam segala pencobaan yang dialami-Nya. Tuhan Yesus menentukan hak-hak Kerajaan bagi mereka, sama seperti Bapa-Nya menentukannya bagi- Dia, Tuhan Yesus memberitahu bahwa mereka akan makan dan minum semeja dengan Dia di dalam Kerajaan-Nya, dan kata-Nya juga: “kamu akan duduk di atas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel”. (25-30)
Kemudian Tuhan Yesus memperingatkan Simon Petrus dengan berkata :“Simon, Simon, lihat, Iblis telah menuntut untuk menampi kamu seperti gandum, tetapi Aku telah berdoa untuk engkau, supaya imanmu jangan gugur. Dan engkau, jikalau engkau sudah insaf, kuatkanlah saudara-saudaramu.” (31-32).
Ada dua hal yang menarik kita dalam perkataan Tuhan Yesus ini.
Pertama: Tuhan Yesus menyebut Petrus dengan memakai namanya yang lama yaitu Simon. Mengapa Tuhan Yesus menegur Petrus dengan memakai nama aslinya? Ya, karena Simon akan kembali ke perilaku lamanya dan Simon akan bersandar serta percaya kepada kekuatan dirinya sendiri seperti yang dijalaninya sebelum ia bertemu dengan Tuhan Yesus. Hal itu terbukti ketika Petrus menjawab: “Tuhan, aku bersedia masuk penjara dan mati bersama-sama dengan Engkau!”. Tetapi kenyataannya Petrus menyangkal Tuhan Yesus sampai tiga kali.
Kedua: Iblis telah menuntut untuk menampi kamu seperti gandum (Lukas 22:31). Mengapa Tuhan Yesus menyebut “kamu” dan bukan Simon / Petrus?. Dalam Alkitab versi Bahasa Indonesia sehari-hari, ayat ini tertulis demikian; “Simon, Simon, dengarkan! Iblis sudah diberi izin untuk menguji kalian; seperti gandum dipisahkan dari kulit sehingga yang baik dipisahkan dari yang buruk”. Petrus rupanya adalah seperti pemimpin kelompok murid Yesus ini dan Tuhan Yesus ingin mengingatkan semua murid bahwa murid akan menghadapi ujian dari Iblis.
Pembaca SRHI yang dikasihi Tuhan, peristiwa di atas mengingatkan kita bahwa Iblis setiap saat mencari kesempatan untuk menguji kita. Dia berusaha untuk menampi kita. Kalau hidup kita “kosong” – kita seperti sekam”, maka dengan mudah kita akan terlempar keluar dari teman-teman seiman kita yang “hidupnya lebih terisi dengan iman dan firman Tuhan.” Ada satu pernyataan dari Tuhan Yesus dalam bagian ini yaitu : “Simon, Simon, dengarkan! Iblis sudah diberi izin untuk menguji kalian” (BIS). Tuhan mengetahui si Iblis ingin menguji Anda. Tuhan Yesus mendoakan Anda dan Tuhan Yesus benar-benar mengetahui keadaan Anda. Tuhan Yesus tidak membiarkan Anda dicobai melampaui kekuatan Anda, “Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya”. (1Korintus 10:13). Jadi mari tetap waspada dengan selalu berdoa dan membaca firman Tuhan agar hidup Anda menjadi hidup yang bermutu sehingga ketika Iblis mencobai Anda, Anda akan tetap kuat bertahan.
(JET13102023)
Pokok Doa GBIK:
- Doakan Bangsa Negara Indonesia Mentri Luar Negeri dapat menjalankan misi perdamaian Dunia menjalankan tugas dengan baik bekerja sama antar Negara dapat mewujudkan kedamaian;
- Doakan GBIK dalam menyusun Program dan Anggaran Tahun kerja 2024 di masing masing Organisasi dan Kepanitiaan dapat berjalan dengan baik lancar untuk kemajuan GBIK;
- Doakan Jemaat yang sedang mengalami sakit baik yg di rawat di Rumah Sakit maupun di Rumah masing masing Tuhan menjamah usaha obat makanan menjadikan kuat dan sembuh.
Pokok Doa Cabang PURWONEGORO, Jawa Tengah
- Mohon dukung dalam doa agar jemaat diberkati dalam hal pekerjaannya, keuangan serta keluarga agar sungguh-sungguh berserah penuh kepada Tuhan dan tetap mengandalkan Tuhan;
- Doakan tanggal 17 November 2023 cabang Purwonegoro ketempatan WBI gabungan se-BPD Banyumas, kiranya persiapan dan acara dapat berjalan baik dan lancar;
- Doakan untu Kesehatan jemaat : Bpk. Saltiel, Bpk. Tjondro, Bpk. Budi, Bpk. Yadmadi.
